Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 04 April 2025
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 090531100047 pada 2013-08-24 16:39:36 • 1151 klik
Nasionalisme dalam film Cerita Dari Tapal Batas (Analisis Semiotika Roland Barthes)
The Nationalism within Cerita Dari Tapal Batas Movie (Semiotic Analysis of Roland Barthes)
disusun oleh BRAMANDITA SATRIA SURYA A
Subyek: | Film Semiotika Cerita Dari Tapal batas |
Kata Kunci: | Nasionalisme Semiotika Film Cerita Dari Tapal Batas |
[ Anotasi Abstrak ]
Film merupakan salah satu media massa yang memiliki kelebihan sebagai media audio visual yang sangat menarik, sehingga dapat sangat efektif dalam menyampaikan pesan. Film Cerita Dari Tapal Batas adalah film dokumenter yang menceritakan keadaan sebenarnya di wilayah Entikong. Dampak negatif globalisasi telah melunturkan semangat nasionalisme bangsa ini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nasinonalisme yang yang terlihat dalam film Cerita Dari Tapal Batas. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang menganalisis secara dua tahap, yaitu tahap denotasi dan tahap konotasi. Selanjutnya dianalisis menggunakan teori nasionalisme Ernest Renan. Unit analis yang dipakai dalam penelitian ini yaitu film Cerita Dari Tapal Batas. Hasil penelitian ini secara denotasi film Cerita Dari Tapal Batas menceritakan pengabdian dan kecintaan terhadap bangsa dengan mencerdaskan dan memberikan layanan bagi warga di perbatasan agar lebih baik. Sedangkan secara konotasi ditemukan bahwa nasionalisme harus ikhlas, tanpa pamrih dan saling menghargai atas dasar jiwa, rasa, dan kehendak untuk memajukan bangsa Indonesia. Nasionalisme sebuah perjuangan dan rasa mencintai bangsa ini dengan ikhlas dan tanpa sedikit pun pamrih. Film ini bisa dijadikan sebuah sarana pembelajaran bagi kita untuk lebih memaknai lagi bagaimana nasionalisme yang sesungguhnya.
Deskripsi Lain
Movie is one of mass media which has strength as an interesting audio visual media, and it can be so effective for transferring messages. Cerita Dari Tapal Batas is a documenter movie that told about real situation in Entikong area. Negative effect of globalization has reduced nationalism spirit in this country. Therefore, the purpose of this study is to know the nationalism that seemed in Cerita Dari Tapal Batas movie. This study uses semiotic theory of Roland Barthes that analyze in two stage, which is denotation stage and connotation stage. Then it analyzed by using nationalism theory of Ernest Renan. Analysis unit that used in this study is Cerita Dari Tapal Batas movie. The result of this study, in denotation side, Cerita Dari Tapal Batas movie told about the loyalty and the love to the country by educating and concerning the people in borders area well. Whereas in connotation side, it is found that nationalism must be sincere, without asking any profit and appreciate each other based upon soul, sense and a will to advance the country, Indonesia. Nationalism is a struggle and sense of love to this country sincerely and selfless. This movie can be a learning tool for us to have more awareness in handling how the real nationalism is.
Kontributor | : Nikmah Suryandari, S.Sos, M.Si ; Muhtar Wahyudi, S.Sos, MA |
Tanggal tercipta | : 2013-07-16 |
Jenis(Tipe) | : Text |
Bentuk(Format) | |
Bahasa | : Indonesia |
Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-4730 |
No Koleksi | : 090531100047 |
Ketentuan (Rights) :
2013











Tidak ada !

- REPRESENTASI KARAKTER PEMUDA MADURA (Analisa Semiotika Roland Barthes Pada Tokoh Arif Dalam Film Semesta Mendukung)
- Nasionalisme dalam film Cerita Dari Tapal Batas (Analisis Semiotika Roland Barthes)
- MAKNA SEHAT INSTAN DALAM IKLAN PENGOBATAN ALTERNATIF (Analisa Semiotika Iklan Pengobatan Alternatif)
- representasi toleransi beragama dalam keluarga (analisis semiotika charles sanders pierce pada film "tanda tanya")
- REPRESENTASI FEMINISME DALAM FILM "7 HATI 7 CINTA 7 WANITA"
