Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Master Thesis S-2 » S2 Ilmu Hukum
di-posting oleh 120121100024 pada 2017-03-17 10:10:39  •  349 klik

PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI PERDANGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15/M-DAG/PER/4/2013 TENTANG PENGADAAN DAN PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI UNTUK SEKTOR PERTANIAN
PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI PERDANGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15/M-DAG/PER/4/2013 TENTANG PENGADAAN DAN PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI UNTUK SEKTOR PERTANIAN

disusun oleh SALEH FARHAT


Subyek: Pupuk merupakan salah satu input penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman pangan
sehingga keberadaan dan pemanfaatannya memiliki posisi yang strategis
Kata Kunci: subsidi
pupuk
pelaksanaan
strategi
perbaikan
pengawasan.

[ Anotasi Abstrak ]

Pupuk merupakan salah satu input penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman pangan, sehingga keberadaan dan pemanfaatannya memiliki posisi yang strategis. Salah satu kebijakan dalam pengadaan pupuk adalah subsidi pupuk. Subsidi pupuk sudah lama diterapkan dengan berbagai kebijakan yang mengikutinya seperti kebijakan pengadaan pupuk, distribusi pupuk dan pengawasan pupuk bersubsidi. Dalam pelaksanaannya kebijakan subsidi pupuk ini belum optimal sehingga diperlukan langkah perbaikan seperti: 1 pengalokasian pupuk (kuota) ditingkatkan dari kebutuhan untuk satu tahun menjadi rincian kebutuhan pupuk selama dua tahun, 2 titik bagi terakhir berada di kelompok tani (lini v), 3 penentuan kios pengecer sesuai dengan aturan yang semestinya dan 4 pengalokasian dana yang cukup


Deskripsi Lain

Fertilizer is one of the important inputs in crop productivity; thus, its existence and utilization are considered crucial. One of the policies in the fertilizer provision is subsidy. It has long been applied with some policies such as fertilizer provision, distribution, and control. Fertilizer subsidy policy is not optimally implemented and necessary improvement is needed, such as: 1 fertilizer allocated for farmers is expanded from one year to two years, 2 the last point of distribution is the farmers group (line V), 3 determination of retail kiosk in accordance with the rules, and 4 allocation of sufficient funds

Kontributor: Dr.H.Moh Amir H;Dr.Mufarrijul
Tanggal tercipta: 2017-02-18
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173
No Koleksi: 120121100024


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173-ABSTRAK.pdf - 42 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173-COVER.pdf - 50 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173-BAB I.pdf - 72 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173-BAB II.pdf - 249 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173-BAB III.pdf - 403 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173-BAB IV.pdf - 50 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-10173-REFERENSI.pdf - 60 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar