Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Agroekoteknologi
di-posting oleh 130311100121 pada 2017-08-15 12:54:07  •  530 klik

Pengaruh Perlakuan Pascapanen Terhadap Kualitas Simplisia Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb)
Effect of Post-Harvest Treatment on the Quality of Crude Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb)

disusun oleh ENY WIDYASTUTI


Subyek: Temu ireng
Pascapanen
Minyak atsiri
Simplisia
Ketebalan irisan
Pengeringan
Kata Kunci: Temu ireng
Pascapanen
Minyak atsiri
Simplisia
Ketebalan irisan
Pengeringan

[ Anotasi Abstrak ]

Temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb) merupakan tanaman obat yang dimanfaatkan rimpangnya. Temu ireng di Indonesia banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional Indonesia diantaranya sebagai jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan pascapanen terhadap kualitas simplisia (berat kering, lama hari pengeringan, kadar air, kekerasan, minyak atsiri dan uji fisik simplisia) temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.). Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2016 sampai Februari 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan cara pengeringan dan ketebalan irisan memberikan pengaruh yang nyata terhadap variabel berat kering, kadar air, kandungan minyak atsiri temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb). Pengeringan dibawah sinar matahari ditutup kain hitam dengan ketebalan 4 mm merupakan pengeringan yang baik untuk simplisia temu ireng yang menghasilkan minyak atsiri tertinggi yaitu 2.48%, memiliki warna kuning kecoklatan, aroma tajam khas temu ireng serta rasa pahit khas temu ireng.


Deskripsi Lain

Temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb) is a medicinal plant used the rhizome. Temu ireng in Indonesia are used as traditional medicines Indonesia such as herbs, standardized herbal medicine, and fitofarmaka. The purpose of this study was to determine the effect of post-harvest treatment on quality of crude drugs (dry weight, long days of drying, moisture content, violence, essential oils and botanicals physical test) temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.). The study was conducted in December 2016 to February 2017. This study uses a completely randomizeds design (CRD) non factorial. The results showed that the treatment by drying and slice thickness gives a real impact on variable dry weight, moisture content, volatile oil content retrieval ireng (Curcuma aeruginosa Roxb). Drying under the sun covered in black cloth with a thickness of 4 mm is a good drying for simplicia temu ireng that produce the highest essential oil 2:48%, has a brownish-yellow color, distinctive pungent aroma and taste bitter ireng Intersection Intersection ireng typical.

Kontributor: Diana Nurus Sholehah, S.Farm., Apt.Msi.
Tanggal tercipta: 2017-08-25
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196
No Koleksi: 130311100121


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_ABSTRACK.pdf - 87 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_COVER.pdf - 337 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_CHAPTER 1.pdf - 93 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_CHAPTER 2.pdf - 176 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_CHAPTER 3.pdf - 100 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_CHAPTER 4.pdf - 243 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_CONCLUSION.pdf - 84 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_REFERENCE.pdf - 169 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11196-130311100121_APPENDICE.pdf - 743 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar