Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Agroekoteknologi
di-posting oleh 130311100084 pada 2017-12-27 10:16:43  •  363 klik

Pengaruh Suhu dan Waktu Pengeringan Terhadap Viabilitas Benih Kacang Panjang (Vigna Sinensis L. Saxi Ex Hask)
EFFECT OF TEMPERATURE AND DRYING TIME ON VIABILITY OF SEED LONG BEANS (Vigna sinensis L. Savi Ex Hask)

disusun oleh MUH IQBAL FARISI


Subyek: suhu pengeringan benih kacang panjang
Kata Kunci: kacang panjang
suhu
waktu
dan pengeringan

[ Anotasi Abstrak ]

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap viabilitas benih kacang panjang (Vigna sinensis L. Savi Ex Hask). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2017 sampai Juli 2017 di Laboratorium Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor dengan 3 kali ulangan dan terdapat 16 kombinasi perlakuan. Faktor pertama adalah waktu pengeringan yang terdiri dari P0 = 0, P1 = 12 jam, P2 = 24 jam, P3 = 36 jam. Faktor kedua adalah suhu udara pengeringan yaitu T1 = 40 °C, T2 = 45°C, T3 = 50°C, T4 = 55 °C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan waktu pengeringan 12 jam dan suhu pengeringan 40°C merupakan perlakuan yang terbaik pada pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap viabilitas benih kacang panjang.


Deskripsi Lain

This study aims to determine the influence of temperature and drying time on viability of long bean seed (Vigna sinensis L. Savi Ex Hask). This research was conducted in May 2017 until July 2017 at Agrotechnology Laboratory Laboratory Faculty of Agriculture, Trunojoyo University Madura. This study used a Factorial Randomized Complete Random Design (RAL) of 2 factors with 3 replications and 16 treatment combinations. The first factor is the drying time consisting of P0 = 0, P1 = 12 hours, P2 = 24 hours, P3 = 36 hours. The second factor is drying air temperature ie T1 = 40 ° C, T2 = 45 ° C, T3 = 50 ° C, T4 = 55 ° C. The results showed that the drying time of 12 hours and the drying temperature of 40 ° C was the best treatment on the effect of temperature and drying time on viability of peanut seed.

Kontributor: Dr. Achmad Amzeri, SP., MP.,;Dr. Ir. Gita Pawana, M.Si
Tanggal tercipta: 2017-09-08
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081
No Koleksi: 130311100084


Sumber :
utm

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Abstrac BARU.pdf - 406 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Cover baru.pdf - 356 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Chapter I.pdf - 95 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Chapter II.pdf - 131 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Chapter III.pdf - 113 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Chapter IV.pdf - 162 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Conclusion.pdf - 178 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Reference.pdf - 213 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12081-130311100084_Appendice.pdf - 1208 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar