Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Minggu , 08 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 140461100015 pada 2018-01-22 16:25:47 • 136 klik
Rancang Bangun Alat Penyuling Air Laut Menjadi Air Tawar
Rancang Bangun Alat Penyuling Air Laut Menjadi Air Tawar
disusun oleh MAULANAL ADHIM
| Subyek: | Alat Penyuling Air Laut |
| Kata Kunci: | Penyuling distilasi air tawar. |
[ Anotasi Abstrak ]
ABSTRAK Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan cadangan air terbesar yaitu 15.500 m3/kapita/tahun, sedangkan cadangan air dunia berada pada angka 8000 m3/kapita/tahun. Jika mengacu pada angka di atas maka Indonesia tidak seharusnya kekurangan cadangan air, terkecuali masyarakat yang hidup di pesisir atau di pulau terpencil, sangat kesulitan mendapatkan air tawar. Sumur yang digali di daerah pesisir seringkali tidak bisa digunakan untuk minum karena rasanya yang asin dan cenderung payau, tidak jarang karena sulitnya mendapat air tawar masyarakat harus membeli air dari penjual keliling atau pergi ke daerah yang cukup jauh untuk mendapatkannya. Pengolahan air dengan menggunakan proses distilasi merupakan salah satu jawaban untuk mempermudah masyarakat pesisir memperoleh air. Prinsip distilasi dapat digunakan untuk merancang dan membuat alat penyuling air laut yang dapat digunakan untuk mengubah air laut menjadi air tawar. Proses pemurnian tersebut menggunakan sistem penguapan, air laut melewati proses pengecekan terlebih dahulu untuk mengetahui kadar pH air, setelah dilakukan pengujian pH, diperoleh pH minimal 8 dan layak dilakukan distilasi, langkah berikutnya air laut dialirkan menuju dandang menggunakan pompa air hingga terisi sesuai dengan jumlah minimal 1500 ml, selanjutnya air dipanaskan menggunakan sebuah kompor selama 4 jam dengan suhu 1000C, proses pemanasan tersebut dilakukan hingga uap air mengisi dandang penampung yang nantinya uap tersebut menjadi air tawar. Air yang diperoleh dari proses distilasi tersebut memiliki pH 7,61 dan layak untuk diminum.
Deskripsi Lain
ABSTRAK Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan cadangan air terbesar yaitu 15.500 m3/kapita/tahun, sedangkan cadangan air dunia berada pada angka 8000 m3/kapita/tahun. Jika mengacu pada angka di atas maka Indonesia tidak seharusnya kekurangan cadangan air, terkecuali masyarakat yang hidup di pesisir atau di pulau terpencil, sangat kesulitan mendapatkan air tawar. Sumur yang digali di daerah pesisir seringkali tidak bisa digunakan untuk minum karena rasanya yang asin dan cenderung payau, tidak jarang karena sulitnya mendapat air tawar masyarakat harus membeli air dari penjual keliling atau pergi ke daerah yang cukup jauh untuk mendapatkannya. Pengolahan air dengan menggunakan proses distilasi merupakan salah satu jawaban untuk mempermudah masyarakat pesisir memperoleh air. Prinsip distilasi dapat digunakan untuk merancang dan membuat alat penyuling air laut yang dapat digunakan untuk mengubah air laut menjadi air tawar. Proses pemurnian tersebut menggunakan sistem penguapan, air laut melewati proses pengecekan terlebih dahulu untuk mengetahui kadar pH air, setelah dilakukan pengujian pH, diperoleh pH minimal 8 dan layak dilakukan distilasi, langkah berikutnya air laut dialirkan menuju dandang menggunakan pompa air hingga terisi sesuai dengan jumlah minimal 1500 ml, selanjutnya air dipanaskan menggunakan sebuah kompor selama 4 jam dengan suhu 1000C, proses pemanasan tersebut dilakukan hingga uap air mengisi dandang penampung yang nantinya uap tersebut menjadi air tawar. Air yang diperoleh dari proses distilasi tersebut memiliki pH 7,61 dan layak untuk diminum.
| Kontributor | : AHMAD SAHRU ROMADHON,S.Kom.,MT |
| Tanggal tercipta | : 2017-09-09 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251 |
| No Koleksi | : 140461100015 |
Ketentuan (Rights) :
2017-09-09
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-Cover pengesahan orisinalitas dll.pdf - 228 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-Abstrak Daftar Isi Tabel Gambar Lapiran.pdf - 107 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-140461100015_Chapter1.pdf - 103 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-140461100015_Chapter2.pdf - 353 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-140461100015_Chapter3.pdf - 160 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-140461100015_Chapter4.pdf - 210 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-140461100015_Conclusion.pdf - 84 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-140461100015_References.pdf - 217 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12251-BIOGRAFI PENULIS.pdf - 8 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Analisa rasio keuangan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan PT kalbe Farma,Tbk.
- Kewenangan agung dalam memberlakukan peraturan umum terhadap perkara khusus antara ketua DPRD Kab. Bangkalan dengan Ir. Muhammadong
- Analisa Ratio keuanganSebagai alat menilai Kinerja keuangan pada PT.Hm.Sampoerna Tbk.
- KonsepEconomic Value Adde4b 9EVA) dan analisis Rasio keuangan sebagai alat untuk Menilai kinerja perusahaan pada PT.BristolMeyersSquibb Indonesia Tbk
- Penggunaaan analisa keuangan daneconomic value added(EVA)sebagai alat untuk menilai kinerja perusahaan pada PT.Sari Husada,Tbk.(Studi Kasus di bursa efek Surabaya)
Kembali ke Daftar 