Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 140211100135 pada 2018-02-07 08:20:30 • 300 klik
Analisis Metode Tobin’s Q dan Altman Z-Score Sebagai Indikator Pengukuran Kinerja Keuangan Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016.
An Analysis of Tobin’s Q and Altman Z Score as Indicator to Measure Company Financial Performance of Food and Beverages Sub-sector Manufactures listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2012 - 2016.
disusun oleh YUYUN HIDAYATUL M
| Subyek: | Pengukuran Kinerja Keuangan Perusahaan Metode Tobin’ s Q Metode Altman Z-score. |
| Kata Kunci: | Pengukuran Kinerja Keuangan Perusahaan Metode Tobin’ s Q Metode Altman Z-score. |
[ Anotasi Abstrak ]
Analisis Metode Tobin’s Q dan Altman Z-Score Sebagai Indikator Pengukuran Kinerja Keuangan Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016. Di bawah bimbingan Dr. Chairul Anam, Drs.Ec. M.Kes dan Drs. Ec. Makhmud Zulkifli, M.Si. Pengukuran kinerja keuangan perusahaan merupakan salah satu indikator yang di pergunakan oleh investor untuk menilai suatu perusahaan. Tobin’s Q sebagai indikator pengukur kinerja perusahaan dengan melihat dari prespektif investasi yaitu dari potensi nilai pasar suatu perusahaan, Sedangkan Altman Z-score merupakan indikator yang mengukur kinerja perusahaan dengan memberikan gambaran kesehatan suatu perusahaan atau sisi kebangkrutan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan pada perusahaan manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian berdasarkan hasil rata-rata Q score menujukan bahwa tidak terdapat perusahaan yang masuk dalam kondisi investasi yang rendah (undervalued) karena dari ke 13 sampel perusahaan yang diteliti mempunyai nilai Q score > 1 atau berada dalam kondisi potensi investasi yang tinggi (overvalued). Berdasarkan hasil rata-rata Z-score menunjukan bahwa tidak terdapat perusahaan yang mengalami kondisi kebangkrutan karena dari ke-13 sampel yang diteliti tidak memiliki rata-rata nilai Z-score < 1,81. Namun terdapat tiga perusahaan yang masuk dalam kondisi abu-abu (grey area) karena rata-rata nilai Z-score berada diantara 1,81 sampai 2,99 yaitu PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Sekar Laut Tbk. Kata Kunci: Pengukuran Kinerja Keuangan Perusahaan, Metode Tobin’s Q, Metode Altman Z-score.
Deskripsi Lain
An Analysis of Tobin’s Q and Altman Z Score as Indicator to Measure Company Financial Performance of Food and Beverages Sub-sector Manufactures listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2012 - 2016. Under the guidance of Dr. Chairul Anam, Drs.Ec. M.Kes dan Drs. Ec. Makhmud Zulkifli, M.Si. Measuring company financial performance is one of indicators used by investor to value a company. Tobin’s Q is used as an indicator in measuring company financial performance by seeing company’s potential market value (investment perspective). In contrast, Altman Z score is an indicator used to measure company performance by giving a description about the company’s recent condition. This research is aimed to measure the company financial performance, specifically for Food and Beverages Sub-sector Manufactures which are listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2012 - 2016. The used method in this research is descriptive analysis method. The result based on Q average score shows there is no undervalued company (low investment company) since all the samples (13 companies) have Q score > 1. In other words, all samples are overvalued companies (high investment company). Furthermore, the result based on the Z average score shows there is no bankrupt company since all the samples (13 companies) have Z score < 1,81. Unfortunately, three companies are included in grey area because their Z average score is between 1,81 – 2,99. Those are PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk and PT Sekar Laut Tbk. Keywords : Measuring Company Financial Performance, Tobin’s Q Method, Altman Z-score Method.
| Kontributor | : Dr. Chairul Anam, Drs.Ec. M.Kes dan Drs. Ec. Makhmud Zulkifli, M.Si. |
| Tanggal tercipta | : 2018-01-26 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493 |
| No Koleksi | : 140211100135 |
Sumber :
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Ketentuan (Rights) :
2018
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_Cover.pdf - 1166 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_ABSTRACT.pdf - 189 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_Chapter1.pdf - 271 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_Chapter2.pdf - 722 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_Chapter3.pdf - 277 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_Chapter4.pdf - 721 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_Conclusion.pdf - 255 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_References.pdf - 339 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12493-140211100135_Appendices.pdf - 576 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Analisis Metode Tobin’s Q dan Altman Z-Score Sebagai Indikator Pengukuran Kinerja Keuangan Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sub-sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016.
- STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA (Studi kasus pada Wisata Mangrove “Blok Bedul” Taman Nasional Alas Purwo Kabupaten Banyuwangi – Jawa Timur)
- STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN HASIL PERIKANAN (Studi Kasus di Desa Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang)
- ANALISIS KINERJA TCP/FTP DAN UDP/CBR DENGAN PROTOKOL ROUTING AODV PADA MANET MENGGUNAKAN NS-2
- Analisis Produk Nasi Jagung Madura Instan Berdasarkan Quality Function Deployment (QFD) Fase II
Kembali ke Daftar 