Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2020-07-03 10:35:02  •  560 klik

PENERAPAN SSOP, GMP DAN HACCP PADA PROSES PEMBEKUAN CUMI-CUMI (Loligo Forbesii) DI PT PAN PUTRA SAMUDRA
disusun oleh DZIKRUL MUTTAQIN UBAIDILLAH

Subyek: SSOP
GMP
HACCP
PEMBEKUAN CUMI-CUMI
Kata Kunci: SSOP
GMP
HACCP
PEMBEKUAN CUMI-CUMI

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, hal tersebut tak lain karena wilayah Indonesia terdiri atas banyak pulau. Jumlah pulau yang menyusun negara kesatuan Indonesia adalah sejumlah 17.508 pulau. Dengan jumlah pulau yang demikian banyak, Indonesia mempunyai garis pantai sepanjang 81.290 km. Sedangkan luas perairan Indonesia adalah seluas 5,8 juta km2, yang terdiri dari perairan kepulauan dengan luas 2,3 juta km2, perairan teritorial seluas 0,8 juta km2, dan perairan ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) Indonesia seluas 2,7 juta km2. Indonesia juga dikenal sebagai negara mega-biodiversity dalam hal keaneragaman hayati karena memiliki kawasan pesisir yang sangat potensial untuk dijadikan sumber perekonomian masyarakat (Hanidah et all 2018). Salah satu komoditas hasil perairan yang menjadi sumber perekonomian masyarakat pesisir adalah cumi-cumi. Cumi-cumi merupakan hewan laut yang hidup dibagian domersal atau semi pelagik daerah pantai. Kandungan gizi daging cumi-cumi (Loligo Sp) per 100 gram yaitu: energi 75 Kkal, protein 16,1 gram, lemak 0,7 gram, dan karbohidrat 0,1 gram (Jumiati et all 2019). Kandungan air dan protein yang tinggi pada cumi-cumi menjadikan hasil perikanan tangkap ini mudah rusak atau mengalami pembusukan. Karenanya cumi-cumi membutuhkan penangananan khusus. Penanganan khusus tersebut berupa perlakuan yang harus diberikan tepat setelah cumi-cumi ditangkap dari laut. Dari kebutuhan tersebut menuntut adanya industrialisasi perikanan tangkap guna memobilisasi penanganan dan pengolahan cumi-cumi. Keberadaan industrialisasi perikanan tangkap akan mampu memberikan nilai tambah pada cumi-cumi. Indutrialisasi perikanan tangkap ini dapat berupa pengolahan cumi-cumi menjadi suatu produk ataupun penanganan cumi-cumi dengan tujuan memperpanjang masa simpan cumi-cumi agar sampai ditangan konsumen dalam keadaan utuh. Proses penanganan cumi-cumi yang tepat akan membuat kualitas cumicumi tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah regulasi yang mengatur tata cara produksi suatu produk terutama produk-produk makanan.Guna menjawab kebutuhan tersebut, dikenalkanlah istilah Good Manufacturing Practices (GMP) atau Cara Produksi Makanan yang Baik (CPMB). Good Manufacturing Practices (GMP) merupakan sebuah aturan yang disusun untuk menjamin kualitas dan keamanan produk. Sistem ini akan membantu manajemen dalam proses pembangunan pabrik dan menjalankan proses produksi hingga diperoleh produk yang berkualitas serta layak untuk dikonsumsi. Keberadaan Good Manufacturing Practices (GMP) yang begitu vital membuat sistem ini menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi oleh produsen. Diatas Manufacturing Practices (GMP) terdapat juga sistem kemanan dan jaminan mutu pangan yaitu Sanitation Standart Operating Procedures (SSOP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Legalitas Good Manufacturing Practices (GMP), Sanitation Standart Operating Procedures (SSOP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) menjadi tuntutan bagi produsen produk makanan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang Good Manufacturing Practices (GMP), Sanitation Standart Operating Procedures (SSOP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) adalah hal yang wajib diketahui, difahami dan diimplementasikan dikemudian hari.

Tanggal tercipta: 2020-05-14
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-1703311100055
No Koleksi: 1703311100055


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Cover.pdf - 505 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Bab 1.pdf - 104 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Bab 2.pdf - 269 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Bab 3.pdf - 106 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Bab 4.pdf - 2050 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Bab 5.pdf - 98 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Daftar Pustaka.pdf - 90 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-KP-18414-1703311100055-Lampiran.pdf - 1819 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar