Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2020-07-03 11:21:36  •  627 klik

TEKNIK PENGEMASAN PADA PENGALENGAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PT SUMBER MINA BAHARI
disusun oleh SOFIATUL UMAMAH

Subyek: PENGEMASAN
PENGALENGAN RAJUNGAN
Kata Kunci: PENGEMASAN
PENGALENGAN RAJUNGAN

[ Anotasi Abstrak ]

Pengemasan berfungsi sebagai wadah suatu produk selama distrubusi, melindungi produk dari kerusakan, sebagai identitas produk dari kerusakan, dan sebagai saranainformasi produk.bagian-bagian dari pengemasan adalah bahan, bentuk, dan desain kemasan rajungan. Pengemasan juga dapat menambah daya tarik konsumen. Kemasan yang menarik dapat sebagai sarana promosi dan dapat meningkat jumlah penjualan. Pada pengalengan daging rajungan diperlukan sebuah upaya untuk menangani daging rajungan agar kualitas rajungan dapat dipertahankan, salah satunya yaitu teknik pengemasan daging rajungan dengan baik. PT Sumber Mina Bahari adalah pabrik pengalengan rajungan terletak di Jl. Raya Rembang-Tuban Km. 31, Desa Sumber Sari,Kecamatan Kragan, Sumber Sari, Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. PT. Sumber Mina Bahari merupakan pabrik yang bergerak pada pengalengan rajungan. Kualitas rajungan termasuk komoditas yang sangat penting, sehingga proses penyimpanan dan distribusi agar tetap terjaga sampai ke tangan konsumen. Sehingga berdasarkan latar belakang tersebut, saya mengambil tema teknologi pengemasan. Pengemasan merupakan aktivitas merancang dan memproduksi kemasan atau pembungkus untuk produk. Biasanya fungsi utama dari kemasan adalah untuk menjaga produk. Namun, sekarang kemasan menjadi aktor yang cukup cenderung penting sebagai alata pemasaran (Rangkuti, 2010). Rajungan (Portunus pelagicus) atau biasa disebut kepiting bulan terang dengan cangkang yang lebih melebar ke samping ( Ghufran dan Kordi, 2009). Rajungan memeiliki kandungan protein yang sangat tinggi yaitu sekitar 16-17 g/100g daging rajungan. Rajungan merupakan hasil perikanan yang umumnya bersifat periashible food (mudah rusak/busuk) (Indriyani, 2006), sehingga rajungan harus ada teknik pengemasan, agar melindungi suatu produk daging rajungan dari kerusakan. Oleh karena itu perlu dilakukan praktik kerja lapang di PT. Sumber Mina Bahari dengan memilih tema “Teknik pengemasan pada pengalengan daging rajungan (Portunus pelagicus) di PT. Sumber Mina Bahari Rembang, Jawa Tengah

Kontributor: Moh. Fuad F.M, S.TP., M.Si
Tanggal tercipta: 2020-05-12
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-170331100040
No Koleksi: 170331100040


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Cover.pdf - 736 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Bab 1.pdf - 109 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Bab 2.pdf - 154 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Bab 3.pdf - 144 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Bab 4.pdf - 824 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Bab 5.pdf - 78 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Daftar Pustaka.pdf - 89 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-KP-18419-170331100040-Lampiran.pdf - 2434 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar