Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2020-07-13 11:17:07 • 265 klik
UJI ANTAGONISME Trichoderma sp. SEBAGAI AGEN PENGENDALI HAYATI PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophthora palmivora) SECARA IN VITRO DI BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN (BBPPTP) SURABAYA
disusun oleh RACHEL SUKMA LARASATI
| Subyek: | UJI ANTAGONISME AGEN PENGENDALI HAYATI PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO |
| Kata Kunci: | UJI ANTAGONISME AGEN PENGENDALI HAYATI PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO |
[ Anotasi Abstrak ]
Perguruan tinggi merupakan transformasi ilmu pengetahuan bagi mahasiswa, selanjutnya dikenal dengan pengajaran. Dalam menyelenggarakan pengajaran disusun seperangkat kurikulum, proses pembelajaran dan evaluasi. Metode pendekatan yang diterapkan dalam proses pembelajaran adalah berbasis kompetisi. Dengan berakhirnya diharapkan menghasilkan lulusan yang berkompeten di bidang pertanian. Praktik Kerja Lapang (PKL) merupakan salah satu kegiatan pelatihan dan cara penerapan ilmu kuliah yang didapatkan mahasiswa dari proses pembelajaran di bangku kuliah yang dilakukan di sebuah perusahaan, lembaga atau instansi yang memiliki relevansi erat dengan penerapan ilmu dan pengembangan ilmu oleh mahasiswa. Dengan mengikuti Praktik Kerja Lapang (PKL) diharapkan menambah pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang sebenarnya. Selain itu, mahasiswa juga dapat memperoleh pengalaman baru dalam dunia kerja, menambah pengetahuan dan memiliki pandangan bekerja di dunia kerja. Bentuk Praktik Kerja Lapang, yang dipilih adalah Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya. Balai ini bergerak dalam bidang proteksi dan perbenihan tanaman perkebunan. Judul PKL yang diambil adalah Uji Antagonisme Trichoderma sp. Sebagai Agen Pengendali Hayati Busuk Buah Kakao (Phytophthora palmivora) Secara In Vitro Di Balai Besar Perbenihan Dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya. Beberapa jenis penyakit dapat menyerang tanaman kakao, akan tetapi yang penyebarannya sangat luas adalah penyakit busuk buah (pod rot) yang disebabkan oleh jamur dari genus Phytophthora. Busuk buah merupakan penyakit paling dominan karena menyebabkan kerugian yang besar. Gejala serangan yang ditimbulkan oleh P. palmivora ini berupa adanya bercak hitam kecoklatan yang dimulai dari pangkal buah kemudian menyebar hampir menutupi seluruh permukaan buah dan timbul lapisan dengan warna putih bertepung. Perkembangan bercak cukup cepat, sehingga dalam waktu beberapa hari seluruh permukaan dan isi buah menjadi busuk. Pengendalian biologi (hayati) merupakan alternatif pengendalian yang dapat dilakukan tanpa harus memberikan pengaruh negatif terhadap lingkungan dan sekitarnya. Penggunaan agen hayati bertujuan untuk mengurangi serangan penyakit dengan mengurangi jumlah inokulum patogen dan menekan kemampuan patogen menginfeksi inangnya. Jamur antagonis dapat menekan patogen tular tanah melalui mekanisme mikoparasit, menghasilkan antibiotik serta persaingan dalam ruang dan nutrisi. Mekanisme pengendalian Trichoderma sp. terhadap jamur patogen bersifat spesifik target, mengkolonisasi rhizosfer dengan cepat, melindungi akar dari serangan jamur patogen dan menjaga hasil produksi tanaman, menjadi keunggulan lain sebagai agen pengendali hayati.
| Kontributor | : Ir. Amin Zuchri, M.P., |
| Tanggal tercipta | : 2020-04-28 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-170311100042 |
| No Koleksi | : 170311100042 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Cover.pdf - 376 KB
2. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Bab 1.pdf - 109 KB
3. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Bab 2.pdf - 141 KB
4. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Bab 3.pdf - 142 KB
5. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Bab 4.pdf - 455 KB
6. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Bab 5.pdf - 83 KB
7. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Daftar Pustaka.pdf - 119 KB
8. TRUNOJOYO-KP-18456-170311100042-Lampiran.pdf - 549 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- PENGARUH ASAL RIMPANG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TEMU KUNCI (Boesenbergia pandurata. (Roxb.)Schlechter.) DI MADURA
- UJI ANTAGONISME Trichoderma sp. SEBAGAI AGEN PENGENDALI HAYATI PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophthora palmivora) SECARA IN VITRO DI BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN (BBPPTP) SURABAYA
- TEKNIK PENGENDALIAN PENYAKIT BUSUK BUAH PADA TANAMAN APEL MANALAGI (Malus sylvestris) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA
- KAJIAN PENYAKIT BUSUK BUAH (Phytophthora palmivora) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI PTPN XII KEBUN KENDENGLEMBU, BANYUWANGI
Kembali ke Daftar 