Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2020-07-16 11:27:55 • 381 klik
PENGEMBANGAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN Heterorhabditis spp. DAN UJI PATOGENESITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) DI BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN (BBPPTP) SURABAYA
disusun oleh ARNETA LAILATUL INAYAH
| Subyek: | PENGEMBANGAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN UJI PATOGENESITAS ULAT GRAYAK |
| Kata Kunci: | PENGEMBANGAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN UJI PATOGENESITAS ULAT GRAYAK |
[ Anotasi Abstrak ]
Pengembangan budidaya tanaman pada saat ini banyak mengalami kendala dengan adanya organisme pengganggu tanaman (OPT) sehingga penggunaan pestisida kimia sintetik sebagai elemen pengendalian OPT menjadi semakin meningkat. Hal itu mengakibatkan ada beberapa jenis OPT yang menjadi resisten, dapat menyebabkan keracunan dan pencemaran lingkungan karena pemakaian yang berlebihan dan tidak bijaksana. Perlu dilakukan tindakan untuk meminimalkan penggunaan pestisida kimia sintetik yaitu dengan teknik pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan, serta sesuai dengan konsep pengendalian hama terpadu (PHT). Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan penggunaan pestisida sintetik mulai diminimalkan dan para peneliti berusaha menggunakan agen hayati sebagai pengendali hama pada tanaman. Hal ini juga didukung dengan tindakan pengendalian yang sesuai dengan Undang-undang No. 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 1995 tentang Perlindungan Tanaman, harus dilakukan dengan pengendalian hama terpadu (PHT), yaitu strategi/ taktik untuk mengurangi atau meniadakan penggunaan pestisida sintetik dengan melibatkan beberapa macam metode pengendalian lain yang dipadukan dengan serasi. Salah satu metode yang digunakan adalah metode pengendalian biologi (hayati). Dalam pengendalian hayati, penggunaan mikroorganisme merupakan salah satu pilihan yang dapat digunakan untuk pengendalian OPT. Mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk mengendalikan OPT dan memiliki potensi besar, diantaranya adalah nematoda entomopatgen. Nematoda entomopatogen (NEP) merupakan salah satu kelompok dari agens pengendali hayati yang dapat membantu dalam mengendalikan golongan Lepidoptera, Coleoptera, Diptera, Siphoneptera, dan Orthoptera (Shelton, 2012). Nematoda entomopatogen (NEP) adalah agens pengendali hayati dalam family Steinernema dan Heterorhabditis (Adam dan Nguyem, 2002). Nematoda ini membunuh serangga dengan bantuan yang diperoleh dari simbiosis mutualisme dengan bakteri yang dibawa dalam saluran pencernaannya (intestine) Xenorhabdus bersimbiosis dengan genus Stinernema spp. dan Photorhabdus bersimbiosis dengan genus Heterorhabditis spp. (Boemare, 2002). Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkerbunan (BBPPTP) Surabaya adalah Balai yang bergerak di bidang perbenihan dan proteksi tanaman, untuk perlindungan dan proteksi tanaman perkebunan sendiri pihak balai mempunyai pelayanan atau program secara optimal untuk mempertahankan ketahanan komoditas perkebunan. Pengembangan nematoda entomopatogen di BBPPTP Surabaya ini dilakukan mulai dari kegiatan eksplorasi, identifikasi, perbanyakan hingga produksi. Melihat banyaknya kegunaan dari NEP maka penting untuk dipelajari. Oleh karena itu, hal tersebut yang membuat tertarik untuk mengetahui dan mempelajari tentang pengembangan dan efektivitas NEP.
| Kontributor | : Syaiful Khoiri, S.P., M.Si. |
| Tanggal tercipta | : 2020-05-05 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-170311100057 |
| No Koleksi | : 170311100057 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Cover.pdf - 297 KB
2. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Bab 1.pdf - 83 KB
3. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Bab 2.pdf - 322 KB
4. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Bab 3.pdf - 105 KB
5. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Bab 4.pdf - 981 KB
6. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Bab 5.pdf - 82 KB
7. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Daftar Pustaka.pdf - 90 KB
8. TRUNOJOYO-KP-18474-170311100057-Lampiran.pdf - 282 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Uji Efektivitas Nematoda Entomopatogen Isolat Lokal Madura terhadap Mortalitas Larva Spodoptera litura (Lepidoptera: Noctuidae) (Studi Kasus di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan)
- PENGARUH PERBEDAAN SUHU INKUBASI TERHADAP KERAPATAN SPORA DAN VIABILITAS CENDAWAN Beauveria bassiana DAN TOKSINITASNYA TERHADAP ULAT GRAYAK (Spodoptera litura Fab.)
- UJI DAYA RACUN NEMATODA ENTOMOPATOGEN Heterorhabditis sp. TERHADAP MORTALITAS LARVA Crocidolomia pavonana (Lepidoptera: Crambidae) INSTAR III DAN IV
- UJI EFEKTIVITAS NEMATODA ENTOMOPATOGEN ISOLAT LOKAL TERHADAP LARVA (Spodoptera litura F.) (LEPIDOPTERA : NOCTUIDAE) INSTAR II
- PENGEMBANGAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN Heterorhabditis spp. DAN UJI PATOGENESITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) DI BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN (BBPPTP) SURABAYA
Kembali ke Daftar 