Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Senin , 02 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Kelautan
di-posting oleh 160341100062 pada 2020-07-24 19:29:14  •  106 klik

Pemetaan Habitat Bentik Menggunakan Citra Sentinel-2A di Pulau Sitabok, Madura
Benthic Habitat Mapping Using Sentinel-2A Imagery On Sitabok Island, Madura

disusun oleh AVA AMRIYAH


Subyek: Pemanfaatan Data Citra Penginderaan Jauh
Kata Kunci: Algoritma Lyzengan
Citra Sentinel-2A
Habitat bentik
Pulau Sitabok Lyzenga Algorithm
Sentinel-2A Imagery
Bentik Habitats
Sitabok Island

[ Anotasi Abstrak ]

Habitat bentik merupakan tempat untuk bertumbuhnya berbagai komunitas makhluk hidup dintara yaitu lamun, terumbu karang dan pasir. Habitat lamun memiliki berjuta manfaat bagi kelangsungan hidup biota laut serta lingkungannya. Monitoring terhadap habitat bentik di Pulau – Pulau kecil merupakan hal yang penting bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakkan habitat bentik di Pulau Sitabok, Madura dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Data Citra Sentinel-2A diperoleh dari earthexplorer.usgs.gov wabsite. Data Citra digunakan untuk memetakkan sebaran habitat bentik dan data in situ digunakan untuk melakukan uji akurasi peta yang dihasilakan. Algoritma Lyzenga digunakan untuk melakukan koreksi kolom air untuk mengurangi gangguan – gangguan kolom air, sedangkan klasifikasi citra dilakukan dengan metode tak terbimbing (unsupervised classification). Hasil pemetaan citra habitat bentik pada tahun 2015, 2017 dan 2019 habitat lamun yang paling mendominasi (83,71 ha, 85,5 ha dan 91,12 ha). Penurunan luas habitat dari tahun 2015 hingga tahun 2019 paling besar terjadi pada habitat karang (-23,77 ha). Penambah luas terbesar pada habitat pasir lamun (+9,02 ha) di ikuti oleh lamun (+7,41 ha) dan pasir (+7,34 ha). Informasi mengenai lokasi dan luasan habitat bentik dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan pengelolaan lingkungan pesisir khususnya Pulau Sitabok, Madura.


Deskripsi Lain

Benthic habitat is a place for the growth of various communities that live between the sea grass, coral reefs and sand. Seagrass have benefits for the life of marine life and the environment. Monitoring of benthic habitats on small islands is important for the environment. This study aims to map benthic habitat on Sitabok Island, Madura by utilizing remote sensing technology. Sentinel-2A image data obtained from earthexplorer.usgs.gov wabsite. Image data is used to map the distribution of benthic habitats and in situ data is used to carry out a map verification test produced. The Lyzenga algorithm is used to perform water column repairs to reduce damage - water column separation, while image classification is carried out using an unsupervised method (unsupervised classification). The results of mapping of benthic habitat images in 2015, 2017 and 2019 were the most interesting seagrass habitats (83.71 ha, 85.5 ha and 91.12 ha). The largest decrease in habitat area from 2015 to 2019 occurred in coral habitats (-23.77 ha). Addition of area to seagrass sand habitat (+9.02 ha) followed by seagrass (+7.41 ha) and sand (+7.34 ha). Information about the location and habitat of benthic areas can be taken based on the management decision of the Sitabok Island Region, Madura.

Kontributor: ACH. FACHRUDDIN SYAH, S.Pi., M.Si., Ph.D.
Tanggal tercipta: 2020-07-06
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754
No Koleksi: 160341100062


Ketentuan (Rights) :
2020

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Cover.pdf - 904 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Abstrac.pdf - 283 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Chapter 1.pdf - 404 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Chapter 2.pdf - 789 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Chapter 3.pdf - 735 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Chapter 4.pdf - 3084 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Conclusion.pdf - 182 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_References.pdf - 384 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18754-Trunojoyo_Tugas Akhir_Appendices.pdf - 703 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar