Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2020-07-30 14:20:55  •  509 klik

PENGARUH VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH JERUK (Citrus L.) PASCA OKULASI DI BALAI PENELITIAN TANAMAN JERUK DAN BUAH SUBTROPIKA (BALITJESTRO), BATU, JAWA TIMUR
disusun oleh ARYA PRASETYA

Subyek: BENIH JERUK
Kata Kunci: BENIH JERUK

[ Anotasi Abstrak ]

Jeruk (Citrus sp.) merupakan tanaman tahunan yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman jeruk sudah berada di Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu, sebagai tanaman liar maupun tanaman pekarangan (Soelarso1996). Buah jeruk merupakan salah satu jenis buah yang paling banyak digemari masyarakat Indonesia. Kegemaran masyarakat terhadap jeruk menyebabkan perkembangan tanaman jeruk mengalami perubahan populasi yang tajam. Mutu dan penampilan buah jeruk sangat mempengaruhi dan memegang peranan penting dalam sektor pasar dan perdagangan (zahara 2002). Komoditas jeruk merupakan salah satu produk hortikultura yang dimanfaatkan sebagai sumber gizi dan sumber pendapatan masyarakat. Kontribusi agroindustri jeruk yang besar menyebabkan peningkatan pertumbuhan dan pengembangan jeruk varietas baru. Ketersediaan varietas unggul dan bermutu baik yang memiliki produktivitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen mutlak harus dipenuhi dalam era pasar bebas. Peningkatan produksi jeruk nasional perlu dilaksanakan untuk mencapai imbangan antara permintaan dan penawaran (karsinah 2002). Permintaan konsumsi jeruk di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Konsumsi buah jeruk pada tahun 1995-2004 mengalami peningkatan sebesar 12,15% setiap tahunnya. Total konsumsi jeruk di Indonesia pada tahun 2004 mencapai 2161,90 ton (Hutabarat dan setyanto 2007). Sedangkan produksi jeruk dalam negeri hanya 2071,08 ton (Departemen pertanian 2009). Rendahnya produksi jeruk di Indonesia disebabkan antara lain oleh tingkat produktivitas yang rendah dan terbatasnya perkebunan jeruk pada daerah-daerah tertentu. Permasalahan lainnya yaitu teknik budidaya dan perbanyakan tanaman yang masih kurang memadai dapat menyebabkan timbulnya berbagai gangguan pertumbuhan tanaman. Permasalahan yang banyak terjadi dalam proses produksi buah jeruk selain teknik budidaya adalah adanya organisme pengganggu tanaman atau OPT yang dapat mengakibatkan penurunan hasil produksi. Benih jeruk bermutu merupakan benih jeruk yang bebas dari lima macam patogen sistemik yaitu: virus, viroid dan bakteri penyebab penyakit CVPD (Citroes Vein Phloem Degeneration), CTV (Citroes Tristeza virus), CVEV (Citroes Vein Enation Virus), CEV (Ciroes Exocortis Viroid) dan CPsV (Citroes Psorosis Virus). Benih bermutu harus dijamin kemurnian varietas batang bawah dan batang atasnya. Dalam praktek di lapang, benih bermutu merupaan benih sebar bersertifikasi label biru yang bebas penyakit dan proses-proses produksinya berdasar program pengawasan dan sertifikasi benih yang berlaku (Balitjestro 2012). Program rehabilitasi jeruk di Indonesia menggunakan sistem pengadaan benih jeruk bebas penyakit yang modern. Program rehabilitasi menghasilkan benih bermutu yang bebas dari patogen sistemik. Benih bermutu dapat tumbuh dengan baik dan terbebas dari penyakit atas kemurnian dari batang bawah dan batang atas yang sesuai dengan badan pengawas sertifikasi benih.

Kontributor: Syaiful Khoiri, SP., M.Si.
Tanggal tercipta: 2020-05-18
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-170311100027
No Koleksi: 170311100027


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Cover.pdf - 235 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Bab 1.pdf - 99 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Bab 2.pdf - 110 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Bab 3.pdf - 80 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Bab 4.pdf - 658 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Bab 5.pdf - 68 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Daftar Pustaka.pdf - 80 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-KP-19026-170311100027-Lampiran.pdf - 343 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar