Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2020-08-05 11:06:20  •  1206 klik

PENGUJIAN BAKTERI Aeromonas salmonicida PADA IKAN SALMON (Salmonidae) DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCR KONVENSIONAL DI LABORATORIUM PENGUJI BALAI KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN JAKARTA II
disusun oleh PUTRI KURNIA DEWI

Subyek: PENGUJIAN BAKTERI
IKAN SALMON
PCR KONVENSIONAL
Kata Kunci: PENGUJIAN BAKTERI
IKAN SALMON
PCR KONVENSIONAL

[ Anotasi Abstrak ]

Ikan mengandung protein hewani dan air yang cukup tinggi. Ikan dan produk perikanan lainnya dapat dengan mudah dijumpai di pasar tradisional maupun supermarket karena harganya yang relatif murah. Namun, beberapa jenis ikan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi seperti ikan salmon (Salmonidae) (Murrniyati dan Sunarman, 2000). Sayangnya ikan salmon tidak ada di perairan Indonesia, bahkan ikan salmon masih sulit di budidayakan karena tingkah laku migrasinya dan lingkungan tempat tinggalnya yang belum sesuai dengan perairan laut Indonesia sehingga ikan salmon harus diimpor dari negara produsen untuk kemudian diolah kembali menjadi produk perikanan sehingga dapat diekspor kembali ke negara lain (Umar dan Sulaiman, 2013). Ikan salmon mengandung protein kualitas tinggi dan omega 3 yang dapat menurunkan kolesterol. Ikan salmon juga bermanfaat dalam penyusunan lemak struktural otak, membantu perkembangan sungsi saraf dan penglihatan bayi, serta menghambat beberapa jenis kanker dan menekan resiko penyakit pembuluh darah atau jantung koroner (Legowo, 2004). Salah satu kelemahan dari produk perikanan yang diimpor seperti ikan salmon ini adalah mudahnya ikan dalam mengalami penurunan mutu meski dilakukan pengawetan dengan cara pembekuan sehingga mempengaruhi terjadinya pembusukan karena berbagai aktivitas enzim, kimiawi, dan bakteri pembusuk (Murniyati dan Sunarman, 2000). Salah satu bakteri yang dapat menginfeksi ikan salmon adalah bakteri Aeromonas salmonicida. Bakteri ini bersifat psikrofil, non motil dan dapat menyebabkan penyakit furunkulosis pada ikan salmon dan trout. Infeksi Aeromonas salmonicida dapat mengakibatkan peradangan dan hemoragik (pendarahan) pada ginjal, jaringan otot punggung, dan usus. Selain itu, bakteri ini juga dapat menyebabkan pembuluh darah di dekat kulit pecah sehingga permukaan tubuh ikan akan berwarna kemerahan (Irianto et al. 2006). Apabila tidak dilakukan penanganan atau ditemukan solusi untuk permasalahan ini maka konsumen akan mengalami gangguan kesehatan dalam jangka lama. Berdasarkan Keputusan Menteri No.91/Kepmen.KP/2018 tentang Penetapan Jenis-Jenis Penyakit Ikan Karantina, Golongan dan Media Pembawa, Aeromonas salmonicida termasuk ke dalam jenis penyakit ikan karantina golongan II dengan media pembawa salah satunya adalah ikan salmon (Salmonidae) sehingga perlu dilakukan pengujian utuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri tersebut pada ikan salmon di Balai KIPM Jakarta II.

Tanggal tercipta: 2020-05-14
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-170341100021
No Koleksi: 170341100021


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-19152-170341100021-170341100021-compressed.pdf - 16230 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar