Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2020-08-19 11:34:28 • 627 klik
PROSES PRODUKSI PEMBEKUAN IKAN KURISI (Nemipterus virgatus) BENTUK WHOLE ROUND DI PT. BERKAT AGUNG INDONESIA TUBAN, JAWA TIMUR
disusun oleh VERRY YUNITA
| Subyek: | PEMBEKUAN IKAN KURISI |
| Kata Kunci: | PEMBEKUAN IKAN KURISI |
[ Anotasi Abstrak ]
Ikan kurisi merupakan salah satu ikan yang hidup didasar perairan laut atau disebut dengan ikan demersal, memiliki kebiasaan hidup bergerombol dan banyak ditemukan pada pantai yang berlumpur atau lumpur pasir. Menurut Nico et al. (2014), ikan kurisi memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena mengandung protein cukup tinggi yaitu sekitar 16,85% dan kandungan lemak yang rendah yaitu sekitar 2,2%. Ikan kurisi termasuk komoditas ikan yang sangat mudah rusak dan membutuhkan penanganan segera setelah diambil (dipanen). Ikan yang baru ditangkap dalam beberapa jam jika tidak diberi perlakuan atau penanganan khusus yang tepat, maka mutu ikan tersebut akan menurun yang akan menimbulkan kerusakan tubuh ikan (pembusukan ikan). Penanganan ikan basah harus dimulai segera setelah ikan diangkat dari laut dengan perlakuan suhu rendah serta memperhatikan faktor kebersihan (sanitasi) dan kesehatan (higienis). Oleh karena itu, perlu adanya penanganan lebih lanjut agar kualitas ikan tetap terjaga. Menurut Riyantono et al. (2009), menyatakan bahwa penanganan merupakan suatu upaya mempertahankan mutu ikan dari proses pembusukan dan dapat dikonsumsi sampai tiba waktunya. Penanganan yang paling murah yaitu dengan cara penurunan suhu tubuh ikan agar dapat mempertahankan kesegaran dari ikan. Penanganan ikan dengan menurunkan suhu ikan dapat dilakukan dengan cara pembekuan dan disimpan dalam keadaan beku. Menurut Maraja et al. (2017), pembekuan merupakan salah satu cara terbaik untuk penyimpanan ikan jangka panjang. Proses pembekuan yang baik dan bahan baku yang segar dapat menghasilkan produk ikan kurisi beku yang berkualitas. Tingkat kualitas produk ikan beku merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan nilai jual ikan dan hasil perikanan lainnya. Pembekuan ikan juga bertujuan untuk meningkatkan umur simpan produk dengan cara menarik udara panas pada ikan sehingga suhu ikan turun sampai suhu rendah dan stabil melalui tahapan-tahapan tertentu. Produk ikan kurisi beku merupakan salah satu komoditas ekspor penambah devisa negara di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat untuk menjamin keamanan dan jaminan mutu produk ikan kurisi beku layak dikonsumsi. Tahapan umum yang dilakukan pada proses pembekuan meliputi penerimaan, proses sortasi, penimbangan, pencucian, proses pembekuan, dan pengemasan.
| Kontributor | : Prof. Dr. Ir. M. Zainuri, M.Sc |
| Tanggal tercipta | : 2020-05-08 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-170351100005 |
| No Koleksi | : 170351100005 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-19725-170351100005-PKL_VERRY YUNITA_170351100005.pdf - 3071 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Identifikasi Mikroplastik Pada Ikan Kurisi (Nemipterus Japonicus) di Perairan Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura
- PROSES PRODUKSI PEMBEKUAN UDANG VANAME DI PT. GRAHAMAKMUR CIPTAPRATAMA, SIDOARJO
- PENERAPAN SSOP, GMP DAN HACCP PADA PROSES PEMBEKUAN UDANG DI PT. BUMI MENARA INTERNUSA LAMONGAN-JAWA TIMUR
- PENERAPAN SSOP, GMP DAN HACCP PADA PROSES PEMBEKUAN CUMI-CUMI (Loligo Forbesii) DI PT PAN PUTRA SAMUDRA
- PROSES PRODUKSI PEMBEKUAN IKAN KURISI (Nemipterus virgatus) BENTUK WHOLE ROUND DI PT. BERKAT AGUNG INDONESIA TUBAN, JAWA TIMUR
Kembali ke Daftar 