Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2020-08-19 11:38:19  •  254 klik

MENGETAHUI UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN ALGINAT DARI Sargassum sp. MENGGUNAKAN METODE DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl)
disusun oleh EGA RAHMAWATI

Subyek: UJI AKTIVITAS
ANTIOKSIDAN
ALGINAT
Kata Kunci: UJI AKTIVITAS
ANTIOKSIDAN
ALGINAT

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia merupakan termasuk negara penghasil rumput laut yang berpotensi menghasilkan alginat. Alginat merupakan senyawa pikokoloid yang dihasilkan dari rumput laut coklat seperti Macrocytis, Laminaria, Nerocytis, Fucus, Turbinaria dan Sargassum. Laut Indonesia rata-rata menghasilkan rumput laut coklat jenis Sargassum dan Turbinaria. Algae ini biasanya hidup di perairan dangkal sampai kedalaman tertentu sehingga, mudah terpapar oleh sinar matahari yang masuk ke perairan tersebut. Rumput laut coklat mengandung alginat berkisar antara 8-32% tergantung pada kondisi perairan yang menjadi habitatnya (Zailanie et al. 2001). Alginat merupakan kelompok polisakarida anionik alami yang berasal dari dinding sel rumput laut. Dimana pemanfaatan dari alginat sangat banyak terutama di bidang farmasi, kosmetik dan industri makanan. Rumput laut coklat memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti glikosida, alkaloid dan steroid yang biasa digunakan dalam bidang farmasi. Rumput laut coklat sering dimanfaatkan oleh industri farmasi atau kosmetik sebagai bahan baku atau campuran untuk produk kesehatan dan kecantikan. Sargassum sp. diketahui memiliki aktivitas antioksidan (Hidayati et al. 2019). Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat aktivitas radikal bebas akibat dari paparan sinar matahari yang berlebihan. Radikal bebas dapat meyebabkan beberapa penyakit yang parah seperti kanker, aterosklerosis, jantung, artritis dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan terbagi menjadi dua jenis yaitu anitoksidan sintetik dan anitoksidan alami. Sargassum sp. merupakan salah satu bahan alami yang berasal dari laut yang dapat dimanfaatkan untuk antioksidan (Ridlo et al. 2017). Penelitian ini sudah dilakukan oleh beberapa ahli, namun hasil yang diperoleh kurang maksimal dan mutunya belum memenuhi standart. Hal ini merupakan dasar dari kegiatan Praktik Kerja Lapang yang dilakukan di Universitas Diponegoro Semarang. Kegiatan ini juga sebagai aktivitas pembelajaran untuk menerapkan dan mempraktekkan pengetahuan yang diperoleh di kampus. Masalah lain adalah rendemen ekstraksi yang masih rendah sehingga kadar alginat yang dihasilkan juga kurang dari 20%. Upaya memproduksi alginat sudah terlaksana namun, kendalanya proses ekstraksi yang dilakukan belum mencapai target optimal (Zailanie et al. 2001). Menurut Chen et al. (2016) menyebutkan bahwa hasil polisakarida yang didapat menunjukkan aktivitas antioksidan lebih unggul yakni sebesar 75,21%. Penelitian uji aktivitas antioksidan dibutuhkan untuk mengetahui kandungan dan kegunaan antioksidan yang ada pada Sargassum sp. sehingga, memudahkan peneliti untuk memanfaatkan senyawa yang ada pada Sargassum sp. dan penelitian ini penting untuk dilakukan.

Kontributor: Insafitri, St., M.Sc. Phd
Tanggal tercipta: 2020-05-19
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-170341100028
No Koleksi: 170341100028


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-19726-170341100028-LAPORAN PKL_EGA170341100028.pdf - 1068 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar