Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Kelautan
di-posting oleh 160341100040 pada 2021-01-19 13:38:33  •  346 klik

PERBANDINGAN KONSENTRASI TIMBAL PADA EKOSISTEM MANGROVE DIBEBERAPA LOKASI PULAU MADURA
COMPARISON OF LEAD CONCENTRATION IN MANGROVE ECOSYSTEMS IN MADURA ISLANDS

disusun oleh TABRONI AZIS


Subyek: Tabroni azis
160341100040
Ilmu Kelautan
Kata Kunci: Tabroni azis
160341100040
Ilmu Kelautan

[ Anotasi Abstrak ]

Ekosistem mangrove memiliki tingkat produktivitas paling tinggi dibandingkan dengan ekosistem pesisir lainnya. Mangrove juga merupakan tempat mencari makan, memijah dan berkembang biak bagi udang dan ikan serta kerang dan kepiting. Kegiatan seperti reklamasi pantai, pembukaan lahan untuk pertanian dan perikanan budidaya, industri serta pengembangan perumahan didaerah pesisir dapat menyebabkan secara langsung masuknya limbah kedalam ekosistem estuari yang salah satunya adalah logam berat. Peningkatan kadar logam pada ekosistem mangrove dapat juga berasal dari perkapalan, wisata, tumpahan minyak, pengolahan limbah tumbuhan serta peningkatan sampah dan aktivitas pertambangan. Aktivitas pertanian seperti penggunaaan insektisida dan pupuk yang berlebihan juga meningkatkan konsentrasi logam berat di daerah estuari. penelitian dilakukan untuk mengetahui konsentrasi logam berat timbal di kawasan daerah ekosistem mangrove di madura dengan sampel utama adalah sedimen dan akar mangrove. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi berapa besar nilai konsentrasi logam timbal sehingga dapat menjadi informasi dan acuan terhadap penelitian selanjutnya


Deskripsi Lain

Mangrove ecosystems have the highest level of productivity compared to other coastal ecosystems. Mangroves are also the foraging, spawning and breeding ground for shrimp and fish as well as shellfish and crabs. Activities such as coastal reclamation, land clearing for agriculture and aquaculture, industry and housing development in coastal areas can cause direct entry of waste into the estuary ecosystem, one of which is heavy metals. Increased metal levels in the mangrove ecosystem can also come from shipping, tourism, oil spills, processing plant waste as well as increasing waste and mining activities. Agricultural activities such as excessive use of insecticides and fertilizers also increase the concentration of heavy metals in the estuary area. The study was conducted to determine the concentration of heavy metal lead in the mangrove ecosystem area in Madura with the main samples being sediment and mangrove roots. This research is expected to provide information on the value of lead metal concentration so that it can be used as information and reference for further research

Kontributor: WAHYU ANDy NUGRAHA,ST.,M.Sc.,Ph.D.
Tanggal tercipta: 2020-07-27
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068
No Koleksi: 160341100040
No Klasifikasi: 085655021094


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Abstrak.pdf - 36 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Cover.pdf - 562 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Chapter I.pdf - 20 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Chapter II.pdf - 117 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Chapter III.pdf - 473 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Chapter IV.pdf - 314 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Chapter V.pdf - 30 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Referenses.pdf - 83 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20068-160341100040-Appendices.pdf - 82 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar