Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2021-06-30 09:20:18  •  1333 klik

POLINASI TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum annum L.) UNTUK PRODUKSI BENIH DI CV. MERDEKA SEED TERUS BERKARYA
disusun oleh MUHAMMAD KHOIRUL ANWAR

Subyek: POLINASI
CABAI KERITING
BENIH
Kata Kunci: POLINASI
CABAI KERITING
BENIH

[ Anotasi Abstrak ]

Cabai merupakan salah satu tanaman yang dibutuhkan masyarakat indonesia. Cabai dimanfaatkan buahnya sebagai bumbu dalam masakan Nusantara. Jenis cabai yang dimanfaatkan sebagai bumbu tidak hanya satu saja, akan tetapi ada beberapa jenis. Penggunaan tiap jenis cabai dibedakan berdasarkan kebutuhannya. Salah satu jenis cabai yang digunakan dalam bumbu masakan yaitu cabai rawit (Capsicum annum L.). Cabai keriting merupakan tanaman semusim (annual) tergolong tumbuhan perdu berkayu dan tumbuh di daerah beriklim tropis. Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang biak baik di dataran rendah maupun dataran tinggi . Sifat cabai keriting yang mampu beradaptasi di daerah dataran rendah maupun tinggi menjadikan tanaman ini salah satu jenis cabai yang umum di budidayakan di Indonesia. Pemanfaatan cabai sebagai bumbu masakan yang cukup banyak di berbagai jenis masakan, menjadikan kebutuhan cabai merah menjadi tinggi. Permintaan yang tinggi harus diiringi dengan jumlah produksi yang tinggi. Apabila hal tersebut tidak terpenuhi maka akan mempengaruhi harga yang ada di pasaran. Pemenuhan kebutuhan cabai keriting (Capsicum annum L.) dapat diupayakan dengan peningkatan produksi di kalangan petani. Pemilihan jenis cabai yang di tanam dengan tepat akan mempengaruhi produktifitas yang ada. Pemecahan masalah tersebut telah dilakukan dengan berbagai upaya, salah satunya yaitu dengan menciptakan varietas unggul melalui polinasi buatan. Kegiatan budidaya tanaman mengalami perkembangan. Perkembangan tersebut memunculkan berbagai inovasi dalam bidang pertanian, salah satunya yaitu mengenai pemulyaan tanaman. Adanya pemulyaan tanaman menciptakan berbagai varietas-varietas baru serta varietas unggul. Varietas unggul inilah yang dapat memberikan dampak positif untuk petani maupun konsumen. Keinginan konsumen Varietas unggul didapatkan dengan cara salah satunya yaitu menggunakan metode polinasi buatan. Polinasi buatan tidak hanya digunakan untuk menciptakan varietas unggul baru akan tetapi dalam industri perbenihan, polinasi menjadi upaya untuk mempertahankan kualitas benih yang ada

Kontributor: Dr. Catur Wasonowati, SP.,MSI
Tanggal tercipta: 2021-04-20
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-180311100110
No Koleksi: 180311100110


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-20827-180311100110-180311100110_PKL.pdf - 2308 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar