Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2021-07-02 11:53:17  •  816 klik

TEKNIK OKULASI TANAMAN JERUK (Citrus sp.) DI CV.CEMPAKA MULYA
disusun oleh TANIA YANUBA ARIFAH

Subyek: OKULASI
TANAMAN JERUK
Kata Kunci: OKULASI
TANAMAN JERUK

[ Anotasi Abstrak ]

Tanaman jeruk (Citrus sp) merupakan tanaman tahunan yang berasal dari Asia Tenggara terutama Cina. Sejak ratusan tahun yang lampau, tanaman ini sudah terdapat di Indonesia, baik sebagai tanaman liar maupun sebagai tanaman di pekarangan. Tanaman jeruk yang dibudidayakan di Indonesia juga telah dibudidayakan di negara-negara tropis lainnya. Namun sejarah dari tanaman jeruk yang berada di Indonesia sendiri tidak begitu jelas adanya. Jeruk merupakan buah yang digemari oleh masyarakat dan memiliki prospek agrbisnis yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani jeruk di Indonesia. Jeruk dapat dikomsumsi dalam bentuk olahan maupun segar dengan kadar protein 0,5 g, lemak 0,1 g, vitamin C 500 – 1000 g serta karbohidrat 7.20 g. Selain itu di Indonesia jeruk telah dijadikan sebagai produk industry seperti : minyak dari kulit serta biji jeruk, alcohol, gula tetes dan pektin dari buah jeruk yang terbuang. Minyak dari kulit jeruk dipakai untuk minyak wangi, sabun dan campuran kue. Jeruk dimanfaatkan sebagai obat tradisional seperti penurun panas, Pereda nyeri dan untuk radang mata. Jeruk merupakan salah satu komoditas holtikultura penting yang memiliki permintaan pasar cukup besar dari tahun ketahun. Peranan komoditas ini adalah sebagai tanaman hortikultura yang memegang peran strategis dalam perdagangan produk pertanian khususnya dalam komoditas buah – buahan. Jeruk merupakan salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang dapat dilihat dari volume ekspor jeruk Indonesia pada tahun 2016 sebanyak 237.920 kg dan naik menjadi 503.487 kg pada tahun 2017 dimana meningkat sebesar 111.62% (Hortikultura, 2018). Upaya peningkatan produksi jeruk salah satunya adalah dengan cara melakukan perbanyakan tanaman. Teknik perbanyakan tanaman jeruk terdapat berbagai macam teknik seperti stek, cangkok, grafting dan okulasi. Salah satu teknik perbanyakan yang banyak digunakan untuk teknik perbanyakan tanaman jeruk adalah teknik okulasi. Secara umum, benih okulasi selama ini banyak diminati karena memiliki perpaduan antara dua sifat unggul baik batang bawah maupun batang atas (Pracaya, 2009 Di Indonesia, okulasi merupakan metode perbanyakan tanaman secara komersial. Keuntungan dari okulasi diantaranya adalah tanaman mempunyai perakaran yang kuat dan tahan penyakit ataupun hama, tahan kekeringan ataupun kelebihan air serta memperoleh suatu tanaman sesuai dengan yang diinginkan. Sedangkan salah satu kelemahannya adalah seringkali terjadi ketidak serasian antara batang antara batang atas dan batang bawah (Abdurahman, Sudiyanti, & Basuno, 2007)

Kontributor: Dr. Ir. H. Ahmad Arsyad Munir, M. S.
Tanggal tercipta: 2021-04-27
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-180311100074
No Koleksi: 180311100074


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-20840-180311100074-TANIA YANUBA ARIFAH_180311100074_LAPORAN PKL.pdf - 6582 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar