Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Kelautan
di-posting oleh 160341100030 pada 2021-07-23 13:48:29  •  332 klik

ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA BAHARI KATEGORI DIVING DAN SNORKELING DI PULAU GILI BIDADARI KABUPATEN SUMENEP
ANALYSIS OF SUITABILITY OF MARINE ECO-TOURISM IN DIVING AND SNORKELING CATEGORY IN GILI BIDADARI ISLAND SUMENEP REGENCY

disusun oleh AGIL GUSTI TSANIANTO NUGROHO


Subyek: Ekowisata bahari
diving dan snorkeling
Pulau Gili Bidadari
Terumbu karang
Matriks
Kata Kunci: Ekowisata bahari
diving dan snorkeling
Pulau Gili Bidadari
Terumbu karang
Matriks

[ Anotasi Abstrak ]

Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia juga memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan, sehingga perlu adanya perencanaan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan dikawasan pesisir sesuai dengan karakteristik wilayahnya. Terumbu karang merupakan satu diantara beberapa potensi yang ada di Pulau Gilingan. Pulau Gilingan merupakan pulau yang terletak di Kabupaten Sumenep yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Gili Genting. Pulau Gilingan ini juga di kenal dengan Pulau Bidadari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kualitas perairan di Pulau Gili Bidadari, kondisi ekosistem terumbu karang di Pulau Gili Bidadari dan tingkat kesesuaian ekowisata diving dan snorkling di Pulau Gili Bidadari.Alat yang digunakan berupa terumbu karang, kondisi perairan (salinitas, kecerahan, pH, oksigen terlarut, suhu), dan ikan karang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer yang berupa survey lokasi, penentuan titik lokasi, pengambilan data karang, pengambilan data ikan karang sedangkan data sekunder berupa informasi yang dikumpulkan dari data data pendukung sebelumnya yang bisa mendukung penelitian yang sedang dilakukan. Untuk kesesuaian ekowisata bahari snorkeling dan diving digunakan perhitungan matriks kesesuaian untuk dilihat nilai bobot dan skornya. Kondisi kualitas perairan pada Pulau Bidadari sesuai telah sesuai dengan standar baku mutu air laut menurut Kep Men LH No.51 Tahun 2004. Kondisi ekosistem terumbu karang di Pulau Bidadari dinilai kurang baik yang terlihat dari persentase tutupan terumbu karang kategori snorkeling pada titik I sebesar 16%, II 22,3%, III 31,2%, dan IV 29,1% sedangkan diving pada titik I 28,3%, II32,5%, III 28,2%, dan IV 31%. Tingkat kesesuaian ekowisata diving dan snorkeling di Pulau Gili Bidadari adalah sesuai bersyarat.


Deskripsi Lain

Coastal areas and small islands in Indonesia also have high potential to be developed, so it is necessary to plan for the management of marine and fishery resources in coastal areas according to the characteristics of the region. Coral reefs are one of several potentials in Gilingan Island. Gilingan Island is an island located in Sumenep Regency which is included in the Gili Genting District. Gilingan Island is also known as Angel Island. The purpose of this study was to determine the condition of water quality on Gili Bidadari Island, the condition of coral reef ecosystems on Gili Bidadari Island and the level of suitability of diving and snorkeling ecotourism on Gili Bidadari Island. The tools used were coral reefs, water conditions (salinity, brightness, pH, dissolved oxygen, temperature), and reef fish. The data collection method used in the study is primary data in the form of location surveys, determining location points, collecting coral data, collecting reef fish data while secondary data in the form of information collected from previous supporting data that can support the research being carried out. For the suitability of marine ecotourism, snorkeling and diving, a suitability matrix calculation is used to see the value of weight and score. The condition of the water quality on Bidadari Island is in accordance with the standards of sea water quality according to the Minister of Environment Decree No. 51 of 2004. The condition of the coral reef ecosystem on Bidadari Island is considered not good as seen from the percentage of coral reef cover in the snorkeling category at point I of 16% , II 22.3%, III 31.2%, and IV 29.1% while diving at points I 28.3%, II32.5%, III 28.2%, and IV 31%. The level of suitability of diving and snorkeling ecotourism on Gili Bidadari Island is conditional.

Kontributor: WAHYU ANDY NUGRAHA.ST.,M.SC.,PHD.
Tanggal tercipta: 2021-04-30
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049
No Koleksi: 160341100030


Ketentuan (Rights) :
2021

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-abstrak.pdf - 183 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-Cover.pdf - 814 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-Chapter 1.pdf - 89 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-Chapter 2.pdf - 217 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-Chapter 3.pdf - 522 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-Chapter 4.pdf - 682 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-CONCLUSION.pdf - 83 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-References.pdf - 393 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21049-APPENDICES.pdf - 1823 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar