Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2021-07-27 16:25:49  •  548 klik

LAJU PERTUMBUHAN PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea)DI KONSERVASI PENYU TAMAN KILI-KILI TRENGGALEK
disusun oleh Alfiyan Wijaya

Subyek: LAJU PERTUMBUHAN
PENYU LEKANG
Kata Kunci: LAJU PERTUMBUHAN
PENYU LEKANG

[ Anotasi Abstrak ]

Penyu merupakan reptil laut yang mampu bermigrasi jarak jauh di sepanjang Kawasan Samudera Hindia, Pasifik dan Asia Tenggara sertadikenal sebagai salah satu satwa yang terancam punah (Kushartini et al. 2017). Ada 7 jenis penyu di dunia dan 6 diantaranya terdapat di Indonesia. Jenis penyu yang ada di Indonesia adalah Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu Pipih (Natator depressus) dan Penyu Tempayan (Caretta caretta). Penyu telah mengalami penurunan jumlah populasi dalam jangka waktu terakhir ini bahkan beberapa spesies terancam kepunahan. Di alam, penyu-penyu yang baru menetas menghadapi ancaman kematian dari hewan-hewan seperti kepiting, burung, dan reptilia lainnya seperti biawak. Ancaman yang paling besar bagi penyu di Indonesia, seperti juga halnya di seluruh dunia, adalah manusia. Pembangunan daerah pesisir yang berlebihan telah mengurangi habitat penyu untuk bersarang. Penangkapan penyu untuk diambil telur, daging, kulit, dan cangkangnya telah membuat populasi penyu berkurang (Ario et al. 2016). Salah satu alternatif untuk meminimalisir kepunahan penyu adalah dengan konservasi.Konservasi merupakan salah satu kegiatan yang diharapkan dapat mencegah punahnya habitat penyu, mencegah adanya pemanfaatan penyu demi kepentingan komersial seperti penjualan telur, daging, maupun cangkang dan dapat menjadi sarana berbagi ilmu atau edukasi kepada masyarakat secara luas tentang pentingnya konservasi penyu demi menjaga habitat penyu di Indonesia agar tidak punah. meningkatkan laju pertumbuhan penyu tersebut. Melalui konservasi tersebut dapat dilakukan kegiatan yang dapat meningkatkan laju pertumbuhan penyu (Ario et al. 2016). Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tukik penyu antara lain faktor keturunan, umur, parasite yang ada, jenis pakan yang diberikan, kualitas perairan habitat penyu, serta ancaman dari hewan lain. Laju pertumbuhan penyu diamati melalui pengukuran parameter, 2 meliputi panjang karapas tukik, lebar karapas tukik, berat tubuh tukik (Hanipa et al. 2017). Kawasan Indonesia bagian barat memiliki beberapa lokasi yang digunakan sebagai tempat peneluran penyu diantaranya ialah pantai sukamade Meru Betiri Banyuwangi , Pantai Kili Kili Trenggalek , dan Pantai Taman Pacitan. Pantai Kili Kili berbatasan langsung dengan Samudera Hindia yang merupakan jalur migrasi penyu. Siklus dauPenelitian ini di r hidup penyu sangat rentan terhadap perubahan lingkungan ditambah dengan meningkatnya aktivitas manusia yang bertolak belakang dengan undang undang perlindungan penyu. Pemberian status perlindungan penyu saja tidak dapat memulihkan populasi penyu melainkan hanya dapat mepertahankannya. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan tindakan nyata di tempat konservasi penyu mengenai laju pertumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengamati pertumbuhan tukik penyu Lekang selama 3 minggu

Kontributor: Insafitri, ST., M.Sc. Phd
Tanggal tercipta: 2019-02-25
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-1603411000661
No Koleksi: 160341100066


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-21154-1603411000661-pkl alfian.pdf - 2081 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar