Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Hukum Bisnis Syariah
di-posting oleh 170711100084 pada 2021-08-04 12:26:39  •  235 klik

Pelaksanaan E-court Dalam Penyelesaian Sengketa Perkara Perdata Di Pengadilan Agama Sumenep Masa Pra Pandemi Dan Masa Pandemi
Implementation of E-court in the Settlement of Civil Case Disputes at the Sumenep Religious Court in the Pre-Pandemic Period and the Pandemic Period

disusun oleh JECKY SUSANTO


Subyek: Pandemi Virus Corona 2019
E-court
Kata Kunci: Pandemi Virus Corona 2019
E-court

[ Anotasi Abstrak ]

Perkembangan digitalisasi pelayanan perkara di peradilan dilatar belakangi oleh tuntutan masyarakat akan informasi peradilan yang didapat dengan cepat, setelah diluncurkannya aplikasi sistem informasi pelacakan perkara (SIPP), inovasi Pengadilan dilanjutkan dengan akreditasi penjaminan mutu (APM), dan berkembang menjadi layanan terpadu satu pintu. pintu (PTSP), Setelah itu diterbitkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penatausahaan Perkara secara Elektronik, dan terakhir Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perkara dan Persidangan di Pengadilan secara Elektronik selanjutnya disebut Perma No 01 Tahun 2019. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan, yaitu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengangkat data dari lapangan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian mengenai judul skripsi, penulis akan bersentuhan langsung dengan para pihak yang berperkara dengan sistem e-court dan juga dengan Pengadilan Agama Sumenep. Pelaksanaan e-court secara umum terdapat beberapa rangkaian jalur administrasi untuk dapat mengajukan perkara melalui e-court dalam hal pengguna atau orang yang dapat melakukan perkara melalui e-court, ada dua jenis pengguna, termasuk pengguna terdaftar dan pengguna lain, untuk alur administrasi yaitu: e-filling (Pendaftaran perkara secara elektronik), berikutnya e-skum (Pembayaran secara elektronik), berikutnya e-summons (Pemanggilan secara elektronik), berikutnya e-litigasi (Pengadilan secara elektronik), terakhir e-salinan (Salinan putusan secara elektronik). E-court di Pengadilan Agama Sumenep antara masa pra pandemi dan masa pandemi memiliki perbedaan yang cukup signifikan dan memang untuk penggunaan dan pemanfaatannya lebih banyak dimanfaatkan pada masa pandemi Covid-19, dan memang dari segi penggunaan lebih banyak pada masa pandemi untuk alasan lain e-court sangat menghemat banyak uang yang dikeluarkan, menghemat waktu, menghemat uang untuk tes cepat dan tes swab karena ingin pergi ke pengadilan di luar daerahnya maka hal itu terjawab dengan adanya e-court.


Deskripsi Lain

The development of digitizing case services in the judiciary is motivated by public demands for judicial information that is obtained quickly after the launch of the case tracking information system (SIPP) application, Court innovation continued with quality assurance accreditation (APM) and developed into a one-stop integrated service. Door (PTSP), after that, Supreme Court Regulation (PERMA) Number 3 of 2018 concerning Electronic Case Administration was issued, and finally, Supreme Court Regulation (PERMA) Number 1 of 2019 concerning Electronic Case Administration and Trial in Court, hereinafter referred to as Perma No. 01 2019 This type of research includes field research, namely research that is carried out systematically by collecting data from the field. So the type of research used in this study is a type of qualitative research. In this study, the author will be in direct contact with the parties involved in the case with the e-court system and also with the Sumenep Religious Court. In general, in the implementation of e-court, there are several series of administrative flows to be able to file cases through e-court. In the case of users who can file cases through e-court, there are two types of users, namely registered users furthermore other users, while the administrative flow is the first E-filling. (Online case registration) Next e-payment (online payment) Next E-Summons (online party summons) Next E-Litigation (Electronic Trial) Finally, E-Copy (Electronic copy of the verdict). The e-court at the Sumenep Religious Court between the pre-pandemic and the pandemic period has a significant difference, for its use and utilization is more widely used during the Covid-19 pandemic, and in terms of use more during the pandemic because e-court saves a lot of money. Money spent for, saving time, saving money for permits because they want to go to court outside their area.

Kontributor: Shofiyun Nahidloh, S.Ag., MHI.
Tanggal tercipta: 0000-00-00
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532
No Koleksi: 170711100084


Relasi/Tautan:
Universitas Trunojoyo Madura

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Absrtact.pdf - 148 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-cover..pdf - 536 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter1..pdf - 382 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter2..pdf - 373 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter3..pdf - 353 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter4..pdf - 944 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter5-Conclusion.pdf - 159 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Appendices.pdf - 387 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Lain-lain.pdf - 245 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar