Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Master Thesis S-2 » S2 PSDA
di-posting oleh 200361100004 pada 2022-02-10 08:02:45  •  317 klik

STRATEGI PENINGKATAN KONSUMSI IKAN SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA BARUH, KECAMATAN SAMPANG, KABUPATEN SAMPANG
Strategy to Increase Fish Consumption An Effort to Counter Stunting in Baruh Village, Sampang Subdistrict, Sampang Regency.

disusun oleh IFA NUR ROSYIDAH


Subyek: Stunting
Balita
Makan Ikan
Analisa SWOT
Kata Kunci: Stunting
Balita
Makan Ikan
Analisa SWOT

[ Anotasi Abstrak ]

Stunting adalah kondisi kronis yang diakibatkan oleh nutrisi yang tidak seimbang dengan kebutuhan pada balita, berdasar atas indeks panjang badan menurut usia dengan nilai melampaui <-2 Standar Deviasi (SD). Efek jangka pendek terkait dengan morbiditas dan mortalitas pada bayi/balita, jangka menengah terkait dengan intelektualitas dan kemampuan kognitif yang rendah, dan jangka panjang terkait dengan kualitas sumberdaya manusia dan masalah penyakit degeneratif di usia dewasa. Ikan merupakan sumber protein yang mudah diperoleh namun konsumsinya masih cukup rendah di kalangan masyarakat. Kondisi kesehatan di Desa Baruh pada saat ini belum tergolong baik, karena terdapat problem balita stunting yang belum ditangani secara baik. Kesehatan balita seharusnya mendapat penanganan khusus, adapun tujuan penelitian ini adalah: 1. Menganalisis pengaruh tingkat konsumsi ikan terhadap jumlah penderita stunting pada balita; 2. Menentukan strategi peningkatan konsumsi ikan sebagai upaya penanggulangan stunting pada balita. Penelitian dilakukan mulai bulan Agustus Desember 2021 melalui pengambilan data primer yang diperoleh dari pengamatan langsung, wawancara dan kuesioner yang berupa identitas responden serta tentang tingkat konsumsi ikan pada balita, dan data sekunder diperoleh melalui penelusuran pustaka dari buku, jurnal dan laporan. Metode Analisis data dalam penelitian menggunakan: 1. Analisa Regresi yang berupa koding, editing, dan entry data. Entry data yang terdiri dari Analisis Univariat yang digunakan untuk mendapatkan gambaran distribusi kejadian stunting (variabel dipenden) dan konsumsi ikan (variabel independen), selain itu juga terdapat Analisis Bivariat digunakan untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan konsumsi ikan dengan kejadian stunting dengan menggunakan analisis regresi Multiple R=0. 2. Analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Desa Baruh merupakan daerah pertanian yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani, buruh tani dan pedagang kecil, dimana di desa tersebut sulit untuk mendapatkan ikan karena faktor ekonomi dan jauhnya akses pasar. Jumlah angka stunting balita di desa baruh sebanyak 27 balita dari sampel 50 balita. Berdasarkan uji Analisa Regresi menunjukkan ada hubungan antara konsumsi ikan dengan kejadian stuntingpada Balita usia 2-5 tahun di Desa Baruh, dengan nilai Multiple R sebesar 0,16. Hal ini berarti tingginya konsumsi ikan akan mengurangi jumlah balita penderita stunting di Desa Baruh. Penentuan Strategi dalam penanggulangan stunting di Desa Baruh dapat dilakukan dengan cara: 1. Pemenuhan gizi balita dengan meningkatkan konsumsi ikan. 2. Pendekatan program GEMARIKAN (Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan). 3. Penguatan program GEMARIKAN.


Deskripsi Lain

Stunting is a chronic condition caused by nutrients that are not balanced with the needs of toddlers, based on the index of body length by age with values exceeding <-2 Standard Deviation (SD). Short-term effects are associated with morbidity and mortality in baby/toddlers, medium-term is associated with low intellectuality and cognitive ability, and long-term related to quality of human resources and degenerative disease problems in adulthood. Fish is an easy source of protein but its consumption is still quite low among the public. The health condition in Baruh Village at this time is not relatively good, because there is a problem of stunting toddlers who have not been handled properly. The health of toddlers should get special treatment, while the purpose of this study is: 1. Analyzing the influence of fish consumption levels on the number of stunting sufferers in toddlers; 2. Determine strategies to increase fish consumption an effort to combat stunting in toddlers. The study was conducted from August to December 2021 through the retrieval of primary data obtained from direct observations, interviews and questionnaires in the form of respondents identities well about the level of fish consumption in toddlers, and secondary data obtained through library searches from books, journals and reports. Methods of Data analysis in research use: 1. Regression Analysis in the form of coding, editing, and data entry. Entry data consisting of Univariate Analysis used to get an overview of the distribution of stunting events (dipenden variables) and fish consumption (independent variables), In addition, there is also a Bivariate Analysis used to prove hypotheses in the study, namely to find out the relationship of fish consumption with stunting events by using multiple R 0 regression analysis. 2. SWOT Analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Baruh village is an agricultural area where the majority of the population works farmers, farm workers and small traders, where in the village it is difficult to get fish due to economic factors and the distance of market access. The number of stunting toddlers in the village baruh many 27 toddlers from a sample of 50 toddlers. Based on regression analysis tests showed there was a relationship between fish consumption and stunting events in toddlers aged 2-5 years in Baruh Village, with a Multiple R value of 0.16. This means that the high consumption of fish will reduce the number of toddlers stunting sufferers in Baruh Village. Determination of Strategies in stunting countermeasures in Baruh Village can be done by: 1. Fulfillment of toddler nutrition by increasing fish consumption. 2. Gemarikan program approach (Like to Eat Fish). 3. Strengthening the GEMARIKAN program.

Kontributor: Dr. Apri Arisandi, S.Pi., M.Si.; Dr. Akhmad Farid,S.Pi., M.T.
Tanggal tercipta: 2022-01-26
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Thesis-23139
No Koleksi: 200361100004


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Thesis-23139-Ringkasan_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 187 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Thesis-23139-COVER_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 490 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Thesis-23139-BAB I_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 302 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Thesis-23139-BAB II_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 480 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Thesis-23139-BAB III_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 386 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Thesis-23139-BAB IV_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 315 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Thesis-23139-BAB V_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 467 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Thesis-23139-BAB VI_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 196 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Thesis-23139-DAFTAR PUSTAKA_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 472 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Thesis-23139-LAMPIRAN_IFA_NUR_ROSYIDAH_200361100004.pdf - 828 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar