Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 180111100159 pada 2022-05-19 07:05:20 • 480 klik
PENDUDUKAN WILAYAH DENGAN PENAKLUKAN MENURUT HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DALAM KASUS AFGHANISTAN
OCCUPATION OF TERRITORY BY CONQUEST UNDER INTERNATIONAL CRIMINAL LAW IN THE CASE OF AFGHANISTAN
disusun oleh MAFLUHAH
| Subyek: | Kaum Pemberontak Subyek Hukum Pidana Internasional Tindak Pidana Internasional |
| Kata Kunci: | Kaum Pemberontak Subyek Hukum Pidana Internasional Tindak Pidana Internasional |
[ Anotasi Abstrak ]
ABSTRAKrnKaum pemberontak yang merupakan subyek hukum interasional melakukan sebuah tindak pidana yang menyebabkan warga sipil menjadi korban, sebagaimana konflik yang terjadi antara negara Afghanistan dengan sebuah kelompok pemberontak Taliban yang sebelumnya pernah menguasai setengah dari keseluruhan wilayah Afghanistan dengan cara penaklukan. Taliban merupakan subyek hukum internasional yang telah melakukan pelanggaran dan kejahatan. yang menjadi persoalan adalah hukum pidana internasional tidak mengatur mengenai kategorisasi subyek hukum pidana internasional. Dalam penelitian ini akan membahas terkait apakah pendudukan yang dilakukan di Afghanistan merupakan bentuk Tindak Pidana Internasional dan Apakah Taliban merupakan subyek hukum pidana internasional. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Hukum Normatif yang menggunakan Pendekatan Peraturan Perundang-undangan (Statue Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) sedangkan bahan hukum yang digunakan adalah menggunakan bahan hukum Primer dan Sekunder. Setelah dilakukan penelitian, pendudukan Taliban tidak termasuk tindak pidana internasional namun, tindakan kejahatan seperti melakukan pembunuhan dan kekerasan kepada rakyat sipil, perdagangan opium secara illegal dan lain sebagainya merupakan tindak pidana internasional. Taliban merupakan subyek hukum internasional tetapi tindakan kejahatan yang dilakukan menjadi yurisdiksi mahkamah pidana internasional.rnKata Kunci: Kaum Pemberontak, Subyek Hukum Pidana Internasional, Tindak Pidana Internasional
Deskripsi Lain
ABSTRACTrnThe insurgents, who are subject to international law, commit a criminal offense that causes civilians to be victimized, is the conflict between the Afghan state and a Taliban insurgent group that previously controlled half of all afghan territory by means of conquest. The Taliban is the subject of international law that has committed abuses and crimes. The problem is that international criminal law does not regulate the categorization of subjects of international criminal law. The study will discuss whether the occupation in Afghanistan is a form of international crime and whether the Taliban is the subject of international criminal law. This research uses a type of Normative Legal Research that uses the Statue Approach and Conceptual Approach while the legal materials used are using Primary and Secondary legal materials.After research, the Taliban occupation does not include international criminal acts, however, crimes such committing murder and violence against civilians, illegal opium trafficking and so on are international criminal acts.The Taliban is the subject of international law but the crimes committed are the jurisdiction of the international criminal court.rnKeywords: Rebels, Subjects of International Criminal Law, International Criminal Offenses
| Kontributor | : Tolib Effendi, S.H., M.H. |
| Tanggal tercipta | : 2022-04-19 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525 |
| No Koleksi | : 180111100159 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_Abstract_TOC.pdf - 47 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_Cover.pdf - 989 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_Chapter 1.pdf - 117 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_Chapter 2.pdf - 235 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_Chapter 3.pdf - 270 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_Conclusion.pdf - 42 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_References.pdf - 158 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23525-180111100159_Appandices.pdf - 55 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 