Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-06-10 15:27:11 • 623 klik
PENGUJIAN STANDAR MUTU BENIH TEMBAKAU (Nicotiana tabaccum L.) VARIETAS KASTURI 1 DI BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN (BBPPTP) SURABAYA JAWA TIMUR
disusun oleh FIRMAN BAGUS PRAYOGA
| Subyek: | PENGUJIAN STANDAR MUTU BENIH TEMBAKAU KASTURI BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN |
| Kata Kunci: | PENGUJIAN STANDAR MUTU BENIH TEMBAKAU KASTURI BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN |
[ Anotasi Abstrak ]
Kegiatan PKL merupakan salah satu persyaratan bagi mahasiswa untuk dapat menyelesaikan tugas akhir dalam jenjang strata 1. Kegiatan PKL wajib dilaksanakan bagi mahasiswa semester 5 yang dilaksanakan selama kurang lebih 1 bulan. Kegiatan PKL ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pelatihan dan cara penerapan ilmu kuliah yang didapatkan mahasiswa dari proses pembelajaran di bangku kuliah yang dilakukan di sebuah perusahaan, lembaga atau instansi. Selain itu, mahasiswa juga dapat menambah pengetahuan, pengalaman dan wawasan tentang dunia kerja. Keberhasilan peningkatan produksi dalam usaha tani sangat dipengaruhi oleh masukkan berbagai faktor produksi, yang salah satunya adalah penggunaan benih bermutu diharapkan akan meningkatkan produktifitas persatuan luas, adanya keseragaman pertanaman dan mutu produk yang dihasilkan, dapat mengurangi serangan hama penyakit dan lain-lain. Peningkatan produksi akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani apabila ada jaminan pasar dengan harga yang memadai. Tanaman tembakau (Nicotiana tabaccum L.) merupakan tanaman tropis asli amerika. Tanaman tembakau telah menyebar keseluruh Amerika Utara. Pada tahun 1556, tanaman tembakau diperkenalkan di Eropa, dan mula-mulanya dipergunakan hanya untuk keperluan dekorasi dan kedokteran/medis saja. JeanNicot, yang pertama kali melakukan eksploitasi tanaman ini di Perancis. Kemudian tanaman tembakau menyebar dengan sangat cepat diseluruh Eropa, Afrika, Asia dan Australia (Matnawi, 1997) Penanaman dan penggunaan tembakau di Indonesia sudah dikenal sejak lama. Komoditi tembakau mempunyai arti yang cukup penting, tidak hanya sebagai sumber pendapatan bagi para petani, tetapi juga bagi Negara Tanaman Tembakau merupakan tanaman semusim, tetapi di dunia pertanian termasuk dalam golongan tanaman perkebunan dan tidak termasuk golongan tanaman pangan. Tembakau (daunnya) digunakan sebagai bahan pembuatan rokok. Usaha Pertanian tembakau merupakan usaha padat karya. Meskipun luas areal perkebunan tembakau di Indonesia, diperkirakan hanya sekitar 207.020 hektar, namun jika dibandingkan dengan pertanian padi, pertanian tembakau memerlukan tenaga kerja hampir tiga kali lipat. Seperti juga ada kegiatan pertanian lainnya, untuk mendapatkan produksi tembakau dengan mutu yang baik, banyak faktor yang harus diperhatikan selain faktor tanah, iklim, pemupukan dan cara panen. Maka dari itu penting mengetahui bagaimana sistem budidaya tanaman tembakau (Hariyadi et al, 2017). Tanaman tembakau merupakan tanaman perkebunan sebagai bahan baku industri untuk produk rokok yang memiliki nilai ekonomis sangat menjanjikan. Sistem budidaya tanaman tembakau sama dengan sistem budidaya untuk tanaman perkebunan lainnya yaitu terdiri dari pembenihan, pembibitan, penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen (Bambang, 2018). Salah satu lembaga pemerintahan untuk pnetapan mutu benih tanaman perkebunan di Indonesia adalah Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya. BBPPTP ini memiliki beberapa kebijakan yang salah satunya adalah penentapan mutu dan sertifikasi benih khususnya untuk benih tanaman perkebunan. Perlu diketahui, benih sangat berperan penting dalam pengembangan tanaman perkebunan, karena benih yang digunakan untuk pertanaman akan menentukan mutu tanaman yang dihasilkan di masa mendatang.
| Kontributor | : Joko Supriyanto, SP. |
| Tanggal tercipta | : 2022-05-10 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190311100022 |
| No Koleksi | : 190311100022 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-23576-190311100022-Laporan PKL_FirmanBagusPrayoga.pdf - 2703 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- PEMILIHAN METODE EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI TEMBAKAU
- EVALUASI ANTRIAN PADA PEMASOKAN TEMBAKAU DI PT. LANGGENG SETIA BHAKTI
- Analisis Tata Niaga Tembakau Madura(Studi Kasus di Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan)2012
- Studi Komparasi Usaha Pembenihan dan Pembesaran Ikan Lele di Desa Kedungbocok Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo
- Optimalisasi Pemungutan Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor Di Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik
Kembali ke Daftar 