Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-06-14 15:18:30  •  801 klik

TEKNIK PERBANYAKAN TANAMAN MANGGA (Mangifera indica L.) SECARA GRAFTING DI IP2TP CUKURGONDANG PASURUAN
disusun oleh SEPTI JUWITA NINGRUM

Subyek: ERBANYAKAN TANAMAN
MANGGA
GRAFTING
IP2TP
Kata Kunci: ERBANYAKAN TANAMAN
MANGGA
GRAFTING
IP2TP

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki berbagai macam plasma nutfah salah satunya adalah mangga. Mangga merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mudah tumbuh di Indonesia, terutama di wilayah Pasuruan, Jawa Timur tepatnya di IP2TP Cukurgondang. Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Cukurgondang atau yang disingkat dengan IP2TP merupakan salah satu kebun percobaan di bawah Balai Penelitian Buah Tropika, Kementerian Pertanian yang memiliki mangga berbagai varietas. Mangga adalah anggota dari kingdom Plantae yang berasal dari genus Mangifera dengan nama spesies Mangifera indica L. yang artinya tanaman dari India berbuah mangga. Mangga merupakan salah satu jenis tanaman berbuah musiman yang berupa pohon dan berasal dari India yang kemudian menyebar ke wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia. Mangga ini berpotensi untuk dikembangkan karena memiliki tingkat keragaman genetik yang tinggi. Keragaman genetik buah mangga ini dapat ditunjukkan dari segi variasi bentuk, ukuran dan warna buah mangga. Mangga tumbuh berupa pohon berbatang tegak, bercabang banyak dan bertajuk rindang hijau sepanjang tahun. Tinggi mangga dewasa bisa mencapai 10-40 m dengan umur pohon bisa mencapai 100 tahun lebih. Morfologi pohon mangga terdiri atas akar, batang, daun dan bunga (Luqyana dan Husni, 2019). Ketersediaan benih berkualitas merupakan salah satu kendala untuk meningkatkan hasil dan kualitas buah mangga. Upaya yang harus diperbaiki agar mutu benih mangga tetap baik yaitu dengan cara perbanyakan secara vegetative yaitu dengan teknik penyambungan (grafting). Penyambungan (grafting) merupakan salah satu teknik perbanyakan tanaman dengan cara menyisipkan pucuk varietas unggul sebagai batang atas yang diinginkan sifatnya pada batang bawah. Perpaduan batang atas dan batang bawah akan membentuk sambungan yang tetap dan kekal. Teknik sambung yang diterapkan, batang bawah dan batang atas grafting dapat menentukan keberhasilan grafting. Batang bawah diharapkan memiliki karakter perakaran yang baik dan tahan terhadap keadaan tanah, sedangkan batang atas diharapkan memiliki karakter hasil yang baik secara kualitatif ataupun kuantitatif. Beberapa teknik sambung tersebut antara lain sambung pucuk, lateral grafting, clef grafting dan bark grafting (Santoso dan Parwata, 2013). Kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman di dunia pekerjaan dan dapat menerapkan teori diperkuliahan dalam dunia kerja. Disamping itu mahasiswa juga mempunyai keterampilan khusus dalam suatu jenis komoditi terutama mangga dan mengetahui banyak permasalahan dan kendalanya.

Kontributor: Ir. Amin Zuchri, MP
Tanggal tercipta: 2022-05-10
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190311100031
No Koleksi: 190311100031


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23587-190311100031-Septi Juwita Ningrun_190311100031_Laporan PKl.pdf - 6645 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar