Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-06-17 09:33:48 • 812 klik
BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO (Annona squamosa L.) DI UD. SABILA FARM
disusun oleh ISNA NUR RAHMAWATI
| Subyek: | BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO UD. SABILA FARM |
| Kata Kunci: | BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO UD. SABILA FARM |
[ Anotasi Abstrak ]
Indonesia merupakan negara dengan tingkat konsumsi buah terendah di regional Asia. Menurut data dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pertanian pada tahun 2011 jumlah konsumsi buah masyarakat hanya mecapai 35 kg per kapita per tahun. Angka ini sangat jauh dari rekomendadi FAO yaitu sebesar 75kg per kapita per tahun. Namun saat ini jumlah konsumsi masyarakat terhadap buah-buahan segar dan hasil olahan buah baik produk domestik maupun buah impor telah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Volume pasar buah dalam negeri telah menunjukkan kecenderungan naik setiap tahunnya. Setiap lima tahun pertumbuhan permintaan buah ini rata-rata mencapai angka 6%. Namun peningkatan ini tidak dibarengi dengan peningkatan produksi buah di Indonesia. Menurut data ITC, jumlah ekspor buah-buahan segar Indonesia hanya mencapai 0,3% dari total ekspor buah-buahan segar di dunia yang berada di angka 13%. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya pengembangan budidaya tanaman buah di Indonesia. Tanaman srikaya (Annona squamosa L.) merupakan salah satu tanaman tropis. Tanaman ini dikenal memiliki banyak khasiat yang terkandung pada seluruh bagian tanamannya. Selain menghasilkan buah yang lezat, tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan maupun pestisida nabati. Buah srikaya memiliki banyak khasiat sebagai obat, antara lain untuk mengatasi demam, diare, dan menurunkan kadar asam urat serta obat anticacing. Kandungan kalori yang ada pada buah srikaya juga cukup tinggi sehingga baik untuk penderita anemia maupun camila sehat untuk menambah berat badan. Namun buah ini belum begitu populer jika dibandingkan degan buah lainnya seperti jeruk, apel, salak dan buah-buahan tropis lainnya. Buah ini lebih sering dikonsumsi dalam bentuk olahan seperti selai maupun sirup. Hal ini karena buah ini memiliki ukuran yang kecil dengan jumlah bijinya yang sangat banyak, sehingga membuat buah ini agak sulit dikonsumsi daripada jenis buah-buahan lainnya. Namun saat ini masalah ini telah teratasi dengan berkembangnya varietas baru yang menghasilkan buah dengan ukuran besar dan biji yang sedikit. Srikaya jumbo merupakan srikaya varietas baru di Indonesia. Tanaman ini merupakan hasil introduksi dari Thailand pada tahun 2000. Buah srikaya jumbo memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan srikaya lokal, seperti ukuran buah yang lebih besar yaitu sekitar 800g/buah dibandingkan dengan srikaya lokal yang hanya memiliki berat antara 100-200 g/buah. Selain itu, daging buah yang dihasilkan juga lebih tebal, lembut dan tidak berserat dengan citarasanya yang lebih manis. Jumlah biji pada srikaya jumbo ini juga relatif lebih sedikit dibandingkan dengan srikaya lokal sehingga lebih mudah dikonsumsi masyarakat. Srikaya jumbo bisa laku dipasaran dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan srikaya lokal yaitu Rp 30.000/kg dan srikaya lokal yang laku sekitar Rp 2.000-3.000/kg. Bahkan saat ini, harga srikaya jumbo di supermarket mencapai Rp. 75.000/kg, sementara harga srikaya lokal hanya sekitar Rp 20.000/kg atau sepertiga dari harga srikaya jumbo. Dengan kelebihan tersebut, dapat dipastikan bahwa buah ini memiliki potensi untuk dibudidayakan secara komersial untuk meningkatkan produksi buah di Indonesia. Tanaman srikaya jumbo tergolong tanaman genjah yaitu mulai berbuah saat tanaman berumur 2 tahun. Tanaman ini juga sangat produktif, dapat berbuah 2-3 kali per tahun dengan jumlah buah yang dihasilkan setiap tanaman mencapai 40 buah. Tanaman ini juga tergolong adaptif, tidak membutuhkan jenis tanah yang spesifik untuk membudidayakannya. Cara perawatannya juga lebih mudah, dimana tanaman ini tidak membutuhkan pengairan secara terus-menerus. Tanaman ini dapat berbuah lebat di daerah tropis maupun di dataran tinggi dengan ketinggian sampai 800 mdpl dengan curah hujan 1.500-2.000 mm/tahun, kelembaban udara 50-60% dan temperatur udara 20°c- 30°c. Tanaman inijuga membutuhkan sinar matahari yang optimal dengan intensitas cahaya 50-80%. Proses budidaya tanaman srikaya dimulai dengan pemilihan bibit, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Bibit yang digunakan untuk budidaya tanaman srikaya jumbo dapat berasal dari penangkar bibit maupun hasil perbanyakan sendiri. Bibit srikaya jumbo dapat diperoleh dari hasil perbanyakan secara vegetatif seperti okulasi, sambungan ataupun cangkok. Penanaman srikaya dapat dilakukan dilakukan di pekarangan rumah maupun di lahan tegal. Proses penanaman dimulai dengan pengolahan tanah dengan membuah gundukan. Agar tanaman srikaya dapat berbuah dengan baik dan berkualitas maka diperlukan perawatan yang intensif. Unsur-unsur harayang dibutuhkan tanaman srikaya harus dipenuhi dengan melakukanpemupukan secara rutin. Budidaya tanaman srikaya jumbo di Indonesia umumnya masih bersifat usaha tani rumahan yang dibudidayakan di pekarangan rumah dalam jumlah yang sedikit dan tidak menerapkan teknologi maju. Usaha pengelolaan srikaya juga masih tergolong sederhana, sehingga buah yang dihasilkan belum mampu memenuhi tuntutan pasar. Guna memenuhi permintaan pasar yang banyak dan kualitas produk yang bermutu, maka pengembangan usaha budidaya tanaman srikaya jumbo harus didukung dengan penggunaan teknologi yang memadai dan teknik budidaya yang tepat. Oleh karena itu perlu adanya kajian teknik budidaya tanaman srikaya jumbo yang baik dan benar agar dapat menghasilkan buah yang optimal dan berkualitas.
| Kontributor | : Drs. H. Kaswan Badami, M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2022-05-10 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190311100095 |
| No Koleksi | : 190311100095 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-23624-190311100095-LAPORAN PKL ISNA NUR RAHMAWATI_190311100095.pdf - 7207 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- KAJIAN DOSIS PUPUK UREA PADA PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM (Amaranthus spinosus L.)
- PENGARUH PEMBERIAN MACAM MULSA DAN DOSIS PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) LOKAL MADURA
- PENGARUH PUPUK ANORGANIK DAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN VARIETAS LOKAL SUMENEP (Cucumuc sativus L.) VARIETAS LOKAL SUMENEP PADA TANAH ULTISOL
- Periode Kritis Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Akibat Cekaman Kekeringan
- PENGARUH APLIKASI PUPUK BORON TERHADAP PRODUKSI DAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI TANAMAN SELASIH (Ocimum basilicum L.)
Kembali ke Daftar 