Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-06-17 13:54:36  •  430 klik

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM HIJAU (Amarathus hybridus L.) PADA BEBERAPA KOMPOSISI MEDIA TANAM DI KEBUN KURNIA KITRI AYU FARM
disusun oleh SITI AYU AMALIATUS SOLICHA

Subyek: PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN
BAYAM HIJAU
MEDIA TANAM
KEBUN KURNIA KITRI AYU FARM
Kata Kunci: PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN
BAYAM HIJAU
MEDIA TANAM
KEBUN KURNIA KITRI AYU FARM

[ Anotasi Abstrak ]

Bayam (Amaranthus sp.) merupakan tanaman jenis sayuran yang berasal dari Amerika Tropik. Bayam awalnya dikenal sebagai tanaman hias, namun dalam pengembangannya bayam diketahui sebagai bahan pangan dengan sumber protein seperti, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C serta mempunyai kandungan garam seperti kalsium, besi dan fosfor (Sunarjono, 2014). Salah satu jenis bayam yang banyak dibudidayakan adalah bayam hijau yaitu sayuran daun yang memiliki nilai gizi yang tinggi dan banyak disukai oleh kalangan masyarakat. Bayam hijau memiliki ciri bercabang, daun dan batang berwarna hijau muda serta (herbaceous) mengandung banyak air dengan perakaran tunggang dan biji berwarna hitam. Bayam hijau siap dipanen antara 20-30 hari (Sunarjono, 2006). Bayam hijau merupakan tanaman semusim yang tergolong sebagai tanaman yang mampu mengikat gas CO2 dan tanaman C4 (Setya, 2011). Tanaman ini merupakan salah satu sumber protein nabati dan selain itu sayuran daun bayam digunakan sebagai obat untuk memperbaiki system kerja ginjal. Dengan kandungan 39,9 g protein, 2,4 mg besi, 358 mg kalsium, 62 mg vitamin C, 0,8 mg seng setiap 100 g daun bayam (Zuryanti et al., 2016), hal ini membuat tanaman bayam hijau menjadi salah satu sayuran yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 total luas panen bayam di Indonesia mencapai 45.914 ha dengan hasil produksi sebesar 157.024.00 ton/tahun namun, pada tahun 2019 tanaman bayam hijau mengalami peningkatan hasil produksi sebanyak 160.306,00 ton/tahun artinya berkurang sebanyak 3.282.00 ton dalam kurun waktu setahun. Penurunan hasil produksi juga dirasakan oleh CV Kurnia Ayu Kitri Farm usaha tani sayur dan buah organik di Kota Malang, dari data produksi pada tahun 2020 ke 2021 mengalami penurunan yang cukup drastis akibat permintaan pasar yang semakin sedikit karena pandemi covid-19 disamping itu disebabkan oleh penggunaan media tanam yang tidak bisa menunjang bayam hijau tumbuh dengan optimal. Kurnia Ayu Kitri Farm telah menggunakan pupuk kandang kambing, tanah, dan sekam padi sebagai media tanam namun, belum bisa menghasilkan produksi yang maksimal. Upaya untuk dapat meningkatkan produksi bayam hijau organik diantaranya dengan pemupukan. Pemupukan dilakukan dengan percobaan melalui pencampuran media tanam organik seperti pupuk kandang kambing, arang sekam, sekam padi dan urine kelinci dengan perbandingan yang berbeda-beda. Budidaya bayam hijau secara organik dilakukan dengan menggunakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan dan tumbuhan yang bermanfaat untuk meningkatkan bahan organik dan kandungan hara serta memperbaiki sifat kimia, fisik dan biologi tanah (Permentan No. 70/Permentan/SR.140/10/2011). Media tanam adalah faktor penting dalam pertumbuhan, menurut Wuryaningsih (2008) dalam Florentia Bui (2015) media tanam berfungsi sebagai tempat melekatnya akar, agar tajuk tanaman dapat berdiri dengan tegak serta sebagai sarana bagi kehidupan tanaman. Media tanam yang baik harus murah, ringan, gembur dan kaya unsur hara (Pastowo dan Roshetko, 2006). Bahan media tanam dapat berupa kombinasi beberapa bahan dengan syarat harus berfungsi sebagai tempat tumbuh yang baik. Kombinasi tepat dalam budidaya pertanian organik adalah dengan menggunakan pupuk organik sebagai input produksi. Pupuk organik yang digunakan adalah pupuk kandang kambing yang memiliki keunggulan yaitu menurut Parnata (2010) kotoran kambing mengandung kalium dan nitrogen yang tinggi jika dibandingkan dengan kotoran sapi. Selain itu terdapat arang sekam yang berfungsi untuk memperbaiki sifat aerase dan porositas tanah serta pengikat hara ketika tanaman kelebihan hara dan akan dilepaskan ketika tanaman kekurangan unsur hara, sedangkan sekam padi menurut Florentia Bui (2015) bermanfaat dalam peningkatan pH tanah. Pupuk cair urine kelinci berperan sebagai sumber makanan dan energi bagi mikroba dalam tanah yang mengakibatkan tersedianya unsur hara tanaman seperti nitrogen, kalium dan fosfor yang kandungannya lebih banyak dibandingkan dengan urine kambing dan sapi (Maspray,2011). Peranan nitrogen dibutuhkan tanaman untuk membantu pembentukan bagian vegetative tanaman seperti batang, akar, batang dan berfungsi sebagai pembentuk klorofil dalam proses fotosintesis. Penggunaan pupuk organik sebagai input produksi diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bayam hijau. Demikian, hal ini harus didukung dengan komposisi media tanam yang tepat untuk menunjang produksi bayam hijau di Kurnia Kitri Ayu Farm. Komposisi media tanam yang dimaksud berkaitan dengan nutrisi yang dibutuhkan bayam hijau agar tetap berproduksi. Permasalahannya adalah belum diketahui komposisi media tanam yang tepat dalam proses produksinya. Oleh karena itu, melalui kegiatan Praktik Kerja Lapang di Kebun Kurnia Kitri Ayu Farm Malang menyediakan tempat dan fasilitas yang berkaitan dengan teknik budidaya bayam hijau serta percobaan mengenai perbedaan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil bayam hijau secara organik. Melalui kegiatan Praktik Kerja Lapang ini mahasiswa diharapkan dapat memperoleh ilmu pengetahuan, mempelajari serta menerapkan teori dalam bangku perkuliahaan terkhusus pada kajian yang akan dilakukan.

Kontributor: Nurholis, SP., M.Si.
Tanggal tercipta: 2022-05-10
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190311100048
No Koleksi: 190311100048


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23639-190311100048-Siti Ayu Amaliatus Solicha#190311100048#Agroekoteknologi.pdf - 6430 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar