Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-06-19 12:13:19  •  629 klik

BUDIDAYA DAN PENGAMATAN HAMA PENYAKIT TANAMAN JAMBU KRISTAL (Psidium guajava L.) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU
disusun oleh AHMAD SULAIMAN

Subyek: BUDIDAYA
HAMA PENYAKIT TANAMAN
JAMBU KRISTAL
PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU
Kata Kunci: BUDIDAYA
HAMA PENYAKIT TANAMAN
JAMBU KRISTAL
PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia merupakan negara agraris yang mana mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. Hal ini ditunjukkan dari banyaknya lahan pertanian atau perkebunan yang ada di Indonesia. Kondisi iklim yang ada di Indonesia yang cukup baik untuk pertumbuhan tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, selain itu kondisi tanah di Indonesia yang mempunyai kandungan unsur hara yang baik sehingga dapat membantu pertumbuhan suatu tanaman. Salah satu produk pertanian yang ada di Indonesia adalah produk buah-buahan seperti jambu kristal. Sektor pertanian terdiri dari beberapa sub sektor yang meliputi tanaman bahan pangan, peternakan, perkebunan, perikanan, kehutanan, dan hortikultura. Buah-buahan ialah kelompok komoditas pertanian yang mampu menghasilkan pendapatan yang tinggi dari pada kelompok komoditas lainnya. Oleh karena itu, produksi buah tingkat nasional perlu dikembangkan lagi supaya tidak mengandalkan buah impor. Salah satu jenis buah yang memiliki prospek yang baik adalah jambu kristal (Ramdhona et al. 2019). Jambu biji (Psidium guajava) adalah buah yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, hal ini berkaitan dengan manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia. Beberapa manfaat jambu biji bagi kesehatan antara lain: kaya akan kandungan vitamin C, vitamin A, serta kalium, dan antioksidan. Jambu biji juga mengandung nutrisi lain, seperti serat, zat besi, protein, magnesium, serta folat, meski dalam jumlah yang sedikit, selain itu jambu biji juga memiliki kandungan antioksidan yang terdapat pada buah dan daunnya (Bakara 2020). Jambu kristal merupakan varietas baru dari jambu biji yang dikembangkan di Taiwan pada tahun 1991 kemudian dikembangkan di Indonesia pada tahun 2009 hingga saat ini. Jambu kristal memiliki keunikan dalam hal tekstur dan bentuknya yang beda dari jambu biji pada umumnya. Keunggulan dari jambu kristal yaitu dagingnya yang renyah dan hampir tidak ada bijinya. Selain daging buahnya renyah, kandungan biji pada jambu ini hanya 3% bagian buah, sepintas jambu kristal hampir tidak berbiji. Buah ini memiliki kadar kemanisan pada kisaran 11-12 brik, serta mengandung banyak air. Hal ini yang menjadi daya tarik varietas jambu kristal itu sendiri (Herdiat et al. 2019). Menurut Datundugon (2020) produksi buah jambu biji mengalami peningkatan mulai terjadi dari tahun 2015 hingga 2019. Secara nasional produksi jambu biji mengalami peningkatan produksi mulai tahun 2015 sebesar 195.751 ton ke tahun 2019 sebesar 239.407 ton. Budidaya jambu kristal dengan kualitas terbaik dan hasil panen yang melimpah, dibutuhkan pengelolaan yang sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah disetujui. Kebanyakan petani-petani saat ini, pada saat melakukan pengelolaan banyak mendapatkan ilmu secara turun-menurun dari orang tuanya masing-masing. Kegiatan tersebut dapat menyebabkan banyak sekali hasil panen dengan kualitas buah yangg kurang maksimal, padahal jika hasil panen tanaman jambu kristal memiliki kualitas yang baik dengan tingkat tertinggi, maka tingkat harga penjualan dari jambu kristal jauh di atas rata-rata dengan jenis jambu biji lainnya. Permasalahan yang muncul adalah kurangnya pemahaman petani tentang penyakit pada tanaman, unsur hara, dan cara pemberian pupuk yang sesuai, yang dapat menimbulkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan akhirnya akan berpengaruh pada hasil panen yang buruk (Sudiarto et al. 2017).

Kontributor: Choirul Umam, S.TP., M.T.
Tanggal tercipta: 2022-05-10
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190311100063
No Koleksi: 190311100063


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23646-190311100063-Ahmad Sulaiman#190311100063#Laporan PKL.pdf - 2709 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar