Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-06-22 09:58:38 • 360 klik
KELIMPAHAN DAN JENIS MIKROPLASTIK PADA AIR DAN SEDIMEN DI PESISIR KABUPATEN LAMONGAN
disusun oleh Syayid Jafar Shodiq
| Subyek: | MIKROPLASTIK SEDIMEN PESISIR PANTAI KABUPATEN LAMONGAN |
| Kata Kunci: | MIKROPLASTIK SEDIMEN PESISIR PANTAI KABUPATEN LAMONGAN |
[ Anotasi Abstrak ]
Sampah merupakan barang atau sisa yang dihasilakan dari kegiatan manusia yang sudah tidak terpakai berupa limbah. Menurut Widawati et. al (2014) sampah adalah hasil penggunaan sampingan dari produk yang berasal dari sisa penggunaan produk yang memiliki maanfaat sedikit dibanding dengan produk utamanya. Sampah pada umumnya terdapat dua jenis diantaranya sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik didefinisikan sebagai sampah yang dapat terdekomposisi seperti daun, sisa makanan, jerami dll. Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak dapat terurai seperti sterefoam, botol plastik, kantong plastik. Sampah yang tidak terkelola dengan baik akan menimbulkan berbagai macam dampak seperti dampak pencemaran lingkungan yang berakibat mengancam suatu biota. Plastik merupakan salah satu bahan pembungkus suatu produk yang penggunaannya lebih banyak dibandingkan dengan kaleng dan gelas. Plastik mengandung polimer seperti PP,PE,PS,PVC atau zat aditif seperti Dioxin,BPA danPthalate. Mikroplastik didefinisikan sebagai sampah plastik yang berukuran <5mm dan dapat terakumulasi didalam sedimen.Ukuran yang kecil dapat mengkontaminasi organisme yang ada di lingkungan. Organisme yang dapat terkontaminasi mikroplastik seperti hewan invertebrata dengan vertebrata. Biota yang mengkonsumsi mikroplastik dapat mengakibatkan kerusakan pada organ pencernaan, mengganggu pernafasan pada insang dan menyebabkankematian pada suatu biota. Manusia juga dapat terkontaminasi mikroplastik melalui biota yang terpapar mikroplastik dalam tubuhnya (Daud 2020). Pesisir Kabupaten.Lamongan selalu terancam oleh berbagai pencemaran. Pencemaran bersumber dari limbah penduduk maupun industri seperti pencemaran logam dan sampah plastik. Adanya polusi logam dan limbah sampah plastik ini disebabkan oleh banyaknya aktivitas manusia yang tinggal di daerah tersebut serta tingginya pertumbuhan industri yang beroprasi disuatu wilayah. Tingginya kegiatan masyarakat di daerah pesisir Kabupaten Lamongan dapat mengakibatkan tingginya sampah plastik yang di buang ke laut (Labiba dan Haryo 2020). Kandungan mikroplastik akan terus bertambah apabila terus terjadi peningkatan pembuangan sampah kedalam badan perairan. Lamongan sekarang ini ialah salah satu daerah yang mempunyai potensi perikanan dan kelautan yang dimanfaatkan oleh para nelayan untuk menunjang perekonomiannya seperti menangkap ikan, kerang dan teripang (yaskun dan edie 2017).Dengan adanya sampah plastik yang mengalami degradasi menjadi mikroplastik, Hal tersebut dapat menyebabkan keresahan di tengah masyarakat dengan keberadaan mikroplastik yang telah ditemukan wilayah pesisir dan laut. Disamping itu, hanya sedikit informasi mengenai mikroplastik di wilayah laut lamongan merupakan salah satu kendala dalam mengelola potensi perikanan dan kelautan yang berbasis ramah lingkungan. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan mikroplastik pada air laut dan sedimen di wilayah Lamongan
| Kontributor | : Ary Giri Dwi Kartika, S.Kel., M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2021-06-29 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-180341100107 |
| No Koleksi | : 180341100107 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-23695-180341100107-laporan pkl syayid jfrs 180341100107.pdf - 1586 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- Estimasi Laju Sedimentasi Di Perairan Tajungan Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan
- Provenance Study and Tectonic Implications on Rock Sequences in The Lengguru Fold Belt of Western Papua: Constraints from Zircon Fission Track Thermochronology
- Model Aliran Air Dengan Sedimen Konsentrasi Tinggi dan Penyelesaian Numerisnya
- Model Aliran Air Dengan Sedimen Konsentrasi Tinggi dan Penyelesaian Numerisnya
- Provenance Study and Tectonic Implications on Rock Sequences in The Lengguru Fold Belt of Western Papua: Constraints from Zircon Fission Track Thermochronology
Kembali ke Daftar 