Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Rabu , 04 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-06-23 07:43:43 • 1084 klik
PANEN DAN PASCAPANEN PADA TANAMAN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DI PT KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU MALANG JAWA TIMUR
disusun oleh ERIKA NOR DAMAYANTI
| Subyek: | PANEN DAN PASCAPANEN JAMBU BIJI PT KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU MALANG JAWA TIMUR |
| Kata Kunci: | PANEN DAN PASCAPANEN JAMBU BIJI PT KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA KOTA BATU MALANG JAWA TIMUR |
[ Anotasi Abstrak ]
Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan penting dalam penghasil bahan pangan yang dibutuhkan oleh manusia. Hortikultura merupakan salah satu dari bagian dari sektor pertanian yang mempunyai prospek cerah dimasa yang akan datang, karena produk hortikultura sangat dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berkaitan dengan semakin meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang arti pentingnya gizi, meningkatnya pendapatan perkapital serta pertumbuhan agroindustri. Tanaman buah merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura. Jambu biji merah (Psidium guajava L.) merupakan salah satu tanaman produk hortikultura yang tergolong tanaman bukan asli dari Indonesia. Tanaman ini pertama kali ditemukan di Amerika Tengah dan telah menyebar di beberapa Negara seperti Thailand, Taiwan, Jepang, Malaysia, Australia, dan Indonesia. Hingga saat ini di Indonesia jambu biji telah banyak dibudidayakan dan menyebar di daerah-daerah Jawa (Albert, 2009). Jambu biji merah(Psidium guajava L.) mempunyai banyak kandungan gizi seperti kalsium, mineral, fosfor, zat besi dan protein serta memiliki beberapa vitamin yang banyak diperlukan tubuh seperti vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B6. Hasil penelitian ahli gizi Indonesia Dr. Samuel Oetro memperlihatkan bahwa jambu biji mengandung vitamin C empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan buah jeruk yang selama ini diidentifikasikan sebagai sumber vitamin C yang bermafaat sebagai antioksidan da meningkatkan system kekebalan tubuh (Soedarya, 2010). Kandungan dalam 100 g buah jambu biji masak mengandung 87,00 mg vitamin C dan 86,00 mg air. Kandungan vitamin dan mineral baik bagi tubuh. (Aswani dan Turi, 2019). Jambu biji merah (Psidium guajava L.) memiliki permintaan yang meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi buah. Disamping itu, adanya kebijakan pemerintah tentang pembatasan import buah yang diatur dalam peraturan Mentri Perdagangan Nomor 60 tahun 2012 tentang ketentuan import produk hortikultura. Hal tersebut menyebabkan permintaan buah lokal semakin meningkat. Jambu biji merah (Psidium guajava L.) rmemiliki kelemahan dibidang perkembangannya, yaitu tidak teredianya bibit unggul dengan kondisi baik. Selain itu, perawatan atau pemeliharaan yang tidak maksimal sehingga menghasilkan tanaman yang produktifitasnya rendah. Faktor pemeliharaan yang mepengaruhi produksi salah satunya adalah pengairan, pemangkasan, pemupukan, pengendalian hama penyakit dan lain sebagainya. PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Kota Wisata Batu, Malang Jawa Timur atau yang lebih dikenal dengan sebutan nama PT. Kusuma Agrowisata merupakan salah satu badan yang bergerak dalam bidang agrowisata, perhotelan, properti, dan industri. Untuk bidang agrowisata bergerak dalam bidang jasa pariwisata berbasis usaha pertanian dengan menggunakan sarana wisata petik buah. Pada bidang agrowisata terdapat budidaya tanaman tahunan (BTT) dan budidaya tanaman semusim (BTS). Salah satu komoditas buah yang dibudidayakan di Kusuma Agrowisata adalah jambu biji jenis pink guava yang mulai dibudidayaka sejak tahun 2005. Jambu biji merah (Psidium guajava L.) mudah sekali mengalami kerusakan pascapanen karena fisik buah yang berkulit tipis. Berdasarkan pola respirasinya jambu biji Merah tergolong buah klimakterik. Buah klimakterik pada umumnya diartikan bahwa buah tersebut mampu melanjutkan proses fisiologis setelah buah dipanen. Buah juga dapat dipanen pada saat matang (mature). Karakter buah klimakterik ditunjukan dengan peningkatan respirasi yang mendadak (respiration burst) melalui peningkatan CO2 dan produksi etilen yang menyertai atau mendahului proses pemasakan (ripening). Proses-proses fisiologis yang terjadi pada buah pascapanen sangat berpengaruh pada kerusakan dan penurunan buah. Untuk itu, perlu dilakukan penanganan pascapanen. Penanganan pascapanen identik dengan penundaan proses pemasakan buah. Ada berbagai macam cara untuk menangani hal tersebut, di antaranya dengan penambahan zat kimia atau pengemasan pada buah dengan harapan buah dapat dipertahankan mutunya dan masa simpannya dapat diperpanjang. Permasalahan jambu biji merah (Psidium Guajava L) pascapanen yaitu keterbatasan umur penyimpanan antara 1-2 minggu setelah panen. Untuk menghindari pembusukan saat pengiriman, petani menyiasatinya dengan memanen buah saat masih mentah.
| Kontributor | : Ir. Amin Zuhri, MP |
| Tanggal tercipta | : 2022-05-17 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190311100020 |
| No Koleksi | : 190311100020 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-23707-190311100020-erikaaa PKL.pdf - 2569 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- PENGARUH PENGGUNAAN DAUN JAMBU BIJI DAN LARUTAN KAPUR TERHADAP KUALITAS NIRA SIWALAN
- TEKNIK PEMELIHARAAN PADA BUDIDAYA JAMBU BIJI PINK GUAVA (Psidium guajava L.) DI PT. KUSUMA DINASASRI WISATAJAYA BATU MALANG JAWA TIMUR
- PANEN DAN PASCAPANEN BUNGA KRISAN (Chrysantheumum sp.) DI CV.SEKARTIKA JATI KENCANA
- PANEN DAN PASCAPANEN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizuz) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU
- PANEN DAN PENANGANAN PASCAPANEN BUAH JERUK BABY JAVA (Citrus sinensis L.) DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATAJAYA BATU
Kembali ke Daftar 