Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-06-27 14:06:52  •  327 klik

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN CAISIM (Brassica juncea L.) DI KOMUNITAS PERTANIAN ORGANIK BRENJONK, TRAWAS, MOJOKERTO
disusun oleh EMI KHOLISHOTUL MAFAZAH

Subyek: BUDIDAYA TANAMAN
CAISIM
KOMUNITAS PERTANIAN ORGANIK BRENJONK
TRAWAS
MOJOKERTO
Kata Kunci: BUDIDAYA TANAMAN
CAISIM
KOMUNITAS PERTANIAN ORGANIK BRENJONK
TRAWAS
MOJOKERTO

[ Anotasi Abstrak ]

Pertanian organik berperan melestarikan lingkungan dan memberikan keuntungan sehingga merupakan salah satu alternatif pertanian yang berkelanjutan. Sistem pertanian organik adalah suatu sistem manajemen produksi yang holistik untuk meningkatkan dan mengembangkan kesehatan agroekosistem, diantaranya keragaman hayati, siklus biologi, dan aktivitas biologi tanah (Peraturan Menteri Pertanian RI, 2013). Cara budidaya tanaman organik adalah dengan pengelolaan tanaman menggunakan bahan organik sebagai sumber hara tanpa menggunakan pupuk anorganik (Lasmini et al., 2019). Memelihara dan meningkatkan bahan organik ke dalam tanah bisa mengurangi efek negatif dari kekeringan disamping meningkatkan produktivitas tanaman (Yulianto, 2016). Komunitas Pertanian Organik Brenjonk ini membudidayakan tanaman secara organik, terutama sayur-sayuran dan produk unggulannya yaitu beras organik meliputi beras putih, beras merah, beras cokelat, dan beras hitam. Komunitas Pertanian Organik Brenjonk ini memilih sistem budidaya secara organik karena sistem budidayanya ramah lingkungan yang dapat secara berlanjut memperbaiki kondisi lahan, sehingga dapat memenuhi sistem pertanian berkelanjutan. Produk pangan organik Brenjonk telah mendapat sertifikat organik dari lembaga Pamor Indonesia dan Infoam Network. Salah satu produk sayuran organik dari Komunitas Pertanian Organik Brenjonk yaitu tanaman caisim (Brassica juncea). Di Indonesia tanaman caisim dibudidaya pada tempat yang berdataran tinggi maupun dataran rendah, sedangkan tanah yang baik untuk budidaya tanaman caisim yaitu memiliki tekstur gembur, banyak mengandung humus, subur, dan saluran pembuangan air yang baik (Hariyadi, Ali, & Nurlina, 2017). Tanaman caisim termasuk jenis sayuran daun yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Sebagai sayuran, caisim mengandung berbagai khasiat bagi kesehatan. Kandungan yang terdapat pada caisim adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. Manfaat caisim dapat menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk, penyembuh sakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Pengembangan budidaya tanaman caisim memiliki prospek yang bagus untuk mendukung dalam meningkatkan pendapatan petani serta peningkatan gizi masyarakat, sehingga mahasiswa melakukan Praktik Kerja Lapang (PKL) di Komunitas Pertanian Organik Brenjonk yang merupakan salah satu Komunitas yang membudidayakan tanaman secara organik, terutama sayur-sayuran yang terdapat di Trawas, Mojokerto.

Kontributor: Ir. H. Suhartono, MP
Tanggal tercipta: 2022-05-17
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190311100055
No Koleksi: 190311100055


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23745-190311100055-Emi Kholishotul Mafazah#190311100055#Agroekoteknologi.pdf - 3382 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar