Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-07-01 14:40:41  •  368 klik

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN PETSAI VARIETAS PAKCOY PUTIH (Brassica chinensis L.) di CV. TANI ORGANIK MERAPI, KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA
disusun oleh MILA FITRIYA WAHYUNINGSIH

Subyek: BUDIDAYA TANAMAN
PETSAI PAKCOY PUTIH
CV. TANI ORGANIK MERAPI
KABUPATEN SLEMAN
YOGYAKARTA
Kata Kunci: BUDIDAYA TANAMAN
PETSAI PAKCOY PUTIH
CV. TANI ORGANIK MERAPI
KABUPATEN SLEMAN
YOGYAKARTA

[ Anotasi Abstrak ]

Tanaman hortikultura merupakan penyumbang cukup besar dalam memenuhi keanekaragaman dan kecukupan gizi masyarakat. Jenis – jenis tanaman hortikultura terdiri dari buah – buahan (fruitkultura), sayuran (olerikultura), bunga (florikultura), tanaman obat (biofarmaka) dan taman (landscape). Sayuran merupakan jenis tanaman hortikultura yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi. Sayuran merupakan sumber esensial vitamin dan mineral, didalam sayuran terdapat vitamin A, B, C zat kapur dan zat besi. Sayuran organik merupakan sayuran yang cukup aman dikonsumsi karena proses budidayanya menggunakan bahan – bahan organik yang tentunya bebas dari bahan – bahan kimia sehingga mendukung kadar gizi didalam sayur. Indonesia merupakan negara yang kaya akan berbagai kebutuhan pangan seperti buah dan sayuran, terutama sayuran hortikultura. Satu diantara jenis sayuran yang sering dibudidayakan adalah tanaman petsai. Tanaman petsai dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Petsai atau petsai-sin (Brassica pekinensis L.) yaitu jenis petsai yang mempunyai daun kasar, berkerut–kerut, dan berbulu, bentuk krop panjang atau lonjong, tidak kompak dan mudah rusak. Jenis kedua yaitu Packhoi atau caisin (Brassica chinensis L.) yaitu jenis petsai yang mempunyai daun halus dan tidak berbulu, dapat di tanam di dataran tinggi maupun rendah, kropnya tidak kompak/lepas. Jenis petsai tersebut pada umumnya banyak ditanam oleh petani di Indonesia Tanaman pakchoy bila ditinjau dari aspek ekonomis dengan harga yang tidak terlalu mahal layak dikembangkan untuk memenuhi permintaan konsumen yang semakin tinggi (Perwitasari, 2012). Pakcoy putih (Brassica chinensis L.) merupakan tanaman yang berasal dari Cina, termasuk keluarga Brassica dan satu genus dengan sawi putih/petsai serta sawi hijau/caisim (Junia, 2017). Pakcoy merupakan sayuran yang sangat diminati masyarakat karena banyak mengandung 93% air, 3% karbohidrat, 1,7% protein, 0,7% serat, dan 0,8% abu, serta merupakan sumber dari vitamin dan mineral seperti β-karoten, vitamin C, Ca, P, dan Fe (Elzebroek dan Wind, 2008 dalam Utomo, dkk., 2014). Produksi tanaman sayuran secara organik kini telah mulai dikenal dan dikembangkan di Indonesia. Karakteristik umur tanaman sayuran daun yang singkat, disertai dengan produktivitas dan nilai jual yang tinggi menjadikan tanaman sayur daun seperti sawi (Brassicaeae) sebagai komoditas potensial dalam budidaya organik, dan salah satu komoditas yang cukup dikenal adalah tanaman sawi sendok atau Pakcoy (Brassica chinensis L.) ( Fatma, 2009). Sistem budidaya secara organik dikenal sebagai sistem budidaya ramah lingkungan yang dapat secara berlanjut memperbaiki kondisi lahan. Dalam hal ini perlu diketahui teknik budidaya pakcoy putih (Brassica chinensis L.) secara organik sehingga dapat memenuhi sistem pertanian berkelanjutan.

Kontributor: Ir. Amin Zuchri, MP
Tanggal tercipta: 2021-06-24
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-180311100029
No Koleksi: 180311100029


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23801-180311100029-MILA FITRIYA W-180311100029.pdf - 3910 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar