Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2022-07-06 13:50:55  •  618 klik

PANEN DAN PASCA PANEN BUAH TOMAT BEEF DI CV.WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA
disusun oleh RHEA NURIN R. PASOLONGI

Subyek: PANEN DAN PASCA PANEN
TOMAT BEEF
CV.WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA
Kata Kunci: PANEN DAN PASCA PANEN
TOMAT BEEF
CV.WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA

[ Anotasi Abstrak ]

Buah tomat termasuk yang mudah didapatkan di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik tahun 2020 Indonesia berhasil memproduksi Tomat sebanyak 1.084.993,00 ton tomat. Tomat (Lycopersicum esculentum) dapat dimanfaatkan sebagai bumbu masak sehari-hari, bahan baku industri saus tomat, buah segar, bahkan dapat sebagai bahan dalam pembuatan kosmetik dan obat- obatan. Tomat sangat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan. Buah tomat mengandung karbohidrat, lemak, protein dan kalori. Kandungan karotin yang berperan sebagai provitamin A pada buah tomat sangat tinggi terlihat dari warna jingganya. Vitamin C dalam tomat bermanfaat sebagai antioksidan dan antisclerosis. Dengan banyaknya kandungan gizi tadi, tomat berkhasiat untuk mengobati beberapa penyakit seperti sariawan, menjaga kesehatan mata dan wasir. Untuk memperoleh tomat kuwalitas yang baik dan bagus memerlukan panen dan pasca panen yang baik pula. Penanganan pasca panen pada produk hortikultura khususnya buah tomat, sampai saat ini masih mejadi masalah yang perlu mendapat perhatian yang serius, baik dikalangan petani, pedagang, maupun dikalangan konsumen sekalipun, dikarenakan Seperti diketahui bahwa produk hortikultura relatif tidak tahan disimpan lama dibandingkan dengan produk pertanian yang lain. Pada buah tomat apabila tidak hati-hati akan menurunkan mutu dari buah tersebut. Mutu dari buah yang dapat turun meliputi kenampakan fisik, rasa buah, serta kandungan- kandungan gizi di dalamnya. Untuk menjaga kualitas tomat, diperlukan pascapanen yang baik pula. Kualitas tomat terus berubah setelah pemanenan. Selama periode penyimpanan, dapat terjadi overripe (lewat matang) secara cepat tergantung dari temperatur dan kematangan saat panen. Adapun salah satu tempat yang menjadi penghasil berbagai varietas buah tomat yaitu di CV. Wonosari Horticulture Indonesia bertempat di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Salah satu varietas buah tomat yang dihasilkan yaitu buah tomat beef. Tomat beef ini memiliki bentuk yang paling besar jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Selain bentuknya besar, daging buahnya juga tebal, bijinya tidak terlalu banyak dan kadar airnya sangat sedikit. Sehingga jika di iris tidak menjadi basah dan berair.

Kontributor: Mustika Tripatmasari, SP., M.Si
Tanggal tercipta: 2022-05-17
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190311100042
No Koleksi: 190311100042


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23865-190311100042-Rhea Nurin R Pasolongi_190311100042.pdf - 8211 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar