Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2022-07-06 14:03:13  •  824 klik

IDENTIFIKASI Salmonella sp. PADA MAKAREL (Scomber scombrus) MENGGUNAKAN METODE SNI ISO 6579:2015 DI LABORATORIUM BALAI KIPM SURABAYA II
disusun oleh Salsabil Firda Nazhifan

Subyek: Salmonella sp
MAKAREL (Scomber scombrus)
SNI ISO 6579:2015
LABORATORIUM BALAI KIPM SURABAYA II
Kata Kunci: Salmonella sp
MAKAREL (Scomber scombrus)
SNI ISO 6579:2015
LABORATORIUM BALAI KIPM SURABAYA II

[ Anotasi Abstrak ]

Ikan makarel (Scomber scombrus) merupakan salah satu ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat baik di dalam maupun luar negeri. Ikan makarel (Scomber scombrus) sendiri termasuk ikan pelagis yang hidup di laut lepas, meskipun beberapa spesies lainnya ditemukan di perairan teluk yang tidak jauh dari pantai. Ikan ini memiliki corak garis-garis vertikal di bagian punggung dan ekor, ikan ini juga memiliki sisik berukuran kecil (Pratama, 2020). Ikan makarel (Scomber scombrus) pada tahun 2017-2018 termasuk kelompok komoditas pelagis kecil teratas baik volume maupun nilainya. Ikan ini dikenal sebagai makanan berprotein tinggi yang mudah dicerna, memiliki asam lemak omega-3, vitamin e, serta kaya akan kandungan mineral. Di sisi lain, ikan makarel (Scomber scombrus) memiliki lemak otot yang sangat rentan terhadap oksidasi karena kandungan asam lemak tak jenuh gandanya yang tinggi. Oleh sebab itu, kualitas sensorik dan nutrisi ikan dapat dengan mudah rusak tanpa adanya penanganan yang tepat sehingga ikan dapat terkontaminasi, ditandai dengan ketengikan dan rasa yang tidak enak (Croptova et al., 2019). Penanganan pasca panen merupakan kunci utama untuk menghambat kontaminasi bakteri pada ikan. Pendinginan dan pembekuan dengan cepat pada suhu rendah mampu mempertahankan mutu ikan. Kontaminasi bakteri sendiri mulai terjadi dari proses penangkapan, pengolahan hingga sampai ke tangan konsumen. Kontaminasi ini mampu dihambat dengan penerapan sistem suhu rendah dan sanitasi yang merupakan proses untuk menjaga kebersihan (Pasue et al., 2016) Salah satu mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia akibat mengonsumsi ikan yang terkontaminasi ialah bakteri Salmonella sp. (Pasue et al., 2016). Todar (2005) dalam Pasue et al., (2016) menyatakan bahwa bakteri ini mampu menyebabkan dua penyakit yaitu Salmonellosis dan Gastroenteritis. Salmonellosis biasa disebut dengan tipus (typhoid) dihasilkan dari invasi bakteri pada aliran darah. Gastroenteritis akut dihasilkan dari kontaminasi pada makanan. Kegiatan mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi oleh bakteri tersebut dapat mengakibatkan terjadi gangguan saluran pencernaan manusia dan orang tersebut akan sakit hingga dapat mengakibatkan kematian (Pasue et al., 2016). Hal inilah yang melatar belakangi pelaksanaan PKL yang berjudul Identifikasi Salmonella sp. pada Makarel (Scomber scrombus) Menggunakan Metode SNI ISO 6579:2015 Di Balai KIPM Surabaya II. Pengujian bakteri Salmonella sp. dilakukan sesuai dengan persyaratan mutu dan keamanan pangan dengan syarat negatif pada setiap gram ikan makarel (Scomber scombrus) berdasarkan SNI ISO 6579:2015 tentang Mikrobiologi bahan pangan dan pakan – Metode horizontal untuk deteksi Salmonella spp.

Kontributor: Eka Nurrahema Ning Asih, S.Kel., M.Si
Tanggal tercipta: 2022-06-22
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190341100081
No Koleksi: 190341100081


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23867-190341100081-SALSABIL FIRDA NAZHIFAN#190341100081.pdf - 13531 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar