Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2022-07-08 13:23:14  •  384 klik

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI GARAM HALUS BERYODIUM DI PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG
disusun oleh FRISKIA YULIA NUR JANNAH

Subyek: KUALITAS PRODUKSI
GARAM HALUS BERYODIUM
PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG
Kata Kunci: KUALITAS PRODUKSI
GARAM HALUS BERYODIUM
PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG

[ Anotasi Abstrak ]

Produksi garam belakangan ini menjadi kabar nasional yang menjadi perhatian pemerintah. Indonesia sendiri merupakan suatu negara kepulauan yang memiliki pesisir pantai sepanjang 81.000 km. Hal ini menjadi salah satu potensi untuk memproduksi garam dalam skala yang tinggi. Berbagai pulau penghasil garam terdapat di negara Indonesia, salah satunya adalah Pulau Madura (Ulfah dan Meyrina, 2021). Pulau madura merupakan salah satu daerah yang menghasilkan garam terbesar di Indonesia. Sebesar 15,439 Ha atau sekitar 60% luas lahan yang dimiliki pulau madura. Oleh karena itu, pulau madura disebut sebagai pulau garam. Hal ini disebabkan karena pulau madura memiliki kondisi topografi dan tingkat kecerahan yang maksimal, sehingga dapat menjadi sentra penghasil garam Nasional. Pulau madura memiliki 4 kabupaten yang memiliki potensi sebagai penghasil garam nasional, antara lain adalah Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan. Beberapa kabupaten tersebut yang mampu mensuplai garam dengan skala nasional adalah Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep (Yuseva et al., 2021). Kabupaten Sampang secara geografis terletak diantara 113o08 ́ 113o 39 ́ Bujur Timur dan 6o 05 ́ 7o 13 ́ Lintang Selatan. Batas wilayah kabupaten Sampang ini disebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah timur berbatasan dengan kabupaten Pamekasan, sebelah selatan berbatasan dengan selat Madura, dan sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Bangkalan. Wilayah pesisir kabupaten Sampang berada di daratan pulau Madura dan satu pulau yang terpisah. Wilayah pesisir kabupaten Sampang terletak di tujuh kecamatan. Pesisir kabupaten Sampang merupakan salah satu sentra penghasil garam terbesar dipulau Madura. Usaha tambak garam dilakukan secara tradisional dan modern. Masyarakat mengelola proses produksi garam secara tradisional, sedangkan pengelola usaha tambak garam secara modern dilakukan oleh beberapa perusahaan, diantaranya PT Garam (Persero) maupun perusahaan swasta lainnya. Potensi dalam bidang kelautan yaitu air laut yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan garam (Febriana dan Makhfud, 2020). Garam merupakan salah satu bahan kimia yang umum digunakan dalam bidang industri maupun konsumsi. Hal ini dikarenakan garam konsumsi dapat dimanfaatkan sebagai sumber elektrolit bagi tubuh manusia. Berdasakan data dari Kementrian Perindustrian, kebutuhan garam industri nasional tahun 2018 sekitar 3,7 juta Ton (Putri et al., 2021). Hal ini menyebabkan banyak industri garam memproduksi garam untuk memenuhi kebutuhan garam setiap tahunnya. Namun, maraknya produksi garam di Indonesia masih belum memenuhi kualitas maupun kuantitas, seiring bertambahnya penduduk dan esatnya perkembangan industri terhadap kebutuhan garam. Kualitas garam sendiri dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari bahan baku, proses produksi, adanya penggunaan fasilitas dan unit produksi hingga garam didistribusikan. Banyaknya kebutuhan garam mengakibatkan kompetisi dunia industri semakin ketat, sehingga mengharuskan perusahaan menghasilkan produk yang terjamin kualitasnya. Oleh karena itu, pengendalian kualitas merupakan salah satu upaya penting dalam memperbaiki dan mempertahankan kualitas, sehingga produk yang dihasilkan tersebut dapat bersaing di pangsa pasar yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan sesuai dengan standar industri maupun konsumsi dan menjaga konsistensinya agar tetap sesuai dengan tuntutan pasar.

Kontributor: Khoirul Hidayat S. T., M. T.
Tanggal tercipta: 2022-06-28
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190331100095
No Koleksi: 190331100095


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23923-190331100095-Friskia Yulia Nur Jannah#190331100095.pdf - 1587 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar