Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2022-07-08 13:31:02  •  359 klik

PROSES PENGEMASAN GARAM HALUS KARUNGAN BERYODIUM DI PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG
disusun oleh UMUL NUR KAUTSAR

Subyek: ENGEMASAN PRODUK
GARAM HALUS KARUNGAN BERYODIUM
PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG
Kata Kunci: ENGEMASAN PRODUK
GARAM HALUS KARUNGAN BERYODIUM
PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG

[ Anotasi Abstrak ]

Madura merupakan salah satu pulau penghasil garam terbesar di Indonesia. Tidak heran bila Madura ini juga dikenal sebagai pulau garam, sebab Madura memiliki 60% luas lahan produktif nasional untuk produksi garam (Amami & Ihsannudin, 2016). Bahkan keempat kabupaten yang di Madura, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep semuanya memproduksi garam. Berdasarkan data dari Kementrerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2015, Sampang diketahui sebagai Kabupaten penghasil garam terbesar di Madura, yaitu mencapai 398.983,61 ton. Produksi garam di Sampang tersebut tersebar di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Pangarengan, Kecamatan Sreseh, Kecamatan Jrengik, Kecamatan Camplong, dan Kecamatan Sampang. Adapun produksi garam di kelima kecamatan tersebut dilakukan secara tradisional dan modern. Produksi secara tradisional dilakukan oleh masyarakat melalui usaha tambak garam. Sedangkan produksi secara modern dilakukan oleh perusahaan, salah satunya oleh PT Garam (Persero) yang berada di Unit Camplong. PT Garam (Persero) sendiri merupakan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dalam industri manufacture garam untuk memenuhi kebutuhan garam konsumsi di Indonesia. Produk yang dihasilkan dari perusahaan ini adalah garam bahan baku dan garam olahan beryodium yang terdiri atas garam karungan, garam cap segitiga “G”, garam lososa (low sodium salt), serta bittern. Adapun untuk PT Garam (Persero) Unit Camplong memproduksi garam karungan beryodium. Pengemasan merupakan suatu proses akhir yang sangat menentukan kelancaran proses distribusi dan pemasaran produk dalam industri pangan. Kemasan tidak hanya diperlukan untuk melindungi isi produk dari berbagai macam kerusakan. Sebab, kemasan juga digunakan sebagai media untuk menyampaikan atribut produk serta citra merk (Santoso et al., 2018). Hal tersebut sesuai dengan penelitian yang telah dikemukakan oleh Apriyanti (2018), bahwa kemasan memiliki peran penting dalam memberikan pengaruh terhadap keputusan konsumen untuk membeli suatu produk. Artinya, semakin baik kemasan yang ditampilkan oleh suatu perusahaan, maka akan semakin banyak pula konsumen yang memutuskan untuk membeli produknya. Proses pengemasan yang ada di PT Garam (Persero) Unit Camplong diilakukan secara mekanis dengan menggunakan mesin bagging. Setiap tahapan proses pengemasan perlu dilakukan dengan sebaik mungkin agar menghasilkan produk dengan kualitas terbaik tanpa adanya cacat. Selain itu, pemilihan bahan, bentuk, warna, desain, kelengkapan informasi produk pada kemasan garam karungan beryodium di PT Garam (Persero) Unit Camplong juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Kontributor: Khoirul Hidayat, S.T., M.T.
Tanggal tercipta: 2022-06-28
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190331100088
No Koleksi: 190331100088


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-23926-190331100088-Umul Nur Kautsar_190331100088.pdf - 1706 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar