Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2022-07-14 09:50:18  •  581 klik

FLUKTUASI KUALITAS AIR UDANG VANNAMEI (Litopenaeus Vannamei) DI BAK BETON (BUSKOTON) INDOOR DI INSTALASI BUDIDAYA LAUT PRIGI, TRENGGALEK
disusun oleh WILDAN TRI PRADISTA

Subyek: UDANG VANNAMEI
BAK BETON INDOOR
INSTALASI BUDIDAYA LAUT PRIGI
TRENGGALEK
Kata Kunci: UDANG VANNAMEI
BAK BETON INDOOR
INSTALASI BUDIDAYA LAUT PRIGI
TRENGGALEK

[ Anotasi Abstrak ]

Produksi yang tinggi merupakan tujuan dari budidaya udang secara intensif untuk memenuhi kebutuhan pasar akan udang. Salah satu ciri dari budidaya intensif adalah pemantauan yang dilakukan secara berkala terhadap kolam atau tambak untuk menghasilkan kualitas udang yang bagus. Budidaya intensif dengan padat tebar yang tinggi menuntut kondisi lingkungan kolam atau tambak yang dapat menunjang bibit udang untuk tumbuh dengan baik. Saat musim hujan, kualitas air tambak cenderung tidak stabil serta pada kondisi ekstrim akan terjadi penurunan kualitas perairan secara drastis. Kualitas perairan erat sekali dengan aktivitas plankthon (phytoplankthon) dalam berfotosintesa untuk menghasilkan cholorophyl (zat hijau daun) yang sangat berguna dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan tersebut. Kegiatan fotosintesa oleh plankthon (phytoplankthon) tersebut sangat tergantung oleh adanya sinar matahari, sedangkan pada musim hujan intensitas sinar matahari di dalam perairan tambak relatif minim sehingga kualitas air tambak cenderung tidak stabil. Secara fisik kualitas air untuk budidaya udang Vaname ditentukan oleh kecerahan air ideal 30 cm (menunjukkan populasi plankton dan kandungan material terlarut dalam air), suhu (ideal 25 – 31°C) dan derajat keasaman (pH) Besarnya pH air yang optimal untuk kehidupan udang adalah 7,5 – 8,5 (netral), karena pada kisaran tersebut menunjukkan imbangan yang optimal antara oksigen dan karbondioksida serta berbagai mikrooranisme yang merugikan sulit berkembang (Multazam dan Zulfajri, 2017). Udang vaname memiliki keunggulan yang tepat untuk kegiatan budidaya udang dalam tambak antara lain: Responsif terhadap pakan/nafsu makan yang tinggi, lebih tahan terhadap serangan penyakit dan kualitas lingkungan yang buruk pertumbuhan lebih cepat, tingkat kelangsungan hidup tinggi, padat tebar cukup tinggi dan waktu pemeliharaan yang relatif singkat yakni sekitar 90 100 hari per siklus (Multazam dan Zulfajri, 2017). Pengembangan udang Vanname ini dilakukan di Indonesia karena jenis udang ini lebih banyak memiliki keunggulan dibandingkan jenis udang lain. Keunggulan dari udang Vanname adalah ketahanan terhadap penyakit, kebutuhan kandungan protein yang relatif lebih rendah, terlarut serta mampu memanfaatkan seluruh kolom air dibandingkan dengan udang jenis lain. Selain itu udang Vanname juga dapat dibudidayakan pada kisaran salinitas yang lebar (0,5–45 ppt), kebutuhan protein yang lebih rendah (20–35%) dibanding windu, mampu mengkonversi pakan dengan lebih baik (FCR 1,2–1,6) serta dapat ditebar dengan kepadatan tinggi hingga lebih dari 150 ekor/m2. Salah satu bentuk pengembangan dari budidaya udang vanammei adalah jenis kolam. Jenis kolam yang sekarang sedang banyak diterapkan oleh pembudidaya udang adalah kolam bak beton. Kolam bak beton merupakan kolam budidaya udang vanname yang menggunakan kolam yang memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran kolam budidaya udang pada umumnya (Multazam dan Zulfajri, 2017). Menurut Mahasri (2019), potensi dari budidaya udang semakin hari semakin besar dan menjadi alasan utama untuk mengambil praktik kerja lapang tentang pemeliharaan udang vannamei khususnya. Praktik kerja lapang ini menjadi jalan untuk mempelajari banyak hal mengenai teknik pemeliharaan udang vannamei yang baik. Materi yang didapat dikelas pun masih dirasa kurang sehingga dilakukan PKL mengenai pemeliharaan udang. Alasan lain kenapa mengambil PKL Instalasi Budidaya Laut Prigi ini karena tambak kolam nya sudah menggunakan salah satu system modern yaitu menggunakan kolam beton (BUSKUTON). Bak beton (BUSKOTON) merupakan Bak budidaya udang vannamei yang ada di IBL Prigi. Bak beton budidaya ini dikhususkan untuk budidaya udang vannamei secara kecil.

Kontributor: Dr. Apri Arisandi, S.Pi., M.Si
Tanggal tercipta: 2022-06-23
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190341100107
No Koleksi: 190341100107


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-24051-190341100107-Wildan Tri Pradista#190341100107.pdf - 15422 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar