Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-07-14 14:57:54 • 495 klik
ANALISIS PEMERUMAN BATHIMETRI UNTUK PENDUGAAN KEDALAMAN SEBAGAI PENENTUAN ALUR PELAYARAN DI PERAIRAN MUARA SUNGAI MUSI BANYUASIN
disusun oleh ILHAM ANDIKA APRIANTO
| Subyek: | PEMERUMAN BATHIMETRI ALUR PELAYARAN PERAIRAN MUARA SUNGAI MUSI BANYUASIN |
| Kata Kunci: | PEMERUMAN BATHIMETRI ALUR PELAYARAN PERAIRAN MUARA SUNGAI MUSI BANYUASIN |
[ Anotasi Abstrak ]
Indonesia merupakan negara berbentuk kepulauan yang wilayahnya merupakan perairan dengan luas 6.315.222 km2 dengan memiliki panjang garis pantai 99.093 km2 dan jumlah pulau sebanyak 13.466 pulau. Salah satu provinsi yang memiliki luas dan pulau banyak di Indonesia adalah provinsi Sumatera Selatan dengan luas seluas 91.592 km2 dan 50 pulau (Ariyanto et al., 2019). Salah satu Kabupaten yang sangat strategis adalah Musi Banyuasin. Kabupaten Musi Banyuasin merupakan salah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Segi Geografis Kabupaten Musi Banyuasin, di sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Jambi, arah selatan berbatasan dengan Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Muara Enim di timur berbatasan dengan Kabupaten Banyuasin, dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Musi Rawas, wilayah Kabupaten Musi terbagi atas 11 Kecamatan, 9 Kelurahan dan 209 Desa (Najamuddin, 2015). Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tantangan dalam pemerataan distribusi logistik dan pembangunan. Penyediaan sarana pusat pelayanan pelayaran transportasi laut yang memadai merupakan salah satu solusi yang murah dan efisien. (Kurnianingsih et al., 2017). Alur pelayaran merupakan fasilitas dasar dan memegang peranan penting bagi kapal yang masuk dan keluar pelabuhan. Alur pelayaran merupakan aspek penting, dan pengelolanya perlu mempertimbangkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan transportasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. PM68 2011, alur pelayaran harus memiliki kedalaman dan lebar yang aman untuk kapal yang melintas, lebar yang aman bagi kapal yang melintasi alur tersebut dan juga sebuah alur pelayaran harus terbebas dari berbagai hambatan untuk menghindari dari kecelakaan yang tidak di inginkan (Lesmana dan Haykal, 2021). Menurut Poerbandono dan Djunarsjah (2005), informasi kedalaman laut diperoleh melalui survei batimetri dan pemeruman. Pemeruman adalah suatu proses dan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh gambaran (model) bentuk permukaan (topografi) dasar perairan (seabed surface). Proses penggambaran dasar laut (dari pengukuran, pemrosesan, hingga visualisasi) disebut dengan survei batimetri. Model batimetri atau model survei kedalaman (depth contours) diperoleh dengan cara menginterpolasi titik-titik pengukuran kedalaman sesuai dengan skala model yang akan dibuat (Hidayat et al., 2014). Kebutuhan akan data awal baik dalam rangka evaluasi rute yang aman dan baik, kebutuhan akan data primer seperti bagan batimetri hasil survei dan data awal berupa data sekunder seperti data kecepatan arus dan pasang surut sangat penting. Parameter tersebut dapat membantu dalam penentuan dan perancangan alur pelayaran dengan optimal (Ayu et al., 2020). Maka dari itu, Kegiatan PKL (Praktik Kerja Lapang) ini bertujuan mengetahui nilai batimetri dari pemeruman yang dilakukan dan difokuskan untuk mengevaluasi data batimetri Muara Sungai Banyuasin yang berada di sebalah barat Sungai Musi untuk mengetahui kendala dan mencari solusi untuk transportasi menunju Pelabuhan Tg. Api-api, baik sebagai pelabuhan penyeberangan (ferry) ke Muntok Bangka maupun pelabuhan peti kemas.
| Kontributor | : Dr. Zainul Hidayah, S.Pi., M.App.Sc. |
| Tanggal tercipta | : 2022-07-06 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190341100084 |
| No Koleksi | : 190341100084 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-24067-190341100084-Ilham Andika Aprianto#190341100084#IlmuKelautan.pdf - 3750 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- PEMETAAN BATIMETRI UNTUK ALUR PELAYARAN DI PERAIRAN CIREBON, JAWA BARAT
- ANALISIS PEMERUMAN BATHIMETRI UNTUK PENDUGAAN KEDALAMAN SEBAGAI PENENTUAN ALUR PELAYARAN DI PERAIRAN MUARA SUNGAI MUSI BANYUASIN
- ANALISIS BATIMETRI DAN PENGARUH PASANG SURUT UNTUK ALUR PELAYARAN , DI PERAIRAN SUNGSANG, SUNGAI MUSI, SUMATERA SELATAN
Kembali ke Daftar 