Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2022-07-14 15:04:26  •  515 klik

LAJU PERTUMBUHAN BIBIT IKAN KERAPU HYBRID CANTANG DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO
disusun oleh ACHMAD RIZAL SETIAWAN

Subyek: BIBIT IKAN
IKAN KERAPU HYBRID CANTANG
BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO
Kata Kunci: BIBIT IKAN
IKAN KERAPU HYBRID CANTANG
BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO

[ Anotasi Abstrak ]

Laju pertumbuhan merupakan proses perubahan kondisi tubuh bibit ikan yang meliputi panjang dan berat bibit ikan. Laju pertumbuhan diperngaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor internal dan faktor eksternal, contohnya pola dan jenis pemberian pakan dan kondisi lingkungan tempat budidaya. Pola dan jenis pemberian pakan harus teratur dan mempunyai kualitas yang bagus agar bibit yang dihasilkan mempunyai pertumbuhan yang cepat dan sehat (Yanuar, 2017). Jenis ikan kerapu yang cukup diminati dengan kualitas yangbaik adalah ikan Kerapu Hybrid Cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus), kerapu jenis ini mempunyai kemampuan bertahan hidup yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan jenis kerapu lainnya, dan lebih tahan penyakit. Proses pertumbuhan dari bibit sangat mempengarui proses budidaya ikan kerapu, karena benih yang berkualitas sangat berpengaruh terhadap budidaya ikan kerapu. Menurut Sutamat (2013) Ikan kerapu cantang mempunyai perbedaan dengan jenis kerapu lainnya, kerapu cantang mempunyai sifat alometrik yang menyebabkan pertumbuhan panjang tidak sesuai dengan pertambahan berat ikan, sehingga laju pertumbuhannya relatif lambat. Bibit ikan merupakan aspek yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan suatu budidaya, karena bibit ikan merupakan hal dasar yang dibutuhkan dalam perkembangan budidaya. Proses pertumbuhan bibit ikan kerapu hybrid cantang dimulai dari awal tebar, perhitungan umur dimulai dari telur menetas, kemudian tumbuh menjadi larva antara umur 1 sampai 15 hari, kemudian masuk ke dalam fase pasca larva antara umur 16 – 45 hari, dan tahap terakhir yaitu fase ikan sejati dari umur 46 hari sampai dewasa (Sutamat, 2013). Praktik Kerja Lapang merupakan salah satu bentuk pengaplikasian secara sistematis antara pendidikan dengan penguasaan keahlian yang didapatkan secara langsung melalui pengalaman kegiatan kerja secara langsung di suatu instansi atau tempat kerja. Hal tersebut merupakan salah satu faktor praktik kerja lapang merupakan kegiatan akademik yang harus diikuti oleh mahasiswa (Arifin, 2014). Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) merupakan salah satu instansi yang berada di bawah naungan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya lingkup Kementerian Kelautan Perikanan (KKP). BPBAP Situbondo merupakan instansi pusat budidaya ikan kerapu terbaik yang ada di Indonesia yang sudah di akui oleh manca negara. Budidaya perikanan yang mempunyai nilai komoditas yang cukup baik untuk dibudidayakan adalah budidaya ikan kerapu (Miranti ,2020). Pentingnya informasi terkait laju pertumbuhan ikan kerapu hybrid cantang di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo untuk menyediakan dan memasok bibit unggul yang umumnya dibutuhkan oleh petambak kerapu cantang untuk pembesaran yang siap komersil, sehingga hal tersebut yang melatar belakangi kegiatan PKL ini dilakukan Dedi, 2018 ).

Kontributor: Dr. Apri Arisandi, S.Pi, M.Si
Tanggal tercipta: 2022-07-06
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190341100021
No Koleksi: 190341100021


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-24071-190341100021-Achmad Rizal Setiawan#190341100021#Ilmu Kelautan.pdf - 6258 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar