Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-07-15 08:16:15 • 2118 klik
PROSES PENGERINGAN TEH HIJAU (Camellia sinensis) DI PT CANDI LOKA NGAWI, JAWA TIMUR
disusun oleh MERIYA WIDIANTI PRASTIKA DEWI
| Subyek: | PROSES PRODUKSI TEH HIJAU PT CANDI LOKA NGAWI JAWA TIMUR |
| Kata Kunci: | PROSES PRODUKSI TEH HIJAU PT CANDI LOKA NGAWI JAWA TIMUR |
[ Anotasi Abstrak ]
Teh hijau (Camelia sinesis) merupakan minuman yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Teh dihasilkan dari pucuk dengan 2-3 daun muda (P+2 atau P+3). Teh ini dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional, bahan tambahan untuk produk kosmetik dan juga sebagai bahan tambahan untuk produk farmasi (Prawira- Atmaja et al., 2021). Salah satu karakteristik dari teh hijau yaitu memiliki kadar air yang rendah. Kadar air sangat mempengaruhi kualitas teh hijau yang dihasilkan. Menurut Sharma et al., (2015) proses pengeringan dengan menggunakan suhu tinggi mampu menurunkan kadar air paling tinggi dalam proses pembuatan teh. Oleh karena itu untuk menghasilkan karakteristik teh hijau yang baik, maka diperlukan upaya- upaya diantaranya pada saat proses pengeringan teh. Pengeringan teh merupakan salah satu metode pengawetan yang bertujuan untuk menurunkan kadar air pada bahan sehingga umur simpannya akan lebih panjang (Panjaitan, 2018). Berdasarkan sumber tersebut dapat disimpulkan proses pengeringan teh merupakan proses penurunan kadar air sampai batas tertentu dalam mesin pengering dengan menggunakan udara panas sehingga dapat memperpanjang umur simpan. Proses pengeringan dapat membuat hasil teh hijau menjadi berbentuk gulungan yang sempurna (bulat, melintir, dan mengkilat). Pada PT Candi Loka Ngawi terdapat beberapa macam pengeringan yang dilakukan pada teh hijau yaitu pengeringan menggunakan mesin Endless Chain Pressure (ECP) Dryer, pengeringan menggunakan mesin rotary dryer, dan pengeringan menggunakan mesin ball tea. Menurut Damarjati (2011) tujuan dari proses pengeringan pada teh hijau diantaranya untuk mencegah fermentasi, menghasilkan warna dan rasa yang khas dan juga mengurangi kadar air yang dikandung oleh daun teh hingga batas tertentu. Berdasarkan teori-teori tersebut maka proses pengeringan merupakan proses yang sangat penting dalam pengolahan teh hijau. Produk teh hijau yang baik diperlukan proses pengeringan yang tepat. Oleh karena itu, perlu dilakukan praktik kerja lapang di PT Candi Loka Ngawi untuk mengetahui proses pengeringan teh hijau yang baik dan benar. Pada praktik kerja lapang ini penulis mengambil topik proses pengeringan yang meliputi proses pengeringan, tujuan pengeringan teh hijau, faktor yang mempengaruhi pengeringan teh hijau, komponen mesin pengeringan, dan spesifikasi mesin pengeringan.
| Kontributor | : Dr. Burhan, S.TP., M. T. |
| Tanggal tercipta | : 2022-06-23 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190331100057 |
| No Koleksi | : 190331100057 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-24100-190331100057-Meriya Widianti P.D#190331100057#TIP.pdf - 2413 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- IDENTIFIKASI DAN UPAYA MENGURANGI PEMBOROSAN PADA PROSES PRODUKSI LANTAI KAYU DENGAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING (STUDI KASUS: PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES TBK, GRESIK)
- MESIN DAN PERALATAN PROSES PRODUKSI GULA DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO) PABRIK GULA WRINGIN ANOM SITUBONDO
- ANALISIS NILAI TAMBAH INDUSTRI OLAHAN JAGUNG DI DESA BENANGKAH KECAMATAN BURNEH KABUPATEN BANGKALAN
- KAJIAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PADA PRODUK KERUPUK KEDELAI DI UD. SBY PRODUCTION LAMONGAN
- PERANCANGAN MODEL SIMULASI LINI PRODUKSI SEPATU (Studi Kasus : PT. Widaya Inti Plasma, Sidoarjo)
Kembali ke Daftar 