Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2022-07-15 10:42:59  •  450 klik

MANAJEMEN KUALITAS AIR TAMBAK PEMBESARAN UDANG VANNAME (Litopenaeus vannamei) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO
disusun oleh HABIB BILAL ABDILLAH

Subyek: TAMBAK
UDANG VANNAME
BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO
Kata Kunci: TAMBAK
UDANG VANNAME
BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kekayaan sumberdaya alam hayati yang melimpah dan beranekaragam. Produksi perikanan di Indonesia sangat besar, salah satu nya adalah produksi udang. Udang vanname (Litopenaeus vannamei) merupakan spesies introduksi dari perairan Amerika Tengah dan negara-negara di Amerika Tengah dan Selatan seperti Ekuador, Venezuela, Brazil, Panama dan Meksiko (Nababan et al., 2015). Menurut Wyban (2007), mulai tahun 1997 udang putih atau vaname (Litopenaeus vannamei) dibudidayakan dan berhasil meningkatkan produksi udang dunia karena induk udang putih sudah berhasil didomestikasi. Produksi udang putih dunia naik dari sekitar 100.000mt (10% dari produk udang dunia) pada tahun 1998 menjadi sekitar 1.500.000 mt (75% dari produk udang dunia) pada tahun 2006. Udang vanname resmi diizinkan masuk ke Indonesia melalui SK Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 41/2001 (WWF-Indonesia, 2014). Udang vanname memiliki beberapa keunggulan, yaitu dapat hidup pada media air dengan salinitas yang lebar, dapat ditebar dengan kepadatan yang tinggi hingga lebih dari 150 ekor/m 2 waktu pemeliharaan yang pendek sekitar 90-100 hari per siklus, dan resisten terhadap kualitas air yang rendah (Hudi dan Shahab, 2005). Menurut Liang et al (2008), udang vanname yang dibudidayakan pada media air laut memiliki kandungan protein yang tinggi, kadar air rendah sehingga tekstur daging udang lebih padat dan ekstrak udang vanname yang dibudidayakan pada air laut memiliki kandungan umami yang tinggi, memiliki rasa yang manis dan tidak mengandung off-flavor. Budidaya merupakan salah satu kegiatan alternatif untuk meningkatkan produksi perikanan (Hikmayani et al., 2012). Syarat terlaksananya kegiatan budidaya adalah adanya organisme yang dibudidayakan, media hidup organisme, dan wadah atau tempat budidaya. Udang vanname merupakan salah satu komoditas udang yang dibudidayakan di Indonesia. Proses budidaya udang vanname terbagi menjadi 3 sektor kegiatan, yaitu pembenihan, pendederan dan pembesaran. Kegiatan Pembesaran udang vanname meliputi persiapan tambak, pemilihan dan penebaran benur, manajemen kualitas air, manajemen pakan dan pengendalian penyakit, hingga panen. Kualitas Air adalah faktor pembatas dalam budidaya perairan. Kualitas air yang sesuai dengan kebutuhan akan membuat biota budidaya dapat tumbuh dengan optimal. Budidaya intensif yang menerapkan padat penebaran tinggi dan pemberian pakan optimal mengharuskan manajemen pengelolaan kualitas air yang ketat (Supono, 2018). Kualitas lingkungan sebagai media hidup udang memegang peranan yang sangat penting bagi tingkat kehidupan udang. Manajemen kualitas air tambak yang baik diharapkan mampu mengarahkan perairan tambak seperti perairan pada habitat alami udang dan dapat meningkatkan produktivitas tambak pembesaran udang vanname. Oleh sebab itu, agar dapat lebih memahami serangkaian kegiatan manajemen kualitas air tambak pembesaran udang vanname, diperlukan pelaksanaan Praktik Kerja Lapang mengenai manajemen kualitas air tambak pembesaran udang vanname di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo Instalasi Gelung.

Kontributor: Indah Wahyuni Abida, S.Pi, M.Sc
Tanggal tercipta: 2022-04-19
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190351100052
No Koleksi: 190351100052


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-24105-190351100052-Bilal.pdf - 2069 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar