Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2022-07-19 14:26:50 • 919 klik
MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) PADA KOLAM BETON DI BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) BANYUWANGI
disusun oleh ADNIN TAMHIDA SHOBRINA SALSABIL
| Subyek: | IKAN NILA MERAH KOLAM BETON BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) BANYUWANGI |
| Kata Kunci: | IKAN NILA MERAH KOLAM BETON BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) BANYUWANGI |
[ Anotasi Abstrak ]
Potensi perikanan budidaya secara nasional diperkirakan sebesar 15,59 juta ha yang terdiri dari budidaya air tawar, payau dan laut. Pemanfaatan potensi perikanan budidaya saat ini masih rendah karena belum bisa memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat setiap tahunnya. Data dari FAO (Food and Agriculture Organization) menunjukkan bahwa kebutuhan ikan untuk pasar dunia dan dalam negeri pada tahun 2010 masih kekurangan pasokan sebesar 2 juta ton/tahun. Tingginya kebutuhan pasar tersebut disebabkan oleh permintaan pasar terhadap ikan tidak hanya untuk konsumsi saja tetapi juga benih ikan untuk kegiatan budidaya (Khairuman dan Amri, 2012). Budidaya perikanan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh manusia dalam meningkatkan produksi perikanan baik di perairan tawar ataupun laut. Salah satu budidaya yang dilakukan di Indonesia yaitu budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus). Jenis ikan nila yang di budidaya bermacam-macam, seperti ikan nila merah, ikan nila hitam, ikan nila srikandi, ikan nila larasati, ikan nila gesit, ikan nila jatimbulan dan masih banyak lagi. Budidaya ikan nila banyak dilakukan mengingat ikan nila menjadi komuditas perikanan dengan peluang yang tinggi untuk dikembangkan. Dwi dan Ahlan (2019) menyebutkan bahwa ikan nila dapat di budidayakan di berbagai perairan baik di air tawar, air payau maupun di laut, karena ikan nila memiliki toleransi salinitas yang cukup tinggi. Budidaya ikan nila dapat dilakukan di berbagai wadah budidaya seperti kolam beton, tanah atau sistem keramba apung. Pertumbuhan ikan nila yang cepat, tahan terhadap gangguan hama dan penyakit serta mempunyai respon yang baik terhadap lingkungan menjadikan ikan nila lebih diminati oleh pembudidaya. Meskipun ikan nila mudah untuk di budidaya ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar budidaya ikan nila mendapatkan hasil yang optimal. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya ikan nila yaitu pakan (Iskandar dan Elfirandah, 2015). Pakan merupakan unsur terpenting karena sebagai faktor pembatas dalam usaha budidaya. Ketersediaan pakan ikan yang cukup baik secara kualitas maupun kuantitas menjadi salah satu kunci dalam keberhasilan budidaya ikan. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan budidaya tergantung dari pakan yang diberikan. Pakan sebagai penyedia energi bagi ikan dalam melakukan aktifitas, berkembang, dan reproduksi. Pakan yang baik memiliki gizi yang lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pemberian pakan yang nilai nutrisinya kurang baik akan menurunkan kelangsungan hidup ikan dan memperlambat pertumbuhan ikan, bahkan dapat menimbulkan penyakit karena kekurangan gizi (malnutrisi). Pemilihan pakan pada budidaya ikan air tawar tidak hanya melibatkan kriteria nilai gizi dan efisiensi biaya saja, namun perlu mempertimbangkan kriteria lainnya seperti kecernaan, kandungan racun dan ketersediaannya. Pakan merupakan biaya terbesar dalam kegiatan budidaya yakni sekitar 60-70% dari total biaya produksi. Biaya produksi yang besar dapat ditekan dengan manajemen pemberian pakan secara efisien baik dalam pemilihan jenis, jumlah, jadwal, dan cara pemberian pakan yang sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan ikan (Wardhani et al., 2011). Manajemen pemberian pakan yang tepat dapat meningkatkan produktivitas budidaya perikanan sekaligus dapat meningkatkan keuntungan usaha. Manajemen pemberian pakan yang diberikan kepada ikan harus tepat secara kualitas, kuantitas dan tepat waktu pemberiannya. Pemberian pakan dengan waktu berbeda akan mempengaruhi pertumbuhan ikan. Menurut Subandiyono dan Hastuti (2016) pembudidaya perlu memperhatikan nafsu makan dan tingkat kekenyangan ikan yang dibudidaya. Pakan ikan yang dikonsumsi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya ukuran tubuh, stadia, ketersediaan pakan, laju pengosongan lambung, suhu air, aktifitas dan kesehatan tubuh ikan. Manajemen pemberian pakan dalam kegiatan budidaya perlu memperhatikan pemberian dosis pakan dan frekuensi pemberian pakan agar tidak terjadi kekurangan ataupun kelebihan pakan. Manajemen pemberian pakan dapat diharapkan agar pakan yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh ikan secara efektif dan efisien sehingga menghasilkan pertumbuhan ikan yang optimal dan keberhasilan budidaya dapat dicapai. Manajemen pemberian pakan pada ikan sangat penting dipelajari, oleh karena itu untuk mengetahui manajemen pemberian pakan yang baik perlu dilakukan pelaksanaan Praktik Kerja Lapang mengenai manajemen pemberian pakan ikan nila merah (Oreochromis niloticus) di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi.
| Kontributor | : Dr. Firman Farid Muhsoni, S.Pi., M.Sc |
| Tanggal tercipta | : 2022-04-26 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190351100050 |
| No Koleksi | : 190351100050 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-24242-190351100050-LAPORAN PKL.pdf - 1822 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- TEKNIK PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) PADA KOLAM BETON DI BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) BANYUWANGI JAWA TIMUR
- MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) PADA KOLAM BETON DI BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) BANYUWANGI
- MONITORING PERTUMBUHAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) DI KOLAM PEMBESARAN UNIT KERJA BUDIDAYA AIR TAWAR CANGKRINGAN, BALAI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERIKANAN BUDIDAYA, CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA
- ANALISIS KUALITAS AIR TAMBAK PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) DI UNIT KERJA BUDIDAYA AIR TAWAR (UK BAT) CANGKRINGAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Kembali ke Daftar 