Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Tugas Akhir & Skripsi » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh 180351100083 pada 2022-07-21 11:07:43  •  218 klik

PENGARUH METODE PELELEHAN (THAWING) TERHADAP MUTU UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei)
THE EFFECT OF THAWING METHODS ON QUALITY SHRIMP VANAME (Litopenaeus vannamei)

disusun oleh FITRI HIDAYATUN NAJAH


Subyek: Litopenaeus vannamei
proksimat
ALT
organoleptik
metode thawing
Kata Kunci: Litopenaeus vannamei
proksimat
ALT
organoleptik
metode thawing

[ Anotasi Abstrak ]

Salah satu udang yang dibudidayakan di Indonesia adalah udang vaname. Udang merupakan produk pangan yang mudah mengalami kerusakan. Oleh karena itu, penanganan yang baik dan tepat perlu dilakukan agar produk yang dihasilkan berkualitas tinggi dan tidak mudah rusak. Salah satu cara penanganan yang dilakuakan adalah dengan proses pembekuan. Udang yang telah dibekukan sebelum diolah perlu dilakukan penyegaran kembali dengan cara pelelehan (thawing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode thawing terhadap mutu udang vaname (Litopenaeus vannamei) secara fisik, kimia, dan secara biologi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini meliputi analisis proksimat, analisis ALT, dan analisis organoleptik. Perlakuan perbedaan metode thawing terhadap mutu udang vaname secara kimia, biologi dan fisika yang dilakukan yaitu dengan merendam daging beku udang vaname dan dialiri dengan air yang mengalir. Analisis data yang digunakan yaitu paired sample T-test (uji T berpasangan) dan uji Mann Whitney. Hasil analisis proksimat sampel udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan perlakuan thawing bilas didapatkan kadar air 73,425% ± 0,04; kadar abu 1,246% ± 0,02; kadar lemak 0,73% ± 0,12; dan kadar protein 19,515% ± 0,24. Adapun hasil analisis proksimat sampel udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan perlakuan thawing rendam didapatkan kadar air 72,635% ± 0,43; kadar abu 1,246% ± 0,05; kadar lemak 0,745% ± 0,12; dan kadar protein 19,625% ± 0,64. Hasil analisis ALT sampel udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan perlakuan thawing bilas sebesar 3,2 x 103 CFU/g dan hasil analisis ALT sampel udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan perlakuan thawing rendam sebesar 3,0 x 103 CFU/g. Nilai organoleptik yang didapatkan pada sampel udang vaname dengan perlakuan thawing bilas dan thawing rendam yaitu 8,27 dan 8,03.


Deskripsi Lain

One of the shrimp that is cultivated in Indonesia is vaname shrimp. Shrimp is a food product that is easily damaged. Therefore, good and proper handling needs to be done so that the resulting product is of high quality and not easily damaged. One way of handling that is done is by the freezing process. Shrimp that have been frozen before being processed need to be refreshed by thawing. This study aims to determine the effect of the thawing method on the quality of vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) physically, chemically, and biologically. The analysis used in this study included proximate analysis, ALT analysis, and organoleptic analysis. The treatment of differences in the thawing method on the quality of vaname shrimp chemically, biologically and physically was done by soaking frozen white vaname shrimp and draining it with running water. Analysis of the data used is the paired sample T-test (paired T-test) and the Mann Whitney test. The results of the proximate analysis of vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) samples with thawing rinse treatment obtained water content of 73.425% ± 0.04; ash content 1.246% ± 0.02; fat content 0.73% ± 0.12; and protein content 19.515% ± 0.24. The results of the proximate analysis of vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) samples with soaked thawing treatment obtained water content of 72.635% ± 0.43; ash content 1.246% ± 0.05; fat content 0.745% ± 0.12; and protein content 19.625% ± 0.64. The results of the ALT analysis of the vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) with rinse thawing treatment were 3.2 x 103 colonies/g and the results of the ALT analysis of the vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) with soaked thawing treatment was 3.0 x 103 colonies/g. The organoleptic values obtained in vaname shrimp samples with rinse thawing and soak thawing treatments were 8.27 and 8.03.

Kontributor: Dr.HAFILUDIN,S.Pi.,M.Si
Tanggal tercipta: 2022-07-08
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346
No Koleksi: 180351100083


Sumber :
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Ketentuan (Rights) :
2022

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Abstract.pdf - 14 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Cover.pdf - 565 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Chapter1.pdf - 124 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Chapter2.pdf - 248 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Chapter3.pdf - 340 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Chapter4.pdf - 747 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Conclusion.pdf - 7 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-References.pdf - 115 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24346-Appendices.pdf - 995 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar