Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agribisnis
di-posting oleh imam pada 2022-07-22 19:54:18  •  208 klik

MANAJEMEN AGRIBISNIS DI USAHA AYAM SRI REJEKI BROILER KECAMATAN BANTAR GEBANG KOTA BEKASI
disusun oleh SULTAN KAAFI FANJABARA

Subyek: MANAJEMEN AGRIBISNIS
USAHA AYAM SRI REJEKI BROILER KECAMATAN BANTAR GEBANG KOTA BEKASI
Kata Kunci: MANAJEMEN AGRIBISNIS
USAHA AYAM SRI REJEKI BROILER KECAMATAN BANTAR GEBANG KOTA BEKASI

[ Anotasi Abstrak ]

Peternakan merupakan kegiatan pengembangbiakan serta pemeliharaan hewanguna mendapatkan manfaat atau hasil dari kegiatan yang dilakukan (Annisa et al., 2015) . Adapun hewan yang biasa diternakkan di Indonesia diantaranya sapi, domba, kambing, ayam, babi, dan lain sebagainya. Hasil dari ternak yang dilakukan oleh para peternak berupa daging, telur, susu, dan bahan pakaian dari kulit hewan ternak. Selain itu, kotoran dari hewan ternak juga dapat digunakan sebagai penyubur tanah. Hal yang menjadi kegiatan beternak seperti pemberian makan, pengembangbiakan, pemeliharaan, serta penjagaan kesehatan hewan ternak sehingga dapat mendaparkan hasil ternak yang maksimal. Pembangunan sub sektor pertanian sedang berlangsung, dan memiliki tujuan salah satunya yakni mencukupi kebutuhan hewani. Di Indonesia, kebutuhan hewani semakin meningkat, kebutuhan tersebut berupa daging, susu dan telur. Mengingkatnya kebutuhan hewani tersebut seiring dengan penduduk Indonesia yang populasinya mengalami peningkatan serta bertambahnya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya mengonsumsi makanan yang bergizi (Kartikasari et al., 2019) . Apabila kondisi tersebut tidak diimbangi dengan usaha dalam bidang peternakan yang baik, maka berkemungkinan masyarakat Indonesia akan mengalami krisis protein. Guna mengimbangi keadaan saat ini, pemerintah melakukan berbagai kebijakan guna mengembangkan bidang peternakan salah satunya yakni peternakan unggas, khususnya ayam pedaging (broiler) yang saat ini telah mengalami perkembangan (Bambang Cahyono, 1995). Ayam broiler juga biasa disebut dengen ayam ras pedaging (broiler). Ayam broiler merupakan ayam persilangan dari berbagai ras ayam sehingga menjadi ras ayam ayang memiliki daya produktivitas tinggi, khususnya dimanfaatkan guna diambil dagingnya (Kartikasari et al., 2019) . ayam broiler dengan mutu genetik yang baik akan maksimal jika jika selama masa perawatan ayam tersebut juga bermutu, hal tersebut didukung dengan adanya faktor lingkungan yang mendukung, seperti halnya sistem perkandangan yang baik, pakan yang berkualitas tinggi, serta perawatan kesehatan ayam guna pencegahan dari penyakit.pesatnya perkembangan ayam broiler juga sebagai upaya guna mengimbangi kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam. Pemasaran menjadi proses sosial baik secara individu maupun secara kelompok yang memiliki keterlibatan. Biaya pemasaran mejadi biaya yang dikeluarkan oleh suatu lembaga pemasaran berkaitan pada pelaksanaan fungsi pemasaran (Dahlan & Hudi, 2011) . Fungsi pemasaran yang dimaksud diantaranya bagian pengumpulan, penyimpanan serta pengangkutan. Biaya pemasaran didalamnya juga termasuk waktu kerja, resiko, kerusakan, kredit dan pemeluharaan informasi (Soekartawi, 2007). Menurut Majid (2008)passar tradisional menjadi tempat pembeli dan penjual bertransaksi secara langsung dengan melakukan proses tawar menawar. Semakin bertambahnya permintaan terhadap daging ayam broiler memerlukan produksi yang melibatkan pemilik modal dan masyarakat sekitar. Dua komponen tersebut memiliki keterkaitan pada penguasaan sumberdaya ekonomi. Pada satu pihak memliki modal serta teknologi dalam usaha, akan tetapi kekurangan tenaga kerja dan lahan., sedangkan pihak kedua memiliki lahan serta tenaga kerja akan tetapi tidak memiliki penguasaan dalam bentuk modal dan teknologi (Rukmini, 2019) . Penanganan dalam hal tersebut diperlukan suatu bentuk usaha yang dapat mendekatkan keduanya yakni bermitra dengan tujuan saling memperoleh keuntungan antara keduanya. Terlepas dari permasalahan tersebut, lahan dan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi aset penting dalam menjalankan usaha ayam broiler, dimana hal tersebut berada di seluruh sudut struktural organisasi usaha ayam broiler. Oleh karena itu sangat diperlukan aspek tersebut dalam rangka mencapai tujuan suatu usaha. Kegiatan yang dilakukan di usaha ayam Sri Rejeki Broiler bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen ayam serta sesama pedagan yang ada di pasar khususnya pada daerah Bantar Gebang Kota Bekasi. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memanfaatkan keunggulan kompartif dan peluang usaha khususnya pada daerah Bantar Gebang Kota Bekasi. Usaha Ayam Sri Rejeki Broiler merupakan salah satu penyedia ayam pedaging (broiler) yang berdiri pada tahun 2019. Jarak yang perlu ditempuh untuk ke tempat usaha ayam Sri Rejeki Broiler kurang lebih berjarak 2-3 km dari Kantor Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi. Harapan utama dengan dilakukanya Praktik Kerja Lapang (PKL) ini disamping meningkatkan keahlian mahasiswa sesuai dengan tuntutan dumia kerja, mahasiswa juga mampu memiliki etos kerja yang tinggi, melalui berbagai kegiatan penelitian terkait sistem pemasaran ayam broiler yang ada pada Usaha Ayam Sri Rejeki Broiler.

Kontributor: Amanatuz Zuhriyah, SP., MMA
Tanggal tercipta: 2022-07-11
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190321100114
No Koleksi: 190321100114


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-24497-190321100114-PKL_Sultan Kaafi Fanjabara_190321100114.pdf - 846 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar