Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2022-09-02 08:07:05  •  334 klik

PENYUSUNAN FORMULA PRODUK TURUNAN GARAM DAN INOVASI BISNIS DI PT GARAM SUMENEP
disusun oleh Wahyu Novita Tiara Wati

Subyek: GARAM
PT GARAM SUMENEP
Kata Kunci: GARAM
PT GARAM SUMENEP

[ Anotasi Abstrak ]

Potensi sumberdaya perairan terbagi menjadi sumberdaya perikanan hayati atau sumberdaya non hayati. Sumberdaya perikanan hayati meliputi hewan, biota dan tumbuhan yang hidup di perairan. Sumberdaya perikanan non hayati meliputi air dan tanah di perairan tersebut. Air laut merupakan salah satu sumberdaya perikanan non hayati yang memiliki nilai ekonomis jika dikelola dengan baik. Air laut merupakan bahan dasar dari pembuatan garam. Air laut yang tersedia di alam dengan jumlah tak terbatas dan termasuk sumberdaya yang dapat diperbarui sangat berpotensi untuk dijadikan usaha garam yang memiliki keuntungan besar (Trikobery et al, 2017). Indonesia yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia berpotensi untuk menjadi penghasil garam. Potensi kuantitas hasil garam di Indonesia tidak diimbangi dengan kualitas mutu garam. Kualitas hasil panen garam Indonesia yang dilakukan oleh masyarakat jauh dari standar SNI garam nomor SNI 3556:2010. Kemurnian kristal garam di Indonesia hanya mencapai 94% sedangkan dalam penggunaan di industry non pangan kemurnian kristal garam harus mencapai 98% ke atas. Garam yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia memiliki kadar NaCl kurang dari 90% dan memiliki ciri fisik warna yang kusam atau tidak putih, bentuk kristal yang kecil dan mudah rapuh, masih terdapat banyak pengotor, dan kadar air masih tinggi. Kondisi hasil garam yang jauh dari standar SNI garam menyebabkan harus dilakukan pengolahan kembali untuk dapat dijadikan garam konsumsi atau garam industry (Mustakim et al, 2019). Penggunaan garam di masalalu hanya berfokus sebagai bahan tambahan untuk memberikan rasa pada makanan. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui manfaat garam lebih dari sebagai penambah rasa pada makanan. Banyak produk turunan dari garam yang kini dapat ditemukan di pasar atau supermarket. Produk turunan dari garam ini berupa produk kesehatan, produk makanan dan minuman, produk kecantikan, dan produk bahan rumah tangga seperti oralit, nasal spray, obat kumur. Garam spa, handbody, bumbu instant, penyedap makanan, minuman isotonic dan pencuci buah dan sayur. Produk turunan dari garam ini meruapakan salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan harga jual garam yang kini masih tergolong murah. Garam merupakan senyawa kimia dengan penyusun terbesarnya adalah NaCl dan kaya akan mineral lainnya sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari (Arwiyah et al, 2015). Pemanfaatan garam sebagai produk turunan yang bermanfaat di masyarakat salah satuya yaitu saline nasal spray. Produk saline nasal spray dapat digunakan sebagai pencegahan terhadap permasalahan hidung yang ekonomis dan mudah dilakukan. Produk saline nasal spray dapat meningkatkan pendapatan penjualan garam. Produk nasal spray sangat dibutuhkan di masa pandemic seperti ini karena manfaatnya dalam pencegahan penyakit hidung. Potensi produk nasal spray yang sangat bagus ini mendorong PT Garam dilakukannya penelitian tentang produk ini untuk dikembangkannya menjadi produk komersial PT Garam.

Kontributor: Wiwit Sri Werdi Pratiwi, S.Si., M.Si., M.Sc.
Tanggal tercipta: 2022-06-30
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190341100032
No Koleksi: 190341100032


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-25991-190341100032-Laporan Akhir wahyu novita.pdf - 1287 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar