Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Master Thesis S-2 » S2 PSDA
di-posting oleh 210361100009 pada 2023-01-25 12:01:09  •  462 klik

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PETANI PADA ALIH KOMODITI TEMBAKAU KE BAWANG MERAH STUDI KASUS DI KECAMATAN PADEMAWU DAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN
FACTORS INFLUENCING FARMERS BEHAVIOR IN THE TRANSFER OF TOBACCO COMMODITIES TO SHALLOTS (CASE STUDIES IN PADEMAWU DISTRICT AND PROPPO DISTRICT, PAMEKASAN REGENCY)

disusun oleh ERIS WULANDARI


Subyek: PERILAKU PETANI
ALIH KOMODITI
Kata Kunci: Karakteristik Petani
Input Produksi
Komunitas
Perubahan Perilaku Petani

[ Anotasi Abstrak ]

Eris Wulandari, NIM 210361100009 Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura, 12 Januari 2023. Faktor – faktor yang Mempengaruhi Perilaku Petani pada Alih Komoditi Tembakau ke Bawang Merah, Studi Kasus di Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan; Komisi Pembimbing, Ketua: Dr. Ir. Eko Murnianto, M.P, Anggota Dr. Teti Sugiarti, S.P., M.Si.rnrnPada beberapa tahun ini terjadi perubahan iklim yang menyebabkan pola hujan tidak menetu. Kondisi seperti ini merugikan petani di Kabupaten Pamekasan yang mayoritas menanam tembakau yang berakibat pada penurunan produksi. Permasalahan tembakau tidak hanya iklim dan curah hujan yang tidak menentu yang mengakibatkan penurunan produktivitas, tetapi juga pada sistem tataniaga. Alternatif yang bisa dilakukan adalah mensubtitusi tembakau dengan komoditas semusim yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan sesuai dengan sumber daya alam yang ada yaitu bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor karakteristik petani, input produksi dan komunitas yang mempengaruhi perilaku petani tembakau untuk beralih komoditi ke bawang merah di Kabupaten Pamekasan. Selain itu juga untuk mengetahui apakah peralihan komoditi bawang merah telah mengefisiensikan sumber daya alam dibandingkan dengan tembakau. Penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani pada alih komoditas tembakau ke bawang merah dilakukan pada bulan Agustus 2022 di Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan. Pemilihan lokasi dilakukan dengan Purposive Sampling dengan pertimbangan Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Proppo memiliki aliran irigasi teknis dan memiliki petani tembakau yang telah beralih ke bawang merah dan tergabung dalam Paguyuban Hortikultura. Populasi adalah seluruh petani yang membudidayakan bawang merah sebagai alternatif pengganti tembakau dan tergabung dalam Paguyuban Sanren sebanyak 30 orang yang bertempat tinggal di lokasi penelitian yaitu Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan. Sedangkan metode dalam penarikan sampel menggunakan sampling jenuh atau sensus. Untuk mengetahui pengaruh karakteristik petani, input produksi, komunitas pada perilaku petani digunakan teknik analisis deskripsi kuantitatif menggunakan alat ukur skala likert dengan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan SPSS 20. Sedangkan untuk mengetahui tingkat efisiensi sumber daya alam (air) terhadap perilaku petani pada alih komoditi tembakau ke bawang merah menggunakan analisa dikriptif menggunakan data sekunder. Tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap petani terhadap alih komoditi bawang merah baik sekali. Namun keterampilan tanpa adopsi teknologi baru tidak bisa mempermudah petani untuk berusaha tani bawang merah. Petani mampu mengakses informasi mengenai budidaya bawang merah, memiliki pengalaman dalam usahatani bawang merah, tingkat pendapatan meningkat sesuai dengan luas lahan, dan jumlah tanggungan berpengaruh terhadap pada alih komoditi bawang merah. Petani kesulitan melakukan budidaya bawang merah secara mandiri dikarenakan masih memerlukan kerja sama serta komunitas. Harga benih bawang merah yang sangat tinggi sangat mempengaruhi petani dalam melakukan alih komoditi ke bawang merah. Sehingga petani menanam bawang merah dengan luasan yang kecil. Input produksi mempengaruhi tingkat produksi. Jika tingkat produksinya tinggi maka dapat meningkatkan pendapatan petani. Kebutuhan informasi, kerjasama, dan pemenuhan hak dan kewajiban dapat dipenuhi dalam komunitas, namun permasalahan pemasaran masih menjadi kendala ketika musim panen serentak. Komunitas masih belum mampu bekerja sama dengan pihak luar dalam hal pemasaran. Karakteristik petani, input produksi dan komunitas berpengaruh baik secara simultan maupun parsial terhadap perilaku petani pada alih komoditi tembakau ke bawang merah. Terdapat 73,8% pengaruh karakteristik petani, input produksi, dan komunitas terhadap perilaku petani pada alih komoditi tembakau ke bawang merah. Sedangkan 26,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dilakukan dalam penelitian ini. Efisiensi waktu budidaya bawang merah, efisiensi penggunaan air dan faktor cuaca mempengaruhi perilaku petani pada alih komoditi tembakau ke bawang merah.


Deskripsi Lain

Eris Wulandari, NIM 210361100009 Magister of Natural Resource Management, Faculty of Agriculture, Trunojoyo Madura University, January 12, 2023. Factors Influencing Farmer Behavior in the Transfer of Tobacco Commodities to Shallots, Case Studies in Pademawu District and Proppo District, Pamekasan Regency; Supervisor: Dr. Ir. Eko Murnianto, M.P, Co-Supervisor Dr. Teti Sugiarti, S.P., M.Sc.rnIn recent years climate change has caused erratic rain patterns. This condition is detrimental to farmers in Pamekasan Regency, who mostly grow tobacco, which results in a decrease in production. The problem with tobacco is not only the erratic climate and rainfall which result in decreased productivity, but also the trade system. The alternative that can be done is to substitute tobacco with seasonal commodities that have high economic value and are in accordance with existing natural resources, namely shallots. This study aims to analyze the characteristics of farmers, production inputs and communities that influence the behavior of tobacco farmers to switch commodities to shallots in Pamekasan Regency. In addition, it is also to find out whether the conversion of the shallot commodity has made natural resources efficient compared to tobacco. Research on the factors that influence farmer behavior in the transfer of tobacco commodities to shallots was carried out in August 2022 in Pamekasan District and Proppo District, Pamekasan Regency. The location selection was carried out by purposive sampling with the consideration that Pademawu and Proppo subdistricts have technical irrigation systems and have tobacco farmers who have switched to shallots and are members of the Horticulture Association. The population is all farmers who cultivate shallots an alternative to tobacco and are members of the Sanren Association of 30 people who live in the study locations, namely Pademawu District and Proppo District, Pamekasan Regency. While the method of sampling using saturated census sampling. To determine the effect of farmer characteristics, production inputs, community on farmer behavior, quantitative description analysis techniques were used using a Likert scale measuring instrument with multiple linear regression analysis processed using SPSS 20. Meanwhile, to determine the level of efficiency of natural resources (water) on farmer behavior during transfer commodity tobacco to shallots using descriptive analysis using secondary data. The level of knowledge, skills and attitudes of farmers towards the exchange of shallot commodities is very good. However, skills without the adoption of new technology cannot make it easier for farmers to try shallot farming. Farmers are able to access information about shallot cultivation, have experience in shallot farming, income levels increase according to land area, and the number of dependents influences the transfer of shallot commodities. Farmers have difficulty cultivating shallots independently because they still need cooperation and the community. The very high price of shallot seeds greatly influenced farmers in switching commodities to shallots. So that farmers plant shallots with a small area. Production inputs affect production levels. If the level of production is high, it can increase the income of farmers. The need for information, cooperation, and fulfillment of rights and obligations can be fulfilled in the community, but marketing problems are still an obstacle during the simultaneous harvest season. The community is still not able to cooperate with outsiders in terms of marketing. Characteristics of farmers, production inputs and communities influence both simultaneously and partially on farmer behavior in the conversion of tobacco commodities to shallots. There is a 73.8% influence of farmer characteristics, production inputs, and community on farmer behavior in the transfer of tobacco commodities to shallots. While 26.2% is influenced by other factors that are not carried out in this study. The efficiency of shallot cultivation time, the efficiency of water use and weather factors influence the behavior of farmers in transferring tobacco commodities to shallots.

Kontributor: Dr.Ir.EKO MURNIYANTO,M.P. Dr.TETI SUGIARTI,S.P.,M.Si
Tanggal tercipta: 2023-01-16
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Thesis-26367
No Koleksi: 210361100009


Ketentuan (Rights) :
2023

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Thesis-26367-ABSTRACT.pdf - 150 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Thesis-26367-COVER.pdf - 477 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Thesis-26367-CHAPTER 1.pdf - 291 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Thesis-26367-CHAPTER 2.pdf - 441 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Thesis-26367-CHAPTER 3.pdf - 270 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Thesis-26367-CHAPTER 4.pdf - 464 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Thesis-26367-CHAPTER 5.pdf - 600 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Thesis-26367-CONCLUSION.pdf - 243 KB
 File PDF  9. TRUNOJOYO-Thesis-26367-REFERENCES.pdf - 312 KB
 File PDF  10. TRUNOJOYO-Thesis-26367-APPENDICES.pdf - 1292 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar