Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-02-01 08:47:42 • 868 klik
PROSES PERGUDANGAN GARAM DI PT GARAM UNIT CAMPLONG SAMPANG
disusun oleh MOHAMMAD HARUN AROSYID
| Subyek: | PT GARAM UNIT CAMPLONG SAMPANG |
| Kata Kunci: | PT GARAM UNIT CAMPLONG SAMPANG |
[ Anotasi Abstrak ]
Indonesia merupakan negara penghasil garam dengan menggunakan air laut sebagai bahan bakunya. Garam yang terbentuk dari proses penguapan dan pengkristalan air laut dikenal dengan nama garam kasar (krosok), garam krosok ini memiliki kandungan, yaitu kadar natrium klorida (NaCl) normalnya hanya 85%, dan mengandung polutan, misalnya, magnesium sulfat (MgSO4). Pengotor dalam tanah, kalsium sulfat (CaSO4), magnesium klorida (MgCl2), dan kalium klorida (KCl). Karena kandungan NaCl-nya masih di bawah Standar Nasional Indonesia (SNI), garam krosok tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat umum atau digunakan sebagai bahan baku atau bahan penolong untuk keperluan industri seperti industri soda, minyak, tekstil, dan lain-lain (Sumada et al., 2018). Garam konsumsi beryodium memiliki kandungan natrium klorida (NaCl) minimal 94,7% basis kering (adbk), air maksimal 7%, bagian tidak larut dalam air maksimal 0,5%, dan kadmium (Cd) maksimal 0%. isi. 0,5 mg/Kg, kandungan KIO3 minimal 30 mg/Kg, timbal (Pb) maksimal 10 mg/Kg, merkuri (Hg) maksimal 0,1 mg/Kg, dan maksimal 0,1 mg/Kg arsenik (As) (Rismana Zainuddin, 2017). Kadar yodium dalam garam mengalami penurunan stabilitasnya selama proses penyimpanan garam halus beryodium. Penurunan ini disebabkan oleh sifat iodium yang membuatnya rentan terhadap cahaya, oksidasi, dan suhu tinggi (Dewi Naryono, 2020). Oleh karena itu, diperlukan Penyimpanan secara hati- hati di dalam gudang agar garam halus beryodium tetap terjaga kondisinya. Gudang merupakan bagian penting dalam suatu perusahaan. Dimana gudang merupakan tempat yang digunakan untuk menyimpan barang baik yang berupa raw, material barang work in process atau finish good (Ramadhani et al., 2019). Untuk memperlancar saat proses penyimpanan di dalam gudang harus memiliki sistem penyimpanan yang baik agar dapat lancar dalam aktivitas gudang. Definisi pergudangan merupakan suatu proses kegiatan logistik/barang dalam gudang, baik yang bersifat administratif maupun oprasional yang berhubungan dengan penatausahaan, tata kerja dan tata ruang (Widowati & Septiawan, 2021). Proses tersebut dari kegiatan penerimaan, pencatatan, pemasukan, penyimpanan, pengaturan, pembukuan, pemeliharaan, pengeluaran dan distribusi yang berakhir pada laporan pertanggung jawaban pengelola gudang. Serta dalam keseluruhan kegiatan akan dilakukan pencatatan dalam bentuk dokumen resmi sebagai administasi pergudangan untuk data bahan evaluasi dan perbaikan. Pada kegiatan Pergudangan tidak sekedar memasukan barang dalam ruangan penyimpanan atau gudang, namun kegiatan Pergudangan mempunyaiperan penting dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian logistik atau barang. Untuk mengetahui bagaimana proses Pergudangan, maka dilakukan kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL) di PT Garam. PT.Garam merupakan industri garam beryodium yang berlokasi di Sampang Jawa Timur. PT.Garam memproduksi dua jenis garam konsumsi yaitu garam halus beryodium dan garam halus non-yodium. Pada praktik kerja lapang di PT Garam siharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan dalam penerapan Pergudangan yang dilakukan dengan cara membandingkan antara hasil teori dan praktik yang dilakukan secara langsung.
| Kontributor | : Khoirul Hidayat, S.T., M.T. |
| Tanggal tercipta | : 2023-01-20 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190331100066 |
| No Koleksi | : 190331100066 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-26587-190331100066-190331100066_Mohammad Harun Arosyid_Laporan PKL.pdf - 2203 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 