Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-02-01 08:53:38 • 429 klik
MANAJEMEN PRODUKSI FROZEN YOGHURT (FROYO) PADA KOPERASI PRODUSEN AGRO NIAGA JABUNG SYARIAH MALANG, JAWA TIMUR
disusun oleh FAHRI DWI MARTALANANG
| Subyek: | FROZEN YOGHURT |
| Kata Kunci: | FROZEN YOGHURT |
[ Anotasi Abstrak ]
Susu merupakan salah satu bahan pangan yang cukup digemari oleh masyarakat karena kaya akan kandungan nutrisi yang akan bermanfaat dalam menjaga kondisi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara rutin. Susu sendiri dapat berasal dari hewan ternak seperti sapi, kambing, kerbau dan lainnya serta ada juga produk susu yang berasal dari nabati seperti susu kedelai. Menurut Sirait (2008) dalam Edianingsih dan Christi (2020), susu merupakan cairan bewarna putih yang bergizi karena mengandung banyak sekali nutrient seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin yang lengkap (A,B,C,D,E,K) dan mineral (Ca,P,KCl,Mg,Na) serta asam amino esensial dan asam amino non esensial yang akan bermanfaat dalam menjaga kondisi kesehatan tubuh manusia jika diolah dengan benar dan dikonsumsi secara rutin. Masyarakat pada umumnya tidak menyukai mengkonsumsi susu murni hal ini disebabkan oleh rasa dari susu itu sendiri yang tidak memiliki rasa atau hambar serta memiliki aroma yang terlalu menyengat. Agar tingkat konsumsi dari susu ini dapat meningkat maka diperlukan alternatif berupa pengolahan lebih lanjut susu tersebut menjadi produk olahan susu seperti mengolah susu menjadi yoghurt (Nurcahyo, 2011 dalam Edianingsih dan Christi, 2020). Yoghurt sendiri merupakan salah satu produk olahan susu yang dihasilkan dari proses fermentasi susu oleh bakteri probiotik dimana bakteri probiotik ini merupakan bakteri baik yang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia jika dikonsumsi (Rina et al. 2014). Yoghurt sendiri memiliki variasi lain yaitu varian frozen yoghurt (froyo) yang berasal dari susu fermentasi yang dibekukan sehingga frozen yoghurt termasuk kedalam makanan beku (Rina et al. 2014). Pengolahan susu menjadi frozen yoghurt (froyo) ini akan membantu meningkatkan tingkat konsumsi susu di masyarakat yang perlu mendapat perhatian terutama pada kalangan anak-anak dan remaja yang sedang memasuki masa pertumbuhan maupun pada orang dewasa agar kondisi kesehatan tubuh dapat terjaga (Edianingsih dan Christi, 2020). Walaupun frozen yoghurt (froyo) ini memiliki banyak manfaat, produksi frozen yoghurt (froyo) masih rendah di Indonesia karena masih belum banyak pengelola olahan susu yang memahami serta kurangnya pengetahuan akan pengolahan frozen yoghurt (froyo) yang baik dan tepat agar dapat menghasilkan produk frozen yoghurt (froyo) yang aman dan menyehatkan untuk dikonsumsi. Manajemen produksi dari frozen yoghurt (froyo) diperlukan dalam pembuatan frozen yoghurt (froyo) agar selama proses pembuatan produk frozen yoghurt (froyo) mulai dari persiapan bahan baku, proses pengolahan hingga hasil akhir berupa produk frozen yoghurt (froyo) dapat dipastikan bahwa produk tersebut memiliki kualitas mutu yang baik dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan sehingga aman untuk dikonsumsi serta dapat meminimalisir terjadinya kesalahan selama proses produksi frozen yoghurt (froyo) yang akan berdampak pada hasil akhir produk seperti adanya kerusakan atau kecacatan pada produk hingga adanya kemungkinan terjadinya kontaminasi yang tidak diinginkan pada produk seperti adanya kandungan mikroorganisme berbahaya yang ikut tumbuh pada produk. Manajemen produksi dalam proses produksi frozen yoghurt (froyo) memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya mengantisipasi segala kemungkinan kesalahan yang ada karena dalam manajemen produksi segala aspek yang berkaitan dengan proses produksi akan selalu dipantau setiap waktu dan sesering mungkin (Sherlywati, 2018). Aspek utama dalam manajemen produksi ini adalah mulai dari perencanaan produksi frozen yoghurt (froyo), pengelolaan Sumber Daya Manusia serta bahan baku, pengarahan mengenai proses produksi, dan juga pengendalian baik itu pengendalian mutu maupun pengendalian tindakan pekerja dalam produksi frozen yogurt (froyo) yang dapat menjadi salah satu faktor terjadinya kontaminan pada produk (Aspita et al. 2021). Salah satu instansi yang memproduksi frozen yoghurt adalah Koperasi Produsen Agro Niaga Jabung Syariah (KAN Jabung Syariah). Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah (KAN Jabung Syariah) berdiri pada tanggal 27 Mei 1979 dengan nama Koperasi Unit Desa Jabung (KUD Jabung) yang hanya memiliki 17 anggota. Mulai dari tahun 1998 KUD Jabung berubah nama menjadi Koperasi Produsen Agro Niaga Jabung Syariah (KAN Jabung Syariah) melalui proses musyawarah dengan para anggota serta para tokoh masyarakat. Pergantian nama ini diikuti dengan penataan kembali jati diri koperasi dimulai dari penerapan nilai- nilai dan prinsip-prinsip koperasi menjadi landasan utama pengembangan KAN Jabung Syariah. KAN Jabung Syariah sendiri mengembangkan bisnisnya mulai dari bisnis sapi perah, bisnis gula tebu, bisnis susu olahan, kredit usaha rakyat, bisnis pakan ternak dan bisnis lainya. Manajemen produksi yang diterapkan oleh KAN Jabung Syariah akan menentukan mutu dari produksi frozen yoghurt yang dihasilkan.
| Kontributor | : Mojiono, S. TP, M. Si. |
| Tanggal tercipta | : 2023-01-30 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-190331100054 |
| No Koleksi | : 190331100054 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-26588-190331100054-Fahri Dwi Martalanang#190331100054#Laporan PKL.pdf - 816 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 