Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Senin , 02 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 170311100022 pada 2023-02-02 03:02:33 • 394 klik
Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Varietas Lokal Sumenep
The Effect of Chicken Manure and Urea Fertilizer on the Growth and Production of Cucumber (Cucumis sativus L.) Local Variety Sumenep
disusun oleh ALFIN NABILA
| Subyek: | mentimun pupuk kandang ayam pupuk urea |
| Kata Kunci: | mentimun pupuk kandang ayam pupuk urea |
[ Anotasi Abstrak ]
Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu tanaman sayuran buah banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu varietas mentimun yang dibudidayakan petani di Madura adalah mentimun local Sumenep. Namun produksi mentimun ini hingga sekarang masih tergolong rendah sehingga siperlukan usaha dengan perbaikan budidaya, dengam memperbaiki asupan hara dengan penggunaan pupuk kandang ayam dan pupuk urea. Penelitian ini dilakukan di Kebun Hortikultura Propinsi Jawa Timur di Socah Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan dari bulan Maret sampai Mei 2021. Rancangan yang digunakan adalah RAK-F (Rancangan Acak Kelompok Faktorial) yang diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan terdiri dari 2 faktor, yaitu faktor pupuk kandang ayam dan pupuk urea. Faktor pupuk kandang ayam terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu K0 (tanpa pupuk kandang ayam), K1 (pupuk kandang ayam 10 ton/ha), dan K2 (pupuk kandang ayam 20 ton/ha). Faktor kedua pemberian pupuk urea, terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu U0 (tanpa pupuk urea), U1 (pupuk urea 150 kg/ha), dan U2 (pupuk urea 250 kg/ha). Gabungan dari kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variant (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Beda Jarak Nyata Duncan (BJND) taraf 5% menggunakan Microsoft excel. Perlakuan pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap bobot buah dan panjang buah. Kedua parameter dengan nilai tertinggi ditunjukkan pada perlakuan K1 (pupuk kandang ayam 10 ton/ha). Perlakuan pupuk urea menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Kombinasi perlakuan pupuk kandang ayam dan pupuk urea berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur pengamatan 1 MST, dengan nilai tertinggi ditunjukkan pada kombinasi K1U1 (pupuk kandang ayam 10 ton/ha pupuk urea 150 kg/ha). Produksi mentimun sebesar 11,64 ton/ha pada perlakuan K1 (pupuk kandang ayam 10 ton/ha).
Deskripsi Lain
Cucumber (Cucumis sativus L.) is one of the most popular fruit vegetables that is widely consumed by many people. One of the cucumber varieties cultivated by farmers in Madura is the local Sumenep cucumber. However, the production of cucumbers is still relatively low so that efforts are needed to improve cultivation, by improving nutrient intake by using chicken manure and urea fertilizer. This research was conducted in the East Java Province Horticultural Gardens in Socah, Socah District, Bangkalan Regency from March to May 2021. The design used was RAK-F (Randomized Factorial Group Design) which was repeated 3 times. The treatment consisted of 2 factors, namely chicken manure and urea fertilizer. The chicken manure factor consisted of 3 treatment levels, namely K0 (without chicken manure), K1 (chicken manure 10 tons/ha), and K2 (chicken manure 20 tons/ha). The second factor was the application of urea fertilizer, consisting of 3 treatment levels, namely U0 (without urea fertilizer), U1 (urea fertilizer 150 kg/ha), and U2 (urea fertilizer 250 kg/ha). The combination of these two factors resulted in 9 treatment combinations. The data obtained were analyzed using Analysis of Variant (ANOVA) and continued with Duncan's Real Distance Difference Test (BJND) at 5% level using Microsoft Excel. Chicken manure treatment had a significant effect on fruit weight and fruit length. The two parameters with the highest values were shown in treatment K1 (chicken manure 10 tons/ha). Urea fertilizer treatment showed no significant effect on all observation parameters. The combination of chicken manure and urea fertilizer had a significant effect on the number of leaves at 1 WAP observation, with the highest value shown in the K1U1 combination (chicken manure 10 tons/ha urea fertilizer 150 kg/ha). Cucumber production was 11,64 tons/ha in the K1 treatment (chicken manure 10 tons/ha).
| Kontributor | : Ir. H. Suhartono, M.P Ir. Slamet Supriyadi, M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2023-01-24 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641 |
| No Koleksi | : 170311100022 |
Ketentuan (Rights) :
2023
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Abstract.pdf - 195 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Cover.pdf - 673 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Chapter1.pdf - 152 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Chapter2.pdf - 165 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Chapter3.pdf - 223 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Chapter4.pdf - 321 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Chapter5.pdf - 186 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Conclusion.pdf - 186 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-References.pdf - 199 KB
10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26641-Appendices.pdf - 728 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- peharuh pemberian konsentrat EM-4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Curcumis Sativus L) pada berbagai komposisi media tanam
- PENGARUH PEMBERIAN MACAM MULSA DAN DOSIS PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) LOKAL MADURA
- Pengaruh pemberian dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan dan kandungan Flavonoid pada tanaman ciplukan (Physalis angulata L.)
- PENGARUH PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativa. L)
- Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Alkaloid pada Daun Tanaman Tapak Dara Merah (Catharanthus roseus L.).
Kembali ke Daftar 