Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-06-07 13:48:06  •  1951 klik

TEKNIK PANEN DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk) DI PT. MORINGA ORGANIK INDONESIA
disusun oleh SEPTIANA LARASWATI

Subyek: DAUN KELOR
Kata Kunci: DAUN KELOR

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman hayati. Beragam jenis tumbuhan yang tumbuh berpotensi memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya yaitu kelor. Tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk) adalah tanaman herbal yang banyak dijumpai di kalangan masyarakat khususnya didaerah tropis dan di Indonesia sudah tersebar luas. Kelor merupakan tanaman obat tradisional yang terbukti berkhasiat bagi masyarakat. Tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dengan kandungan zat aktif didalamnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Senyawa aktif pada kelor banyak ditemukan pada bagian daunnya (Tjong, et al., 2021). Tumbuhan ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, akan tetapi tidak banyak orang yang mengetahui potensi dari tumbuhan tersebut. Kelor dikenal sebagai The Miracle Tree atau pohon ajaib karena terbukti secara alamiah merupakan sumber gizi berkhasiat obat yang kandungannya di luar kandungan tanaman pada umumnya. Kelor mengandung 539 senyawa yang dikenal dalam pengobatan tradisional Afrika (Krisnadi, 2015). Pohon kelor telah digunakan untuk memerangi malnutrisi, terutama di kalangan bayi dan ibu-ibu menyusui. Satu sendok makan (8 g) bubuk daun kelor akan memenuhi sekitar 14% protein, 40% kalsium, 23% zat besi dan hampir semua kebutuhan vitamin A untuk anak usia 1-3 tahun (Mishra et al., 2012). Peran dan manfaat kelor yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia tentunya harus diiringi dengan usaha peningkatan produksi kelor melalui proses budidaya yang tepat. Produksi tanaman kelor dipengaruhi oleh pemangkasan, karena dengan pemangkasan akan mendorong pertumbuhan cabang kelor. Selain pemangkasan, untuk meningkatkan produktivitas kelor dan menjaga kualitas daun kelor juga dibutuhkan teknik pemanenan yang tepat. Teknik panen daun kelor dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu teknik pangkas cabang dan teknik petik daun. Teknik pangkas cabang pada daun kelor lebih cocok digunakan untuk produksi pakan, sedangkan teknik petik daun lebih cocok untuk produksi pangan (Sofyani, et al., 2022).

Kontributor: Dr. Catur Wasonowati, SP., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-02
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100028
No Koleksi: 200311100028


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27335-200311100028-SEPTIANA LARASWATI_200311100028_LAPORAN PKL.pdf - 8708 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar